Hutan Gelap: Latar Belakang dan Konsep
- "Dark Internet Forest" adalah konsep yang menjelaskan kecemasan dan kekacauan dalam lingkungan internet teknologis dan sosial, berdasarkan teori "Dark Forest" dari Liu Cixin, penulis fiksi ilmiah The Three-Body Problem
- Yancey Strickler, salah satu pendiri Kickstarter, menerapkan konsep ini ke internet pada 2019
- Ruang internet dijelaskan dengan membaginya menjadi "tempat persembunyian tersembunyi" dan "tempat berbahaya", dengan pembahasan yang berfokus pada keselamatan mental dan sosial individu
- Teori Hutan Gelap Liu dijelaskan sebagai cara untuk menyelesaikan Fermi Paradox, dengan menyatakan bahwa satu-satunya strategi yang benar adalah menghancurkan peradaban lain yang ditemui oleh setiap peradaban galaksi maju
- Strickler berpendapat bahwa internet sedang menjadi hutan gelap yang berbahaya seperti ini, dan menjelaskan bahwa berbagai ruang terlindungi seperti newsletter, podcast, dan papan pesan privat termasuk dalam hutan tersebut
Ciri Utama Hutan Gelap
- Ruang aman: memberikan rasa aman secara psikologis dalam komunitas online yang privat dan tidak dioptimalkan seperti Instagram privat, papan diskusi khusus undangan, channel Slack, dan Snapchat
- Context Collapse: kekacauan yang terjadi ketika komunikasi yang ditujukan untuk kelompok tertentu dijangkau oleh kelompok yang tidak terduga, dan muncul sebagai masalah utama internet
- Sistem ekstraktif: pengindeksan, optimasi, dan gamifikasi internet mendistorsi serta mengeksploitasi konteks asli individu
Dua Sisi Hutan Gelap
- Hutan gelap sebagai tempat persembunyian: lingkungan yang memberikan rasa aman secara psikologis dan sosial serta memungkinkan seseorang menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya (Slack, Instagram privat, forum khusus undangan, dll.)
- Hutan gelap yang mengancam: ruang berbahaya yang didominasi oleh sistem ekstraktif internet seperti pengiklan, pembuat konten pemancing klik, dan troll
Hutan Gelap dari Perspektif Global
- Teori Hutan Gelap mencerminkan sudut pandang yang berpusat pada Barat dan mengabaikan kerusakan yang lebih parah di wilayah di luar Amerika Serikat
- Contoh:
- kasus Facebook memengaruhi pembersihan etnis dan genosida di Myanmar
- pelecehan terorganisasi yang dialami perempuan di Twitter, terutama perempuan kulit berwarna
- algoritma TikTok yang mengekspos kaum muda pada konten yang mendorong menyakiti diri sendiri dan pemikiran ekstrem
Ketiadaan Tanggung Jawab dan Kurangnya Imajinasi
- Mega platform (Facebook, Twitter, dll.) dirancang sebagai sistem yang mengubah perilaku manusia menjadi data yang bisa diekstraksi, dengan fokus pada penciptaan keuntungan daripada penyelesaian masalah
- Tidak mengenali masalah struktural platform teknologi dan tidak meresponsnya berujung pada kurangnya imajinasi dan keberanian
- Penting untuk mengingat bahwa sistem seperti ini bukan sesuatu yang tak terhindarkan, melainkan sekadar konstruksi hukum dan finansial
Arah Desain untuk Internet yang Lebih Baik
- Jaringan terlokalisasi: alih-alih sistem terpusat dari mega platform global, dibutuhkan banyak jaringan kecil yang mencerminkan norma dan budaya lokal
- Pendekatan ekosistem: merancang jaringan yang memiliki keterhubungan dan keberagaman seperti hutan sungguhan
- Nilai internet publik: membangun sistem yang mencerminkan nilai interaksi dan kolaborasi manusia, bukan keuntungan komersial
Masa Depan Ekosistem Digital: Internet Sosial Harus Menjadi Hutan
- Hutan adalah ruang yang menciptakan kehidupan baru setelah kehancuran, dan internet juga harus mencerminkan hal itu
- Internet harus saling terhubung seperti hutan sungguhan, serta menyediakan ruang dengan celah tak terbatas untuk pertukaran dan permainan
- Ini harus menjadi hasil kerja sama manusia dan non-manusia, serta menyediakan lingkungan tempat ekstraksi tidak berlebihan dan eksperimen untuk perubahan evolusioner dapat terus dilakukan
- Mega platform saat ini hanyalah fenomena sementara, dan ada peluang untuk membangun sistem yang lebih baik
- Teknologi pada dasarnya berubah cepat seperti "hutan yang terbakar", tetapi dari sisa-sisanya sesuatu yang baru juga bisa tumbuh
2 komentar
Saya baru membaca bagian yang diterjemahkan, tetapi istilah "jaringan yang terlokalisasi" mengingatkan saya pada konsep antifragile.
Saya juga cenderung berpandangan bahwa terpecah menjadi jaringan-jaringan kecil itu lebih baik,
tetapi sepertinya tidak ada caranya. Semakin lama semakin membesar dan menyatu menjadi satu...
Komentar Hacker News
Penghinaan para insinyur terhadap ilmu sosial membuat mereka dimanipulasi untuk membangun sistem yang mereproduksi dan memperkuat struktur sosial
Internet berubah menjadi ruang yang mengonsumsi dan meniru segalanya karena kebutuhan AI dan bot untuk terus-menerus melatih internet
Pengalaman dark forest membuat media sosial menjadi ruang yang agresif dan tidak menyenangkan sehingga orang berpindah ke platform yang lebih terspesialisasi
Hipotesis dark forest sudah ada bahkan sebelum Liu Cixin
Tampaknya ada pergeseran antara gagasan bahwa jaringan harus diperbaiki dan bahwa jaringan terdesentralisasi adalah solusinya
Pada tahun 90-an, internet disebut cyberspace dan jalan tol informasi
Menjaga anonimitas memiliki keuntungan karena kesalahan online bisa lebih mudah ditinggalkan
Kelemahan paling berbahaya dari dark internet forest adalah menganggap bentang koneksi yang luas sebagai sesuatu yang sebenarnya bisa kita jalani dengan baik tanpa itu
Mobilitas sosial adalah hasil dari struktur ekonomi, bukan hasil dari networking
Masalah menjadi bersifat kolektif ketika dampak buruk dari internet sosial mendistorsi dunia offline