17 poin oleh GN⁺ 7 jam lalu | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Menganalisis penyebab psikologis dari fenomena 'menunda secara produktif (productive procrastination)', yaitu tetap melakukan aktivitas produktif lain sambil menunda pekerjaan inti yang harus dikerjakan, dari sudut pandang neurosains
  • Penundaan terjadi ketika sistem limbik (amygdala) berusaha melindungi kita dari emosi negatif, sehingga fungsi perencanaan dan kontrol impuls dari korteks prefrontal terdorong ke belakang
  • Karena sistem penghargaan dopamin bereaksi kuat terhadap rangsangan baru, proyek baru terasa lebih menarik daripada proyek lama
  • Efek moral licensing (lisensi moral), di mana tindakan produktif di masa lalu memberi semacam izin psikologis, membuat penghindaran terhadap tugas inti terasa sah
  • Menyajikan strategi penyelesaian yang konkret seperti pelabelan emosi, memaafkan diri sendiri, dan perancangan kebiasaan, berdasarkan riset neurosains

Matriks Produktivitas

  • Matriks produktivitas empat kuadran yang diperkenalkan dalam video tentang produktivitas oleh Casey Neistat mengelompokkan fenomena melakukan aktivitas (Y) yang terasa produktif sambil menghindari pekerjaan yang seharusnya dilakukan (X) ke dalam empat kategori
  • Video game, menonton TV, dan pekerjaan administratif termasuk aktivitas penghindaran, tetapi kasus melakukan aktivitas yang produktif sekaligus menyenangkan tidak benar-benar cocok secara tepat dengan kategori mana pun dalam matriks ini
  • Keadaan melakukan aktivitas yang produktif dan menyenangkan tetapi bukan tugas inti dinamai 'menunda secara produktif (productive procrastination)'

Otak sedang melindungi Anda

  • Penundaan muncul dari benturan antara dua sistem di otak: sistem limbik (amygdala) memproses ancaman, penghargaan, dan emosi, sedangkan korteks prefrontal (PFC) menangani perencanaan, kontrol impuls, dan penalaran jangka panjang
  • Ketika suatu tugas memicu emosi negatif seperti kecemasan, kebosanan, atau ketakutan akan gagal, amygdala mengambil alih dan mendorong kita menghindari emosi tersebut
  • Kesimpulan logisnya adalah bahwa yang perlu ditangani adalah emosi negatif itu sendiri yang melekat pada tugas inti
  • Penghargaan atas hal baru

    • Ada kecenderungan merasa lebih termotivasi oleh proyek baru daripada proyek lama
    • Hasil analisis terhadap 20 data penyuntingan video perjalanan motor menunjukkan bahwa semakin panjang jeda antara tanggal pengambilan gambar pertama dan tanggal penyuntingan, semakin rendah output harian
    • Dua rekaman terbaru yang diklasifikasikan sebagai video 'special' menunjukkan output yang relatif lebih tinggi
    • Produktivitas secara keseluruhan menurun setelah mulai bekerja penuh waktu (19 Januari, bergabung dengan Sandfield), tetapi output untuk video special tetap menonjol

Dasar ilmiah

  • Sistem penghargaan

    • Sistem penghargaan otak bekerja dengan berpusat pada dopamin. Menurut riset Schultz(1998), dopamin dilepaskan sebagai respons terhadap petunjuk yang memprediksi penghargaan, dan rangsangan yang langsung menghasilkan sinyal yang lebih kuat daripada rangsangan masa depan yang abstrak
    • Riset Bunzeck & Düzel membuktikan bahwa otak memberi respons khusus terhadap kebaruan rangsangan (stimulus novelty), dan bahwa rangsangan baru memicu loop hippocampal-VTA yang memperkuat pembelajaran dan memori
    • Wittmann et al.(2007) menemukan bahwa sistem penghargaan aktif hanya dengan petunjuk yang memprediksi rangsangan baru
    • Sebaliknya, pada rangsangan yang sudah familier terjadi repetition suppression (supresi pengulangan) sehingga respons otak melemah
    • Inilah mekanisme penghargaan terhadap kebaruan yang membuat kita merasa antusias dan bersemangat saat memulai proyek baru
  • Menghindari rasa bersalah

    • Rasa bersalah yang muncul karena tidak mengerjakan tugas inti itu sendiri bisa menjadi emosi negatif yang terikat pada tugas tersebut
    • Rasa bersalah seharusnya mendorong kita mulai bekerja, tetapi justru kemungkinan besar memperkuat rasa bersalah itu sendiri saat hendak memulai, sehingga membentuk siklus tanpa akhir
  • Moral Licensing (Lisensi Moral)

    • Menurut riset Monin & Miller(2001), tindakan 'baik' di masa lalu menciptakan izin psikologis untuk tindakan 'buruk'
    • Setelah menyelesaikan aktivitas produktif di luar tugas inti (desain ulang portofolio, membuat situs resep, eksperimen AI lokal, dan sebagainya), otak tertipu merasa sudah cukup produktif sehingga menganggap tidak apa-apa jika tugas inti tidak dikerjakan
  • Efek Zeigarnik (Zeigarnik Effect)

    • Tugas yang belum selesai terus bertahan dalam memori kerja dan menimbulkan ketegangan kognitif, serta lebih mudah diingat dibanding tugas yang sudah selesai
    • Menurut riset Masicampo & Baumeister, sekadar membuat rencana yang konkret untuk tugas yang belum selesai saja sudah dapat meredakan beban kognitif
    • Sebaliknya, completion bias (bias penyelesaian) bekerja dengan membuat kita lebih memilih menuntaskan tugas kecil dan mudah lebih dulu daripada tugas penting yang sulit
    • Emosi positif dari menyelesaikan tugas kecil dan emosi negatif dari belum selesainya tugas besar bergabung sehingga rasa bersalah makin dalam

Solusi

  • Menghadirkan kembali kebaruan

    • Data dan sains menunjukkan dua penyebab utama: otak lebih menyukai kebaruan, dan berusaha melindungi kita dari emosi negatif yang terikat pada tugas yang harus dikerjakan
    • Untuk menghidupkan kembali minat pada proyek lama, perlu memasukkan rangsangan yang membuat proyek terasa baru lagi
    • Misalnya, mencoba teknik penyuntingan video yang baru bisa menjadi salah satu caranya
  • Pelabelan emosi (Affect Labeling)

    • Menurut riset Lieberman et al., memberi nama pada rangsangan emosional mengaktifkan rem korteks prefrontal
    • Karena penundaan digerakkan oleh emosi negatif, ketika emosi itu disadari secara eksplisit, respons penghindaran otomatis akan terhenti
  • Memaafkan diri sendiri (Self-Forgiveness)

    • Dalam riset Wohl, Pychyl & Bennett(2010), mahasiswa yang memaafkan diri sendiri atas penundaan belajar untuk ujian tengah semester secara signifikan mengurangi penundaan pada ujian tengah semester berikutnya
    • Memaafkan diri sendiri mengurangi rasa bersalah, sedangkan kritik terhadap diri sendiri justru memperbesar emosi negatif yang ingin dihindari otak
  • Pembentukan kebiasaan (Habit Formation)

    • Hambatan untuk mulai bisa diturunkan dengan menggabungkan petunjuk dan tugas (misalnya: "Saat duduk di meja pukul 9 pagi, kerjakan tugas inti selama 30 menit")
    • Memulai tugas adalah bagian yang paling sulit, dan memahami prinsip psikologis di balik penundaan itu sendiri membantu mengurangi rasa bersalah

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.