3 poin oleh GN⁺ 2025-03-28 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Apple sudah lama menerima kritik karena dianggap kehilangan inovasinya
  • Apple mengubah dunia dengan Mac dan iPhone, tetapi iPhone kini telah memasuki fase matang sehingga pertumbuhannya stagnan
  • Produk-produk setelahnya seperti iPad, Watch, dan AirPods juga sempat dinilai inovatif pada awalnya, tetapi kini pertumbuhannya melambat
  • Hanya divisi layanan yang terus tumbuh secara konsisten, dengan pencapaian $100bn pada 2024
  • Namun layanan-layanan ini kurang memiliki diferensiasi khas Apple, dan lebih mendekati struktur yang mengekstrak pendapatan dari basis pelanggan yang sudah ada, seperti pendapatan TAC dari Google

Masalah dalam struktur pendapatan Apple

  • iPhone menyumbang lebih dari setengah pendapatan Apple, dan produk upsell berbasis iPhone (Watch, AirPods, dan lainnya) menambah 30% lagi
  • Artinya, 80% pendapatan Apple bergantung pada iPhone
  • Ini menunjukkan fokus yang lebih besar pada maksimalisasi laba daripada pertumbuhan

Proyek-proyek baru Apple yang gagal

  • Proyek mobil pada awalnya dinilai memiliki potensi inovasi, tetapi dihentikan setelah dianggap tidak mampu menghasilkan sesuatu yang secara fundamental berbeda
  • Di bidang xR, Apple memang meluncurkan Vision Pro, tetapi pada praktiknya itu adalah perangkat transisi yang belum benar-benar matang
  • Terlalu mahal dan berat, serta gagal membentuk ekosistem pengembang, sehingga tidak berhasil meraih kesuksesan massal

Kesalahan besar dalam strategi Siri dan AI

  • Di WWDC 2024, Apple mengumumkan Siri baru dan strategi AI-nya, yang memicu ekspektasi besar
  • Siri dipromosikan akan berkembang menjadi asisten yang mampu menjawab pertanyaan kompleks berdasarkan data pribadi
  • Namun kemudian terungkap bahwa demo ini adalah sebuah ‘mockup’, bukan produk yang benar-benar berfungsi
  • Jadwal peluncurannya pun menjadi tidak pasti, dari akhir 2025 hingga 2027

Krisis kemampuan eksekusi Apple

  • Apple selama ini dikenal karena meluncurkan fitur yang diumumkan tepat waktu, tetapi tren terbaru menunjukkan hal yang berbeda
  • WWDC dan iklan memberi kesan bahwa Siri baru sudah dirilis, padahal kenyataannya tidak ada perubahan apa pun
  • Ini mirip dengan kasus kegagalan awal Apple Maps di masa lalu
  • Hal ini bisa dilihat sebagai tanda bahwa kemampuan eksekusi internal telah melemah

Lingkungan persaingan dan posisi Apple

  • Para pesaing, terutama OEM Tiongkok, dengan cepat meluncurkan fitur-fitur AI baru
  • ‘Apple Intelligence’ milik Apple dalam jangka pendek kecil kemungkinannya untuk secara signifikan mendorong permintaan iPhone
  • Produk masa depan seperti kacamata AR dan perangkat rumah pintar juga akan jauh kurang menarik tanpa teknologi AI Siri
  • Jika Apple tidak bisa mewujudkan teknologi ini dengan cepat, perusahaan lain dapat mengambil posisi tersebut

Kesimpulan: tantangan mendasar yang dihadapi Apple

  • Masalahnya bukan sekadar peluncuran Siri yang terlambat
  • Yang lebih besar adalah Apple secara internal salah menilai bahwa teknologi ini sudah siap, lalu mengumumkannya secara besar-besaran
  • Ini adalah sinyal retaknya kemampuan eksekusi Apple yang dulu terkenal menyiapkan produk secara cermat dan merilisnya dalam keadaan matang
  • Ini mengisyaratkan bahwa Apple mungkin bukan lagi perusahaan yang seperti dulu membuat ‘produk jadi’

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.