- Menunda secara terstruktur adalah metode memanfaatkan kebiasaan menunda secara strategis untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi
- Ini adalah prinsip ketika orang menghabiskan waktu dengan mengerjakan hal yang kurang penting alih-alih tugas penting yang benar-benar harus dilakukan
- Jika prioritas pekerjaan diatur dengan baik, kebiasaan menunda justru bisa menjadi pendorong untuk menyelesaikan berbagai hal
- Kuncinya adalah menempatkan di bagian paling atas tugas yang tampak memiliki tenggat yang jelas, tetapi sebenarnya tidak demikian, yakni sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu penting
- Orang yang suka menunda bisa mengubah kelemahan menjadi kekuatan jika mampu memanfaatkan self-deception (menipu diri sendiri) dengan baik
Apa itu Menunda Secara Terstruktur (Structured Procrastination)
- Menunda secara terstruktur adalah cara bagi orang yang punya kecenderungan menunda untuk memanfaatkannya secara strategis demi menghasilkan hasil yang produktif
- Penulis menyelesaikan tulisan ini sambil menghindari tugas-tugas penting lain, yaitu dengan menulis esai ini
- Orang yang suka menunda hampir tidak pernah benar-benar tidak melakukan apa pun; biasanya mereka menghabiskan waktu untuk hal-hal kecil yang sedikit banyak berguna, seperti meraut pensil atau berkebun
- Inti dari perilaku ini adalah melakukan hal-hal kecil sebagai pengganti menunda tugas yang lebih penting
- Jika satu-satunya hal yang harus dilakukan oleh orang yang suka menunda hanyalah meraut pensil, tidak ada kekuatan apa pun yang bisa membuatnya melakukannya
Cara Memanfaatkan Struktur Penundaan
- Menunda secara terstruktur adalah struktur yang menyusun daftar pekerjaan berdasarkan tingkat kepentingan, sehingga dengan menunda tugas yang lebih penting di bagian atas, seseorang terdorong menyelesaikan tugas-tugas yang kurang penting di bawahnya
- Bahkan jika prioritas suatu tugas rendah, selama tugas itu ada di daftar, tugas tersebut akan dikerjakan secara alami dalam proses menghindari tugas di atasnya, sehingga waktu digunakan secara efisien
- Dengan cara ini, seseorang bisa memperoleh produktivitas dan reputasi
- Penulis memberi contoh bahwa saat bekerja sebagai resident fellow di asrama Stanford, ia memperoleh reputasi baik dengan berinteraksi dengan mahasiswa atau bermain pingpong sambil menghindari pekerjaan yang sebenarnya lebih penting
Kesalahan Umum Orang yang Suka Menunda
- Orang yang suka menunda sering berpikir bahwa jika jumlah tugas dikurangi, mereka tidak akan menunda, tetapi ini adalah pendekatan yang keliru
- Jika jumlah pekerjaan sedikit, tugas yang tersisa menjadi lebih penting sehingga justru bisa membuat seseorang tidak melakukan apa pun
- Ketika tugas yang harus dikerjakan sedikit, motivasi justru melemah dan seseorang bisa terjebak dalam kondisi yang tidak efisien
- Semakin banyak tugas yang dimiliki, semakin besar dorongan untuk menyelesaikan berbagai hal sebagai cara menghindari tugas lain
Renungan tentang Menangani Tugas Penting di Bagian Atas
- Orang mungkin khawatir bahwa tugas penting di bagian paling atas daftar pada akhirnya akan benar-benar terbengkalai
- Kuncinya adalah menempatkan di bagian paling atas tugas yang sebenarnya tidak memiliki tenggat yang ketat dan tidak terlalu penting
- Jenis tugas seperti ini banyak, terutama dalam lingkungan organisasi seperti universitas atau perusahaan besar
- Misalnya, penulisan makalah filsafat sudah melewati tenggat 11 bulan sebelumnya, tetapi selama itu justru lebih banyak pekerjaan yang benar-benar bermakna bisa diselesaikan
Contoh Nyata dan Peran Self-Deception
- Bahkan tugas yang tampak penting seperti menulis formulir pemesanan buku ajar, dalam banyak kasus sebenarnya tidak memiliki tenggat yang ketat dan tidak menimbulkan masalah meski diselesaikan setelah waktu yang wajar berlalu
- Selama tugas-tugas teratas tidak benar-benar berdampak besar, ketika tugas baru yang secara psikologis terasa lebih penting masuk, seseorang akan secara alami menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan di bawahnya
- Menunda secara terstruktur memerlukan tingkat tertentu dari self-deception (kemampuan menipu diri sendiri)
- Kebanyakan orang yang suka menunda sangat piawai dalam self-deception, sehingga dapat memanfaatkan metode ini dengan baik
- Ini adalah arah yang positif karena satu kelemahan dapat diimbangi dengan kelemahan lain untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas
1 komentar
Opini Hacker News