Ask HN: Apakah Anda kesulitan mendapatkan pekerjaan?
(news.ycombinator.com)- Di berbagai platform online, banyak orang membagikan pengalaman pribadi bahwa mendapatkan pekerjaan di industri teknologi itu sulit, dengan latar belakang contoh seseorang yang meski punya pengalaman 20 tahun tetap kesulitan mendapatkan wawancara selama setahun terakhir
- Ada kesadaran masalah bahwa profesional otodidak tanpa gelar CS sulit lolos filter perekrutan, sementara pada saat yang sama diskusi di X juga menunjukkan bahwa bahkan pemilik gelar CS pun hampir mustahil mendapatkan wawancara atau diterima kerja
- PHK massal, penurunan investasi, klaim bahwa AI menggantikan pekerjaan, klaim tentang kekurangan insinyur dan perluasan H-1B, serta contoh lowongan junior di LinkedIn yang dilamar lebih dari 100 orang juga disebutkan, dan penanya ingin mengetahui pengalaman pribadi tentang apakah ada preferensi terhadap pekerja asing, diskriminasi ras, diskriminasi usia, atau diskriminasi gender
1 komentar
Opini Hacker News
Bahkan orang dengan gelar Ivy League pun sulit mendapatkan wawancara. Perusahaan besar AS meningkatkan perekrutan di India, Polandia, dan Brasil, sementara perekrutan di dalam AS lebih ditujukan untuk perpindahan internal. Lulusan bootcamp dan pelamar asing semakin banyak sehingga persaingan rekrutmen makin ketat. Ada penurunan perekrutan sejak COVID
Tanpa gelar ilmu komputer, dengan 10 tahun pengalaman, seseorang menulis ulang resume dan mengoptimalkan LinkedIn, lalu dari 588 lamaran mendapatkan 16 wawancara dan 2 penawaran akhir. Ia menyadari bahwa pasar memang sulit, tetapi ini adalah permainan angka
Berfokus pada proyek open source hingga mendapat tawaran kerja. Pekerjaan open source lebih efektif untuk persiapan wawancara teknis. Hidup hemat memberi kebebasan untuk menunggu pekerjaan yang bagus
Tidak seperti masa ketika wawancara di FAANG mudah dilalui, sekarang bahkan resume ditolak oleh startup yang tidak dikenal. Proses wawancara menjadi panjang dan makin ketat, dan ini adalah pasar bagi pemberi kerja
Menghabiskan sebagian besar waktu dalam keadaan menganggur, sambil mempertimbangkan pindah demi mencari pekerjaan lokal. Perusahaan tidak memberikan pelatihan dan menuntut pengalaman teknis. Jika bukan di bidang AI atau kripto, persaingan sangat ketat
Banyak orang kesulitan mencari pekerjaan, dan industri UX sangat kompetitif. Di Jerman, persepsi umum adalah bahwa situasinya tidak baik
Pasar kerja teknologi sedang berubah, dan di Barat, pekerjaan teknologi juga bisa berubah seperti pertanian atau manufaktur. Kerangka regulasi memengaruhi industri teknologi regional
Berakhirnya kebijakan suku bunga nol dan habisnya insentif pengurangan pajak membuat pasar menjadi sensitif terhadap harga. Ada kecenderungan untuk mencari tenaga kerja yang lebih murah
Sebagai manajer perekrutan, pengalaman teknis yang beragam terkadang bisa memberi kesan kurang memiliki spesialisasi. Masa kerja yang singkat dan pengalaman di perusahaan yang kurang dikenal bisa dipandang sebagai risiko. Unggahan bernuansa politik memicu peringatan manajemen risiko