3 poin oleh GN⁺ 2025-11-07 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Mahkamah Pidana Internasional (ICC) meninggalkan Microsoft 365 yang sebelumnya digunakan dan beralih ke openDesk, alternatif open-source asal Eropa
  • Keputusan ini sejalan dengan dorongan untuk memperkuat kedaulatan digital di sektor publik Eropa
  • Platform ini dikembangkan oleh Zentrum Digitale Souveränität (Zendis) atas permintaan Kementerian Dalam Negeri Jerman, dan dioperasikan sebagai bagian dari proyek Digital Commons EDIC milik Uni Eropa
  • Setelah sanksi pada era pemerintahan Trump dan insiden pemblokiran akun Outlook, kekhawatiran di internal ICC terhadap ketergantungan pada teknologi AS makin meningkat
  • Pemerintah Belanda juga sedang menguji alat kolaborasi open-source Eropa, termasuk openDesk, melalui proyek ‘Mijn Bureau’

Keputusan ICC menghentikan Microsoft 365

  • Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengganti Microsoft 365 dengan openDesk
    • Menurut laporan harian Jerman Handelsblatt, peralihan ini berpotensi memicu arus baru di sektor publik Eropa
  • Microsoft menyatakan kepada Euractiv bahwa mereka “menganggap hubungan dengan ICC penting dan tetap dapat menyediakan layanan di masa depan”

Kekhawatiran atas ketergantungan digital di Eropa

  • Pemerintah di berbagai negara Eropa sudah lama mengkhawatirkan ketergantungan digital pada perusahaan IT AS
    • Kekhawatiran ini makin membesar setelah Donald Trump kembali menjabat sebagai presiden AS untuk kedua kalinya
  • Dalam kasus ICC, Trump menyatakan ketidakpuasan terhadap pengadilan tersebut dan memerintahkan sanksi terhadap jaksa kepala saat itu, Karim Khan
    • Pada Mei 2025, Associated Press melaporkan bahwa Khan kehilangan akses ke email Outlook
    • Microsoft mengonfirmasi bahwa Khan telah “diputuskan keterkaitannya (losgekoppeld)” dari layanan Microsoft, tetapi menegaskan tidak ada penghentian layanan untuk ICC secara keseluruhan

Latar belakang openDesk dan EDIC

  • openDesk yang diadopsi ICC dikembangkan oleh Zentrum Digitale Souveränität (Zendis)
    • Dibuat atas permintaan Kementerian Dalam Negeri Federal Jerman, dan merupakan bagian dari Digital Commons European Digital Infrastructure Consortium (DC‑EDIC)
  • EDIC adalah konsorsium tingkat Uni Eropa yang bertujuan untuk mengamankan kedaulatan digital

Proyek ‘Mijn Bureau’ di Belanda

  • Pemerintah Belanda juga sedang menguji alat kolaborasi open-source Eropa dengan nama ‘Mijn Bureau’
    • Proyek ini melibatkan Rijksoverheid (pemerintah pusat), Kota Amsterdam, dan VNG (asosiasi pemerintah daerah Belanda)
    • openDesk digunakan sebagai sistem email dalam proyek ini
  • Dalam dokumen kebijakan (position paper) yang baru dirilis, VNG menekankan perlunya mengamankan kedaulatan digital untuk memperkuat kedaulatan teknologi
    • Strategi Digital Belanda (NDS) juga menyebut penguatan ketahanan dan kemandirian digital sebagai tugas utama

Dampak bagi sektor publik Eropa

  • Peralihan ICC memiliki makna simbolis di tengah arus lembaga publik Eropa yang ingin mengurangi ketergantungan pada teknologi AS
  • Ada kemungkinan platform kolaborasi open-source buatan Eropa seperti openDesk akan menjadi alternatif standar di sektor publik
  • Tidak ada informasi tambahan dalam artikel asli

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.