Artikel Wikipedia yang diblokir secara global oleh Pengadilan Tinggi Delhi
(en.wikipedia.org)-
Penghentian akses halaman oleh Wikimedia Foundation
- Wikimedia Foundation menghentikan akses ke halaman tersebut sesuai perintah Pengadilan Tinggi Delhi.
- Yayasan sedang meninjau semua opsi hukum sejauh tidak melanggar hak-haknya.
- Yayasan memandang akses terhadap pengetahuan sebagai hak asasi manusia, dan berupaya agar semua orang dapat mengakses dan berbagi pengetahuan secara bebas di Wikipedia.
- Ini berkaitan dengan gugatan yang sedang berlangsung, dan halaman akan diperbarui ketika informasi tambahan dapat dibagikan.
-
Informasi halaman
- Halaman ini terakhir disunting pada 21 Oktober 2024.
- Teks disediakan berdasarkan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0.
- Dengan menggunakan situs ini, pengguna dianggap menyetujui Ketentuan Penggunaan dan Kebijakan Privasi.
- Wikipedia® adalah merek dagang terdaftar milik Wikimedia Foundation, Inc.
Ringkasan GN⁺
- Penghentian akses halaman oleh Wikimedia Foundation terjadi karena persoalan hukum.
- Upaya yayasan untuk memastikan akses bebas terhadap pengetahuan penting dari sudut pandang hak asasi manusia.
- Kasus ini mencakup persoalan kompleks yang terkait dengan proses hukum, dan mungkin memerlukan pembaruan di masa mendatang.
- Platform seperti Wikipedia memungkinkan berbagi informasi secara bebas, dan ini memiliki nilai sosial yang besar.
1 komentar
Komentar Hacker News
Pada 18 Januari 2012, Wikipedia sempat menghentikan situsnya untuk menentang RUU SOPA. Setelah itu, berbagai negara dan perusahaan bergerak ke arah pemblokiran konten internet.
Pada Juli 2024, Asian News International (ANI) menggugat Wikimedia Foundation atas pencemaran nama baik dan menuntut ganti rugi sebesar 200 juta rupee.
Seorang pengguna menyebut ironis bahwa artikel Wikipedia menggambarkan ANI sebagai propaganda pemerintah.
Dari sudut pandang hukum internasional, negara berdaulat dapat menjalankan yurisdiksi peradilan atas wilayahnya, warganya, dan keamanan nasionalnya.
Seorang pengguna berpendapat bahwa perlawanan tidak ada gunanya dan menyebut perlunya beradaptasi.
Pemblokiran hanya untuk rentang IP India masih bisa dipahami, tetapi pemblokiran secara global dianggap berlebihan.
Disebutkan bahwa kita hanya perlu menunggu sampai efek Streisand bekerja.
Ada peringatan bahwa nasionalisasi dan politisasi di dunia nyata sedang makin cepat, dan ini bisa menimbulkan situasi yang sangat berbahaya.
Muncul pertanyaan apakah Pengadilan Tinggi Delhi benar-benar dapat menjalankan yurisdiksi secara global.
Disebutkan bahwa artikel dari The Hindu mungkin dapat memberikan lebih banyak informasi.