6 poin oleh epdlemflaj 2024-12-20 | 6 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Isi artikel: "Selama ini, perusahaan MSP membeli layanan AWS dengan harga lebih murah melalui diskon komitmen terlebih dahulu, lalu membagikannya kepada perusahaan pelanggan lain sebagai semacam penjualan ulang (reselling). Analogi sederhananya, mereka membeli produk dengan harga grosir lalu menjualnya ke pasar dengan harga eceran. Dari sisi MSP, mereka bisa meningkatkan keuntungan dengan menanggung beban komitmen, sedangkan dari sisi perusahaan pelanggan, meski tingkat diskonnya mungkin sedikit lebih rendah, kepentingan mereka tetap terpenuhi karena tidak perlu menanggung beban komitmen.

Namun, AWS memutuskan untuk melarang sepenuhnya opsi sharing seperti ini. Alasan resminya adalah “merevisi ketentuan dengan memprioritaskan mitra yang mendukung penggunaan AWS oleh satu pelanggan akhir”, tetapi sebagian pelaku industri menafsirkan bahwa AWS, yang selama ini sudah cukup mengamankan pelanggan jangka panjang melalui kebijakan sharing tersebut, tidak lagi merasa perlu mempertahankan kebijakan yang menguntungkan MSP.

AWS menyatakan larangan sharing ini akan mulai berlaku pada 1 Juni 2025. AWS memang belum mengumumkan perubahan kebijakan ini secara resmi, tetapi telah dipastikan bahwa sejak pertengahan bulan ini mereka sudah memberi tahu mitra MSP di seluruh dunia, termasuk Korea."

6 komentar

 
yangeok 2024-12-23

Bespin Global,,?

 
ifmkl 2024-12-23

Ada jarak yang cukup besar dengan model operasi dan pemeliharaan ala Korea... jadi entah akan bagaimana, hm haha

 
whamzoon 2024-12-21

Amazon dan Azure sama-sama punya pandangan skeptis terhadap peran MSP, jadi berita seperti ini pun muncul.

 
bungker 2024-12-21

Begitu melihat artikelnya, saya langsung kepikiran Megazone, ternyata semua juga berpikiran sama.

 
kntc123 2024-12-21

Megazone, saya tidak akan melupakan ini.

 
beoks 2024-12-20

Setahu saya, margin laba operasional bisnis MSP memang sudah kurang bagus, jadi sepertinya kondisinya akan makin memburuk.