2 poin oleh GN⁺ 2025-08-25 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Pengumuman bahwa pemerintah AS akan mengonversi subsidi Intel menjadi ekuitas dinilai sebagai kesalahan kebijakan yang bertentangan dengan tujuan memperkuat keamanan nasional
  • Chips and Science Act yang disahkan pada 2022 bertujuan menghidupkan kembali manufaktur semikonduktor domestik, dan hasil investasi bagi publik bukanlah penerimaan pajak melainkan keamanan dan ketahanan rantai pasok
  • Hingga saat ini, investasi manufaktur semikonduktor senilai lebih dari US$500 miliar telah diumumkan di AS, dan semua perusahaan global terdepan utama sedang memperluas produksi di dalam negeri AS
  • Namun, divisi foundry Intel mencatat kerugian US$13 miliar dan kesulitan karena gagal mendapatkan pelanggan eksternal
  • Partisipasi ekuitas pemerintah tidak akan membantu menyelesaikan masalah, dan justru dapat memicu distorsi pasar serta risiko politik yang melemahkan daya saing AS

Tujuan awal Chips Act

  • Chips Act dirancang untuk membalikkan pelemahan basis manufaktur semikonduktor di AS selama beberapa dekade terakhir
    • AS hampir sepenuhnya bergantung pada Taiwan untuk chip canggih yang menopang AI, komunikasi, dan sistem pertahanan
    • Ketergantungan ini dinilai sebagai risiko keamanan yang serius
  • Undang-undang ini disusun untuk mengurangi kesenjangan biaya manufaktur dibanding Asia dan mendorong investasi di AS melalui subsidi, pinjaman, dan kredit pajak
  • Imbal hasil investasi dinilai bukan dari kenaikan penerimaan pajak, melainkan dari penguatan keamanan nasional dan stabilitas rantai pasok

Capaian sejauh ini

  • Sejak Chips Act, AS berhasil menarik investasi manufaktur elektronik domestik yang lebih besar daripada total 30 tahun sebelumnya
  • Pengumuman investasi baru senilai lebih dari US$500 miliar
  • Lima perusahaan global terdepan termasuk Intel, Samsung, dan TSMC semuanya sedang memperluas fasilitas produksi di AS
  • Ini dinilai sebagai pencapaian yang belum terlihat di negara lain

Kondisi Intel saat ini

  • Divisi produk Intel (desain chip PC dan server) sangat menguntungkan, tetapi tidak terkait langsung dengan keamanan nasional
  • Foundry (divisi manufaktur) adalah inti keamanan, tetapi mencatat kerugian US$13 miliar pada 2023 dan gagal mendapatkan pelanggan eksternal
  • Proses 18A dan 14A Intel wajib mendapatkan pelanggan eksternal, namun hasilnya masih lemah

Masalah partisipasi ekuitas pemerintah

  • Intel sudah memiliki kemampuan menghimpun modal di pasar terbuka
    • Contoh investasi US$2 miliar dari SoftBank membuktikan hal tersebut
  • Jika subsidi diubah menjadi ekuitas, muncul kekhawatiran daya saing biaya Intel akan memburuk
    • Kesenjangan dengan produsen berbiaya rendah di Asia bisa makin melebar
  • Ada juga risiko politik dan operasional
    • Jika Intel melakukan PHK saat musim pemilu, pemerintah bisa terlihat mengambil keuntungan
    • Jika pemerintah AS ikut campur sebagai pemegang saham, ada kekhawatiran persaingan yang adil dengan Samsung dan TSMC terganggu
    • Saat membuat keputusan strategis nasional, ada risiko benturan antara kepentingan pemegang saham dan kepentingan negara

Pendekatan alternatif

  • Masalah Intel terletak pada kurangnya pelanggan
  • Akan lebih tepat jika pemerintah mendorong pelanggan besar untuk menggunakan foundry Intel melalui diversifikasi rantai pasok
  • Meski bertentangan dengan efisiensi pasar, ini adalah pilihan strategis untuk mengurangi risiko konsentrasi pada satu pemasok dalam ekonomi AI

Perlindungan yang sudah ada

  • Subsidi Chips sudah mencakup klausul pembagian hasil, sehingga jika perusahaan meraih keuntungan berlebih, sebagian dikembalikan kepada pembayar pajak
  • Subsidi dikaitkan dengan pencapaian tonggak seperti perolehan pelanggan, kesiapan teknologi, target produksi, dan progres pembangunan
  • Transaksi Intel kali ini melemahkan keterkaitan dengan tonggak tersebut dan mengubahnya menjadi model pembayaran tunai di muka, sehingga kontrol pemerintah menjadi lebih lemah

Kesimpulan

  • Chips Act dinilai sebagai eksperimen besar pertama dalam kebijakan industri ala Amerika
  • Partisipasi ekuitas pemerintah bisa efektif dalam kasus tertentu, misalnya startup strategis yang sulit menarik modal swasta
  • Namun dalam kasus Intel, perusahaan masih bisa menghimpun modal dari pasar, sehingga partisipasi ekuitas tidak diperlukan dan hanya menimbulkan pelemahan daya saing serta risiko kebijakan
  • Karena itu, dukungan berbasis subsidi adalah alat yang paling tepat, sedangkan partisipasi ekuitas dapat disimpulkan sebagai pendekatan yang keliru

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.