9 poin oleh GN⁺ 2025-03-21 | 3 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Web tidak lagi berstruktur linear
    • Breadcrumb dulu berguna dalam struktur situs web hierarkis
      • Berguna di situs perusahaan yang kompleks, platform e-commerce, repositori informasi, dan sebagainya
      • Membantu pengguna memahami posisi mereka saat ini dengan mudah dan kembali ke belakang
    • Namun web modern telah berubah menjadi dinamis dan nonlinear
      • Munculnya single-page application (SPA) dan progressive web app (PWA)
      • Navigasi kontekstual dan pengalaman yang dipersonalisasi menjadi lebih penting daripada struktur hierarkis
    • Breadcrumb yang statis tidak lagi cocok untuk web modern

Perjalanan pengguna: pendekatan prediktif, bukan retrospektif

  • Breadcrumb berfokus pada menunjukkan di mana pengguna pernah berada
  • Perjalanan pengguna modern berfokus pada memprediksi ke mana pengguna akan pergi selanjutnya
    • Spotify, Netflix, dan Amazon memprediksi tindakan berikutnya berdasarkan perilaku pengguna
    • Navigasi berbasis AI menyediakan konten yang disesuaikan dengan preferensi tiap pengguna
    • Breadcrumb bersifat statis dan tidak mampu menawarkan jalur baru kepada pengguna

Pertimbangan performa dan desain mobile-first

  • Dalam desain mobile-first, breadcrumb menjadi penyebab penggunaan ruang berlebih dan penurunan performa
    • Di layar mobile, breadcrumb membuang ruang
    • Pengguna lebih menyukai bilah navigasi tetap, filter di dalam halaman, dan rekomendasi konten dinamis
  • Tren navigasi zero-click dan infinite scroll makin meluas
    • Pengguna lebih menyukai cara di mana konten terkait disajikan otomatis tanpa klik
    • Breadcrumb hanyalah model navigasi lama yang berpusat pada klik

Ekspektasi pengguna: menuntut kepuasan instan

  • Pengguna mengharapkan hasil instan dan pengalaman yang sederhana
    • Google, Amazon, dan YouTube dioptimalkan untuk pencarian dan rekomendasi
    • Breadcrumb membantu pengguna memahami struktur situs, tetapi ini tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna
  • Beralih ke paradigma search-first
    • Sebagian besar pengguna langsung memulai penjelajahan dari kotak pencarian
    • Pencarian dan navigasi internal lebih efisien daripada breadcrumb

Alternatif setelah breadcrumb: solusi desain adaptif

1. Navigasi kontekstual dan dinamis

  • Navigasi beradaptasi secara real-time sesuai perilaku dan preferensi pengguna
  • Dibutuhkan sistem navigasi adaptif cerdas

2. Antarmuka yang berpusat pada pencarian

  • Perkuat fitur pencarian seperti pencarian prediktif dan pencarian berbasis semantik
  • Pengguna harus bisa menemukan informasi yang diinginkan dengan cepat

3. Sistem navigasi berbasis AI

  • Gunakan AI untuk menganalisis perilaku pengguna dan merekomendasikan konten
  • Tampilkan konten terkait secara otomatis untuk meminimalkan jumlah klik pengguna

4. Minimalisme dan navigasi intuitif

  • Alih-alih menu bertingkat yang kompleks, gunakan desain yang sederhana dan intuitif
  • Sediakan bilah navigasi tetap, menu cerdas, filter, dan navigasi dalam halaman yang kontekstual

Kesimpulan: saatnya meninggalkan breadcrumb dan melangkah ke masa depan

  • Breadcrumb adalah solusi masa lalu, tetapi tidak lagi berguna di lingkungan web modern
  • Navigasi berbasis AI yang dipersonalisasi dan pengalaman pengguna dinamis adalah tren navigasi baru
  • Kecepatan, kesederhanaan, dan navigasi yang sadar konteks yang memenuhi ekspektasi pengguna adalah kunci masa depan
  • Breadcrumb kini telah menjadi artefak masa lalu, dan desain web modern harus beralih ke navigasi adaptif

3 komentar

 
redmi 2025-03-24

Peti lagi??

 
iolothebard 2025-03-21

Seberapapun majunya teknologi web… yang menggunakannya tetaplah “manusia” yang terbatas pada dua dimensi — paling banter tiga dimensi.
Karena itu, saya pikir breadcrumb masih berguna dan akan tetap begitu ke depannya. Asalkan itu web yang akan dilihat oleh “manusia”.

 
ng0301 2025-03-21

??? sudah mati.