2 poin oleh baeba 2025-05-02 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Seorang hakim AS merujuk Apple ke jaksa pidana dengan alasan perusahaan itu sengaja menghindari perintah pengadilan untuk mengubah App Store.
  • Wakil presiden keuangan Apple dinilai telah memberikan kesaksian palsu, dan hal ini dianggap sebagai upaya mempertahankan struktur pendapatan yang antikompetitif.
  • Apple mengizinkan pembayaran eksternal tetapi tetap mengenakan komisi 27%, sehingga melanggar perintah tanpa perubahan yang berarti.
  • Kasus ini merupakan bagian dari gugatan antimonopoli yang diajukan Epic Games pada 2020, dan Apple harus segera mematuhi perintah tersebut.
  • Di Eropa, Apple juga menghadapi tekanan regulasi, termasuk denda 500 juta euro atas pelanggaran aturan serupa.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.