25 poin oleh xguru 2025-04-18 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel yang merangkum strategi rekrutmen startup menjadi 43 saran berdasarkan pengalaman nyata, dari sudut pandang perusahaan maupun pencari kerja
  • Berlaku bukan hanya untuk startup tetapi juga perusahaan pada umumnya. Termasuk tips yang berguna dari sudut pandang perekrut maupun pelamar
  • Menyajikan strategi yang dapat diterapkan di seluruh proses rekrutmen seperti lowongan kerja, wawancara, budaya tim, dan kriteria evaluasi

# 43 pelajaran yang dipelajari saat melakukan rekrutmen di PostHog

Saran rekrutmen untuk startup (dan sebagian besar perusahaan)

  • Sebagian besar perusahaan keren menulis iklan lowongan yang membosankan
    Cukup dibuat sedikit lebih menarik saja sudah mudah untuk tampil berbeda
  • Daftar kualifikasi sebaiknya dipotong setengah, lalu dipotong setengah lagi
    → Coba pikirkan dari sudut pandang pelamar
  • Pelamar akan mengabaikan kualifikasi dan mendekat dengan gaya 'Saya bisa melakukan ini!'
    → Tidak ada cara untuk mencegahnya
  • Jangan menjalankan proses wawancara secara improvisasi
    Tetapkan dengan jelas sejak awal dan bagikan kepada kandidat
    → Karena tidak mungkin memperoleh semua informasi, jangan habiskan 80% waktu untuk mendapatkan 20% informasi
  • Mencantumkan gaji berguna untuk menyaring kandidat yang menginginkan gaji sangat tinggi
    → Anda bukan negosiator yang hebat
  • Jangan mencoba menipu pelamar dengan benefit kosong
  • Iklan lowongan lebih penting daripada tulisan blog, jadi harus ditulis dengan baik
  • Jika Anda menjelaskan dengan jelas siapa yang tidak cocok untuk posisi ini, talenta yang benar-benar cocok justru akan lebih tertarik
  • SuperDay, yakni bekerja bersama menjalani pekerjaan nyata selama sehari, memberi sinyal terbaik sekaligus meningkatkan antusiasme kandidat
    → Bekerja sama dengan anggota tim yang sebenarnya juga meningkatkan rasa saling cocok
  • Kandidat yang enggan mengikuti SuperDay berarti kurang tertarik pada perusahaan kami
  • Tidak masalah jika seseorang tidak ingin bekerja di perusahaan kami
    → Lebih baik 10% orang sangat tertarik daripada 70% orang hanya sedikit tertarik
  • Di era AI, take-home assignment tidak lagi bermakna
  • Waktu kandidat itu berharga, jadi pastikan untuk memberikan kompensasi
  • Sering kali tahapan wawancara terlalu banyak
    → Wawancara 2 jam ditambah SuperDay saja sudah cukup
  • Awal dan akhir proses rekrutmen harus berada dalam mode sales
    → Seluruh proses tidak boleh berada dalam mode 'coba buat saya terkesan'
  • Kami belum pernah mengecek referensi sekalipun
    → Itu mudah dimanipulasi dan kurang dapat dipercaya dibanding benar-benar mencoba bekerja bersama seseorang
  • Handbook yang transparan adalah cheat code untuk memperlihatkan aturan main sejak awal
  • Pada tahap awal ketika belum punya brand, Anda harus mencari talenta dengan cara yang unik
    → Misalnya orang yang memberi star pada repo GitHub Anda, atau orang yang mengunggah proyek keren di Hacker News (GeekNews juga!)
  • Iklan di situs rekrutmen umum seperti LinkedIn tidak efisien
    → Fokuslah pada penargetan. Rekomendasi > Hacker News 'Who’s hiring?' > situs web perusahaan sendiri
  • Rekomendasi sosial, seperti anggota tim memposting di LinkedIn, efektif
  • Jika rekrutmen penting, Anda harus terlibat langsung dalam perekrutan alih-alih mengalihdayakannya. Ada banyak keuntungan memakai agensi, tetapi meng-outsourcing rekrutmen di tahap awal perusahaan sama saja dengan meng-outsourcing produk
    → Rekrutmen adalah budaya organisasi itu sendiri
  • Jangan mengambil jalan pintas hanya karena lelah
    → Lebih baik tidak ada orang daripada orang yang salah
  • Bersiaplah juga untuk mengubah arah. Bisa saja muncul situasi seperti, 'Sepertinya lebih baik posisi ini tidak direkrut'
    Jangan merekrut orang hebat ke posisi yang salah lalu berharap semuanya akan berjalan dengan sendirinya
  • Jika Anda secara terbuka menunjukkan apa yang tim Anda kerjakan, pelamar yang berkata “Saya ingin mengerjakan ini” akan datang dan biasanya lebih cocok
  • Saat mengevaluasi kandidat, beri skor 1 hingga 4: 1 (jelas tidak), 2 (Tidak), 3 (Ya), 4 (jelas ya)
    → Secara keseluruhan, mencampur skor 4 dan 2 lebih baik daripada memakai 3 untuk semuanya
    → Hati-hati dengan skor 3. Sering kali artinya 'Tidak, tapi saya tidak ingin mengatakannya'
  • 90% budaya organisasi dimulai dari merekrut dengan benar sejak awal
    → Anda tidak bisa mengubah engineer yang tidak kompeten menjadi kompeten
  • Sikap optimistis adalah sifat yang paling diremehkan untuk semua peran
  • Orang di tim Ops harus nyaman menerima permintaan sepele sekalipun
    → Banyak orang di tim Ops kami justru menyukai hal seperti itu
  • Tanggung jawab rekrutmen ada pada manajer, bukan recruiter
    → Jika Anda kesulitan merekrut orang tetapi bahkan jadwal wawancara pun tidak bisa dibuat, itu tanggung jawab manajer
  • Hanya karena perusahaan lain melakukan PHK besar-besaran, bukan berarti merekrut talenta hebat jadi mudah
  • Secara umum, merekrut lebih sedikit orang itu lebih baik
    → Rekrutmen berlebihan sering kali merupakan tanda bahwa ada bagian dari budaya perusahaan yang belum benar-benar dipahami
  • Memilih ATS (applicant tracking system) tidak sepenting memilih IDE
  • Sebagian besar metrik rekrutmen adalah vanity metrics
    → Jangan bersembunyi di balik conversion funnel; yang penting adalah terus menjalankan rekrutmen yang berfokus pada eksekusi (input)
  • Talenta bagus sering kali justru orang yang sendirian menopang tim/perusahaan yang biasa saja
  • Tidak semua pendekatan outbound itu sama
    → Cold email dari recruiter ke banyak orang berbeda dengan DM dari founder yang hangat, relevan, dan sangat tertarget. Lakukan yang kedua, jangan yang pertama

Bonus: saran untuk pencari kerja

  • Banyak lamaran yang terlalu bertele-tele
    → Saat mencari kerja, penyampaian yang ringkas lebih efektif
  • Meski begitu, cover letter tetap penting
    → Ini menjadi kriteria yang memudahkan memberi 'no' di antara 500 lamaran
  • Cover letter harus dipersonalisasi dengan jelas
    → Dokumen buatan AI mudah dikenali
  • CV harus sederhana dan mudah dibaca
    → Kuncinya adalah mengurangi beban kognitif peninjau
  • Rekomendasi dari kenalan masih merupakan cara terbaik untuk melamar
    → Menambahkan orang sembarangan di LinkedIn tidak ada gunanya
  • Perusahaan hampir tidak pernah memberi feedback
    → Karena bagi mereka itu tidak sepadan dengan biayanya
  • Pelajarilah cara mengajukan pertanyaan yang bagus
    → Jangan terlalu sungkan pada pewawancara; pertanyaan cerdas adalah sinyal lain dari kandidat yang bagus
  • Anda harus benar-benar memahami apa itu stock option dan bagaimana cara kerjanya
    → Opsi bernilai $100K yang benar-benar bernilai lebih baik daripada opsi tak bernilai yang disebut bernilai $500K

1 komentar

 
ethanhur 2025-04-18

Saya belajar banyak. Terima kasih untuk tulisannya yang bagus.