17 poin oleh xguru 2024-12-16 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Kita telah memasuki era tantangan sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kemajuan teknologi yang pesat
  • Memanfaatkan teknologi untuk tujuan yang baik telah menjadi kewajiban etis sekaligus upaya yang menguntungkan
    • Dari inovasi energi bersih untuk pembangunan berkelanjutan hingga pemanfaatan alat AI dalam memerangi disinformasi, teknologi berperan sebagai alat yang memperkuat kreativitas manusia
    • Dengan bangkitnya teknologi berbasis niat (intention-driven), hubungan kita dengan dunia digital didefinisikan ulang, beralih dari teknologi yang sekadar merebut perhatian menuju teknologi yang mendorong fokus dan kesejahteraan
  • Munculnya tenaga kerja berorientasi misi: generasi yang berfokus pada penyelesaian persoalan manusia yang sulit alih-alih sekadar mengejar keuntungan
  • Memanfaatkan teknologi untuk menciptakan dampak positif bukan hanya menjadi mungkin, tetapi juga akan mendefinisikan ulang cara pandang terhadap kesuksesan

Tenaga kerja masa depan berorientasi misi (mission-driven)

  • Munculnya tenaga kerja yang berorientasi misi
    • Motivasi utamanya bukan sekadar kesuksesan finansial atau kemajuan karier, melainkan hasrat untuk menciptakan perubahan positif
    • Organisasi dan perusahaan yang menerima perubahan ini memiliki kemungkinan lebih besar untuk meraih kesuksesan jangka panjang
  • Nilai-nilai baru dalam tenaga kerja
    • Meningkatnya kebutuhan untuk merespons isu mendesak seperti keberlanjutan, kesetaraan sosial, ketahanan pangan dan ekonomi, serta penggunaan AI yang bertanggung jawab
    • Generasi milenial dan Gen Z menaruh perhatian besar pada dampak sosial saat memilih pekerjaan, dan bersedia memberi nilai lebih pada pekerjaan yang bermakna
    • Preferensi terhadap pekerjaan yang mengejar dampak prososial (prosocial impact) meningkat di semua generasi
  • Pertumbuhan pekerjaan yang berpusat pada keberlanjutan
    • Di AS dan Eropa, peran seperti manajer kesehatan dan keselamatan lingkungan dan analis keberlanjutan tumbuh pesat
    • Penurunan biaya teknologi, dukungan kebijakan pemerintah, dan meningkatnya permintaan energi bersih mendorong perubahan ini
    • Bahkan pekerjaan tradisional pun secara bertahap mengintegrasikan keberlanjutan dan dampak sosial sebagai inti
      • Contoh: pengembangan algoritme efisiensi energi, desain bangunan netral karbon, spesialisasi investasi keberlanjutan
  • Pergeseran nilai antargenerasi
    • Generasi sebelumnya berfokus pada kebebasan individu dan pertumbuhan ekonomi, tetapi generasi baru memandang isu seperti ketimpangan, kesehatan mental, dan perubahan iklim sebagai hal penting
    • Sebagai generasi digital, mereka menyadari kemungkinan memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan persoalan manusia yang sulit
  • Perlunya perubahan strategi perusahaan
    • Menciptakan peran yang menghasilkan dampak sosial positif
    • Mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam pekerjaan yang sudah ada
    • Menanamkan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam strategi bisnis
    • Perusahaan yang menawarkan peran berorientasi tujuan akan lebih mampu menarik talenta terbaik dan mengamankan kesuksesan jangka panjang
  • Tujuan kerja di masa depan
    • Era ketika mengejar tujuan seiring dengan mengejar keuntungan menjadi jauh lebih penting
    • Organisasi yang mengenali dan memanfaatkan perubahan ini akan makmur dalam beberapa dekade mendatang

Era baru efisiensi energi mendorong inovasi

  • Dua tahun lalu diprediksi akan terjadi lonjakan inovasi dalam teknologi energi cerdas yang berfokus pada solusi penyimpanan, grid terdistribusi, dan sistem konsumsi cerdas
    • Sebagai respons terhadap tantangan luar biasa akibat krisis energi global dan pandemi COVID-19
    • Namun sejak itu lingkungannya telah berubah drastis
  • Kemunculan AI generatif dan dorongan elektrifikasi yang luas di berbagai sektor, dari transportasi hingga manufaktur, telah meningkatkan permintaan energi secara signifikan
    • Kebutuhan akan solusi energi yang lebih kuat dan dapat diskalakan menjadi semakin mendesak
  • Capaian dan keterbatasan energi terbarukan
    • Energi terbarukan seperti angin dan surya telah membuktikan keandalan dan skalabilitasnya selama 10 tahun terakhir
    • Energi terbarukan berperan penting dalam mengurangi jejak karbon dan mendistribusikan produksi
    • Di Tiongkok, energi terbarukan mencakup 37% dari total kapasitas energi, dan diperkirakan mencapai 42% pada 2028
    • Namun itu masih belum cukup untuk memenuhi permintaan energi yang terus meningkat
    • Untuk menutup kesenjangan ini, diperlukan pelengkap yang berkelanjutan dan modular yang dapat beroperasi 24 jam sehari
  • Energi nuklir kembali muncul sebagai solusi menjanjikan: kebangkitan small modular reactor (SMR)
    • SMR lebih kecil, lebih fleksibel, dan lebih mudah dirawat dibanding reaktor tradisional
    • Contoh investasi dan kolaborasi Amazon dengan X-Energy:
    • Teknologi baru:
      • Teknologi "local-electron beam welding" memangkas waktu pengelasan kelas nuklir dari 1 tahun menjadi 1 hari
      • Teknologi tahan gempa dari Jepang memperkuat keselamatan bahkan di wilayah rawan gempa
    • Pembangkit listrik tenaga batu bara yang ada dapat didaur ulang untuk membantu mengurangi tekanan pada jaringan listrik
  • Untuk menyelesaikan masalah energi, kita perlu memikirkan ulang bukan hanya pembangkitan tetapi juga konsumsi
    • Seiring meningkatnya permintaan daya komputasi akibat adopsi luas AI generatif di seluruh industri, kita perlu memikirkan ulang cara pusat data mengonsumsi energi
    • Pusat data di AS mengonsumsi 4% dari total listrik, diperkirakan naik menjadi 9% dalam 5 tahun
    • Beralih ke pusat data hyperscale dapat mengurangi konsumsi energi sekitar 25%
    • Pusat data dapat dirancang sebagai pusat beban fleksibel (flexible load centers) sehingga konsumsi energi dapat disesuaikan dengan kebutuhan grid secara real time
  • Kebutuhan akan inovasi teknologi dan tenaga kerja
    • Diperlukan tenaga kerja terampil termasuk insinyur nuklir, pakar manajemen grid, dan ilmuwan material
    • Investasi dalam program pendidikan, reskilling, dan pelatihan mutlak diperlukan
    • Hal ini akan membentuk ulang struktur ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dengan upah tinggi dan keterampilan tinggi
  • Pada akhirnya, kita bersiap memasuki era ketika kita tidak lagi dibatasi oleh permintaan energi
    • Energi bersih yang diperkuat oleh inovasi teknologi dan tenaga kerja terampil akan membuka era baru inovasi, mendefinisikan ulang kemungkinan, dan meletakkan fondasi untuk melangkah ke masa depan

Teknologi menyeimbangkan upaya menemukan kebenaran

  • Pertarungan melawan penyebaran disinformasi
    • Alat berbasis AI akan memberi jurnalis, peneliti, dan warga kemampuan untuk mengejar kebenaran
    • Revolusi teknologi baru akan memungkinkan siapa pun memiliki kemampuan investigasi, mempercepat verifikasi fakta, dan mulai memperkecil kesenjangan antara penyebaran disinformasi dan pembantahannya
  • Siklus berita telah terkompresi dari hitungan minggu/bulan menjadi secepat klik, dan kita bergerak cepat ke era ketika semakin sulit membedakan benar dan salah
    • Kecepatan mengalahkan akurasi, sehingga kepercayaan terhadap media tradisional dan organisasi berita menurun
    • Dampaknya sangat serius, mulai dari meluasnya skeptisisme hingga penyebaran informasi yang salah
    • Namun jika teknologi memicu krisis ini, teknologi juga menjadi kunci untuk menyelesaikannya
  • Selama 10 tahun terakhir, open source intelligence (OSINT) telah muncul sebagai alat penting untuk memecahkan investigasi kompleks dan mengungkap kebenaran yang tersembunyi di balik penipuan
    • Organisasi seperti Bellingcat dan ProPublica memanfaatkan data publik (geolokasi, lokasi temporal, alamat IP, dll.) untuk berkontribusi pada investigasi kompleks dan penemuan kebenaran, mulai dari membongkar pelanggaran HAM hingga menyelidiki konflik internasional
    • Organisasi berita besar seperti BBC, Der Spiegel, dan The New York Times telah mengadopsi metode OSINT untuk pengecekan fakta dan verifikasi, atau membuka source alat mereka sendiri
      • Namun proses ini masih manual dan padat karya; dibanding kecepatan penyebaran disinformasi, masalah OSINT adalah proses manual yang memerlukan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan
      • Penyebaran disinformasi dapat terjadi seketika melalui satu tweet atau gambar/video yang dimanipulasi, sehingga menciptakan ketidakseimbangan serius dalam ekosistem informasi
      • Ketidakseimbangan ini menegaskan perlunya alat yang lebih baik untuk merespons misinformasi dan disinformasi
  • Kebangkitan alat yang berfokus pada konsumen
    • TrustNet: ekstensi verifikasi fakta berbasis kerumunan secara real time untuk konten web
    • GeoSpy: menganalisis data foto untuk mencocokkannya dengan lokasi geografis
    • Proem: memperkuat berita dengan mengintegrasikan pengetahuan akademik dan mengurangi penyebaran ketidakakuratan
    • Peningkatan investasi: pendanaan lebih dari $250 juta tahun ini telah dialokasikan untuk startup terkait
  • Menurut prospek pasar, industri OSINT diperkirakan akan mencapai nilai miliaran dolar dalam 10 tahun ke depan karena pengaruhnya meluas melampaui jurnalisme ke bidang seperti manajemen merek perusahaan dan operasi pemerintah
  • Prospek ke depan
    • Era ketika informasi akurat menyebar secepat disinformasi akan tiba
    • Pengembangan dan demokratisasi alat-alat ini akan membantu memulihkan kepercayaan terhadap sumber berita tradisional dan meningkatkan kualitas diskursus di platform digital
    • Konsumen, perusahaan, dan pemerintah akan sama-sama mendapat manfaat dalam melindungi integritas informasi dan menjaga kekuatan informasi
  • Sebagai teknolog, kita memikul tanggung jawab penting dalam perubahan ini
    • Berkontribusi pada inovasi alat untuk mendeteksi dan mencegah disinformasi
    • Memperkuat keandalan informasi dan ketahanan sosial, serta melindungi integritas informasi di era digital

Data terbuka mendorong kesiapsiagaan bencana terdesentralisasi

  • Ketahanan terhadap bencana akan berubah secara mendasar melalui data sangat lokal (hyperlocal) yang disediakan komunitas
    • Manajemen bencana beralih dari model top-down yang reaktif ke model proaktif, terdesentralisasi, dan dipimpin komunitas
  • Frekuensi dan intensitas bencana meningkat di seluruh dunia, dan sistem respons bencana yang ada menghadapi keterbatasan akibat data yang terfragmentasi atau sulit diakses
    • Contoh badai terbaru di wilayah tenggara AS (Helen, Milton): sumber daya di wilayah pedalaman yang diklasifikasikan berisiko rendah tidak dipetakan, sehingga menimbulkan kerusakan besar
    • Aksesibilitas dan ketepatan waktu data sangat penting di era bencana
  • Kunci kesiapsiagaan bencana yang efektif adalah kemampuan mengumpulkan dan memanfaatkan data dalam kerangka kerja yang sistematis
  • Upaya bantuan dari atas ke bawah memang memiliki kelebihan seperti mengerahkan sumber daya dalam skala besar, tetapi sering kali kurang lincah dan dinamis untuk respons cepat
  • Sedang terjadi pergeseran ke platform yang berpusat pada komunitas, di mana individu dapat mengambil tanggung jawab atas keselamatan mereka sendiri
    • Penyebaran smartphone memperkuat kemampuan komunitas untuk mengumpulkan data lapangan secara real time
      • Banjir Lismore di Australia tahun 2022: warga memanfaatkan media sosial dan Google Sheets untuk membangun ekosistem data sukarela
      • Aplikasi berbasis komunitas seperti Watch Duty membantu pelaporan kondisi kebakaran hutan dan respons secara real time
  • Sedang berevolusi menuju sistem ketahanan yang terdesentralisasi
    • Edge computing dan teknologi konektivitas satelit memungkinkan penangkapan dan pemrosesan data secara real time bahkan saat bencana berlangsung
    • Wewenang pengambilan keputusan berpindah ke komunitas lokal, membantu mereka yang terdampak bencana untuk merespons lebih cepat dan efektif
    • Tanpa perlu menunggu sistem terpusat, tim penyelamat di lapangan dan warga dapat memberikan insight segera
  • Untuk mewujudkan masa depan ini, kolaborasi erat antara komunitas, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan sangat penting
    • Inilah salah satu alasan utama pengumuman Now Go Build CTO Fellowship baru-baru ini:
      • Mendukung organisasi dan individu yang memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan
      • Tim peserta pertama:
        • Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT): memobilisasi lebih dari 500.000 relawan di seluruh dunia untuk memetakan wilayah rentan
        • Help.NGO: memetakan wilayah bencana secara real time dan menyediakan data resolusi tinggi melalui drone dan layanan AWS
  • Dengan memberikan data dan wewenang pengambilan keputusan kepada komunitas, kita dapat memperkuat kesiapsiagaan bukan hanya lewat respons bencana, tetapi juga dengan membangun jaringan hub manajemen bencana
    • Peralihan dari respons pascabencana ke kesiapsiagaan bencana yang proaktif dan berbasis data adalah hal yang esensial
    • Teknologi memperkuat ketahanan manusia dan membantu komunitas menghadapi dunia yang makin sulit diprediksi dengan percaya diri dan otonomi

Kebangkitan teknologi konsumen berbasis niat (Intention-driven)

  • Sedang berlangsung perubahan halus yang mendefinisikan ulang hubungan konsumen dengan teknologi
    • Untuk keluar dari gangguan digital yang tiada henti, terjadi pergeseran menuju teknologi yang memprioritaskan mindfulness, intentionality, dan deep thinking daripada rangsangan sesaat
    • Setelah 2025, teknologi diperkirakan berubah menjadi alat yang memberdayakan pengguna alih-alih mengganggu mereka
  • Di dunia tempat perangkat menjadi perpanjangan tubuh kita, menarik perhatian (attention) telah menjadi industri bernilai miliaran dolar
    • Setiap swipe, headline, dan notifikasi dirancang dengan cermat untuk merebut perhatian kita
    • Pengejaran perhatian yang tak henti-hentinya ini menyebabkan peningkatan kecemasan, depresi, dan gangguan konsentrasi
      • Penggunaan media sosial pada remaja meningkat dari 50% menjadi 95% pada 2009–2022, dengan memburuknya kesehatan mental
      • 72% guru di AS menyebut distraksi smartphone pada siswa sebagai masalah utama
      • Dokumen internal TikTok: penggunaan selama 35 menit saja sudah dapat memicu kecanduan
    • Survei "Stress in America": pengguna perangkat yang terus-menerus mengalami tingkat stres yang lebih tinggi
  • Gerakan pemutusan koneksi secara sengaja dan pilihan digital sedang meluas
    • Kebijakan larangan ponsel diterapkan di sekolah-sekolah di seluruh dunia, dengan efek pada meningkatnya fokus belajar dan berkurangnya perundungan di kelas
    • Di kalangan orang dewasa juga, komunitas pemutusan digital seperti The Offline Club (Amsterdam) semakin menyebar
      • Anggotanya bertambah lebih dari 150.000 orang, menawarkan alternatif untuk mengatasi kelelahan digital
  • Proses penulisan dokumen di Amazon: semua karyawan menyusun ide secara sistematis dalam bentuk dokumen, lalu membuat keputusan melalui diskusi yang terfokus
  • Para inovator memperhatikan hal ini, dan perangkat baru berorientasi tujuan mulai muncul yang mendorong penggunaan yang disengaja serta mengantar pengguna ke keadaan flow atau 'tenggelam dalam fokus', alih-alih memecah perhatian
    • e-reader (misalnya Kindle): mendukung membaca mendalam tanpa gangguan
    • ponsel minimalis: dirancang agar hanya bisa melakukan panggilan dan SMS
    • pemutar musik stand-alone: menghadirkan pengalaman menikmati musik murni tanpa notifikasi
  • Menjaga keseimbangan konektivitas digital itu penting
  • Praktik ini sejalan dengan "niksen" dari Belanda: seni bermalas-malasan atau tidak melakukan apa-apa secara sengaja
    • Pendekatan ini menunjukkan bahwa menerima kesederhanaan di dunia yang makin kompleks dapat menyelaraskan kembali teknologi dengan nilai inti dan kesehatan mental kita
    • Dengan kembali pada intentionality, kita dapat memperbaiki hubungan kita dengan teknologi sehingga teknologi bukan mengganggu, melainkan justru memberdayakan kita