Tencent Hunyuan mengalihsumberkan model AI hibrida pertamanya. Tidak dapat digunakan di Uni Eropa (EU), Inggris (UK), dan Korea Selatan.
(techinasia.com)Lisensi: https://github.com/Tencent-Hunyuan/Hunyuan-A13B/blob/main/LICENSE
hf: https://huggingface.co/tencent/Hunyuan-A13B-Instruct
Tencent Hunyuan, keluarga model skala besar milik raksasa teknologi Tiongkok Tencent, secara resmi telah merilis sebagai open source Hunyuan-A13B, model Mixture-of-Experts (MoE) pertamanya.
Proyek ini tidak dapat digunakan di Uni Eropa (EU), Inggris (UK), dan Korea Selatan.
Menurut lisensinya, penggunaan, penyalinan, modifikasi, distribusi, dan penayangan perangkat lunak tersebut di wilayah-wilayah itu semuanya dilarang.
1 komentar
Alasan pemblokiran di Korea (ditulis oleh GPT):
Dengan Undang-Undang Dasar AI Korea (2024), model asing pun diwajibkan menjalani penilaian risiko, pelabelan, dan penunjukan perwakilan domestik.
Penegakan regulasi privasi dan konten sangat ketat, sehingga risiko gugatan dan denda yang besar juga tinggi.
Ada preseden model asal Tiongkok yang baru-baru ini diblokir di store Korea (DeepSeek), sehingga risiko regulasinya terbukti nyata.
Tencent memasukkan klausul “dilarang digunakan di Korea” untuk menghindari biaya regulasi dan kepatuhan.
Meski diblokir, mereka tetap bisa membesarkan ekosistem di wilayah lain, dan bila perlu masuk melalui kontrak terpisah.
Artinya, alasan utamanya adalah meminimalkan tanggung jawab hukum dan mengamankan leverage komersial di masa depan.