Pelajaran Membuat Foto Keluarga yang Ingin Disimpan Orang (2018)
(estherschindler.medium.com)Proyek Foto Keluarga Lama: Pelajaran Membuat Foto Keluarga yang Ingin Disimpan Orang
-
Refleksi dan pelajaran pribadi: Saat memindai ribuan slide, saya belajar banyak tentang cara mengambil foto yang menangkap kehidupan keluarga. Ayah saya adalah fotografer amatir yang penuh semangat dan mengambil banyak foto, tetapi tidak menatanya. Setelah pensiun ia berniat merapikannya, tetapi meninggal tiga hari setelah pensiun. Setelah itu foto-foto tersebut berpindah tangan di keluarga dan akhirnya sampai kepada saya, yang kemudian memulai proyek besar memindai 8.000~10.000 slide.
-
Tujuan proyek: Tujuan utamanya adalah melestarikan foto-foto itu sebelum rusak. Sebagian foto sudah mengalami kerusakan, dan ingatan juga mulai memudar. Proyek ini merupakan proses yang bersifat spiritual, dan melalui foto-foto itu saya jadi memahami impian dan kebanggaan orang tua saya.
Logistik dan cakupan proyek
-
Awal proyek: Saya memulai dengan pemindai slide Wolverine yang murah, tetapi merasa cara manual tidak memadai lalu membeli Canon CanoScan 9000F. Proyek ini memakan waktu sekitar satu tahun dan dikerjakan di latar belakang rutinitas sehari-hari.
-
Proses pemindaian: Ada proses mengidentifikasi slide dan memutuskan apakah layak dipindai. Foto yang tidak menarik atau tidak fokus dibuang. Foto hasil pindai dibagikan kepada keluarga, dan saya menggunakan iPhoto untuk menata gambar serta menambahkan metadata.
-
Cara berbagi: Foto-foto diunggah ke Flickr untuk dibagikan kepada keluarga, dan grup Facebook dibuat untuk berbagi juga dengan para kerabat. Secara online, foto-foto dibagikan melalui album Old Family Photos di Facebook.
Satu kehidupan dalam lima kotak
- Sejarah foto: Ada ribuan slide yang mendokumentasikan kehidupan orang tua saya, mulai dari foto pesta pertunangan dan bulan madu mereka hingga tahun 1980-an. Sebagian besar adalah foto liburan keluarga dan acara-acara khusus, sementara foto kehidupan sehari-hari hampir tidak ada.
Foto yang menangkap interaksi dan pelajaran lainnya
-
Foto yang bermakna: Slide judul ternyata punya makna besar di kemudian hari. Foto yang memungkinkan tempat dan orang-orangnya diidentifikasi itu penting. Foto objek wisata tidak membangkitkan emosi yang istimewa.
-
Pentingnya foto manusia: Foto orang, terutama yang menangkap momen alami, adalah yang paling berharga. Penting untuk menangkap saat-saat ketika keluarga sedang melakukan sesuatu bersama.
-
Foto kehidupan sehari-hari: Foto yang merekam kehidupan sehari-hari sangat kurang. Hampir tidak ada foto yang memperlihatkan tempat kerja atau aktivitas rutin.
-
Pendidikan dasar fotografi: Penting untuk mempelajari dasar-dasar fotografi. Kualitas foto itu penting, dan generasi setelah kita akan menghargainya.
Pelajaran-pelajaran ini bisa menjadi tip yang berguna untuk dipertimbangkan saat mengambil foto keluarga.
1 komentar
Komentar Hacker News
Ada dua jenis foto keluarga: foto yang dilihat saat orangnya masih hidup, dan foto yang dikenang serta dihargai setelahnya
Memotret kehidupan dan pekerjaan sehari-hari orang tua serta kerabat tercinta terasa lebih menyentuh dan menginspirasi dibanding foto keluarga yang biasa
Karena semua foto masa kecil hilang, memotret dan merekam video saat dewasa menjadi penting
Video terbaik adalah acara wawancara keluarga, dan rasanya akan bagus jika dilakukan satu kali setiap tahun
Label itu penting. Beberapa kata saja bisa menjelaskan kapan, di mana, dan apa yang sedang terjadi
Ada masalah pada software penyimpanan foto
Video juga jangan dilupakan
Penting juga untuk memasukkan fotografer ke dalam dokumentasi
Jika terus memotret, subjek akhirnya mulai bertingkah laku secara alami
Memindai foto lama bisa menjadi pekerjaan tambahan, tetapi menarik untuk melihat sejauh mana perubahan yang terjadi
Setelah orang tua meninggal, foto-foto mereka saat melakukan hal-hal sehari-hari menjadi yang paling sering dibagikan dan dinikmati
Daripada memotret tempat terkenal seperti Menara Eiffel, foto orang-orang tercinta dan jalanan terasa lebih menarik