1 poin oleh GN⁺ 2025-11-28 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Pada 2025, harga DRAM global melonjak drastis, dan industri menyebut lonjakan permintaan dari pusat data AI sebagai penyebab utama
  • Harga modul memori DDR5 naik 171,8% dibanding setahun lalu, dan pada beberapa produk bahkan ada kasus kenaikan lebih dari 4 kali lipat
  • Segelintir perusahaan seperti Samsung, SK hynix, dan Micron mendominasi pasar, sementara peralihan produksi ke HBM membatasi pasokan DRAM umum
  • Karena di masa lalu pernah ada riwayat kolusi harga, kenaikan kali ini juga memunculkan dugaan maksimalisasi keuntungan melalui pembatasan pasokan
  • Permintaan AI dan upaya perusahaan mengejar keuntungan saling bertemu, sehingga kemungkinan kelangkaan pasokan berlanjut hingga setelah 2026 dinilai tinggi

Lonjakan harga memori di seluruh dunia

  • Memasuki 2025, harga kontrak DRAM untuk server dan PC melonjak tajam dan dampaknya meluas ke pasar ritel
    • Contoh: produk 32GB Corsair DDR5(6000MHz) naik dari 110 dolar menjadi 442 dolar
    • Di beberapa wilayah seperti Jepang, muncul kebijakan pembatasan pembelian RAM, HDD, dan SSD
  • Harga NAND flash dan HDD juga ikut naik, dan perusahaan cloud besar membeli dengan harga yang naik hingga 50% dibanding kuartal sebelumnya
    • Beberapa perusahaan bahkan hanya menerima 70% dari volume pesanan mereka
  • Karena produksi DDR4 dihentikan, harga memori generasi lama juga naik; Samsung, SK hynix, dan Micron masih memperpanjang produksi, tetapi volumenya tetap terbatas
  • OEM PC dan integrator sistem melakukan panic buying untuk mengamankan stok, dan Asus hanya memiliki persediaan untuk 2 bulan
  • Raspberry Pi menaikkan harga model 4GB dan 8GB masing-masing sebesar 5 dolar dan 10 dolar akibat harga memori yang naik 120%
  • Kenaikan harga DRAM untuk pusat data memunculkan kemungkinan biaya server AI naik 10–25%
    • Karena pasokan HDD kurang, penggunaan SSD sebagai pengganti meningkat, dan permintaan NAND flash juga melonjak

Permintaan AI disebut sebagai penyebab resmi

  • Industri menjelaskan bahwa lonjakan harga disebabkan oleh meledaknya permintaan AI dan cloud serta keterbatasan pasokan
  • Proyek “Stargate” milik OpenAI memiliki kontrak 900 ribu wafer per bulan dengan Samsung dan SK hynix, setara dengan sekitar 40% produksi DRAM global
  • Micron telah menjual lebih dulu sebagian besar kapasitas produksi HBM hingga 2026, dan Samsung V9 NAND juga penuh dipesan bahkan sebelum dirilis
  • Pasar DRAM didominasi oleh tiga perusahaan: Samsung, SK hynix, dan Micron, dan pemulihan pasokan tertunda karena pengurangan produksi dan investasi sejak perlambatan ekonomi 2022
  • Peralihan ke HBM mengurangi produksi DRAM umum dan membentuk struktur prioritas produksi untuk produk dengan margin lebih tinggi
  • Kekosongan produksi DDR4 sedang ditutup sebagian oleh sejumlah perusahaan Tiongkok (CXMT, Jinhua), tetapi dampaknya terhadap pasar masih terbatas

Kasus kolusi harga DRAM di masa lalu

  • Pada 1998–2002, produsen besar seperti Samsung, SK hynix, dan Micron dinyatakan bersalah atas kolusi harga dan dijatuhi denda ratusan juta dolar
  • Pada periode lonjakan harga 2016–2018 juga muncul dugaan kolusi melalui pembatasan pasokan yang memicu gugatan class action, tetapi dibatalkan di tingkat banding
  • Riwayat ini membuat kecurigaan terhadap kenaikan harga saat ini terus berlanjut, termasuk kemungkinan adanya koordinasi diam-diam di dalam industri
  • Ketiga perusahaan sama-sama mempertahankan strategi serupa, seperti fokus pada produk bermargin tinggi seperti HBM, pengurangan produksi DDR4, dan penundaan peningkatan produksi DRAM standar
  • Pembangunan fab baru Micron di New York dan Idaho tertunda 2–3 tahun, sementara perusahaan justru fokus pada perluasan fasilitas produksi HBM

Struktur pasar dan konsentrasi keuntungan

  • Tiga perusahaan utama secara bersamaan menjalankan strategi menahan produksi dan fokus pada produk bermargin tinggi, yang menghasilkan efek stabilisasi harga pada level tinggi
  • Tidak ada persaingan penurunan harga antarpesaing, dan fokusnya adalah memaksimalkan keuntungan alih-alih memperbesar pangsa pasar
  • Permintaan AI memang faktor nyata, tetapi pembatasan pasokan bekerja menguntungkan profit perusahaan
  • Hasilnya, kinerja produsen DRAM pada kuartal III 2025 mencatat rekor tertinggi sepanjang masa, dan kelangkaan pasokan menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi perusahaan

Prospek ke depan

  • Kenaikan permintaan AI dan pusat data adalah faktor riil, tetapi pengendalian pasokan oleh segelintir perusahaan memperpanjang kenaikan harga
  • CEO Phison menyebut kekurangan NAND bisa berlangsung selama 10 tahun
  • AMD sedang mempertimbangkan kenaikan harga GPU, dan produsen laptop serta smartphone juga menghadapi tekanan biaya
  • Kelangkaan pasokan diperkirakan berlanjut hingga setelah 2026, dan tanpa pecahnya gelembung AI atau beroperasinya lini produksi baru, perbaikannya akan sulit
  • Situasi saat ini adalah “permainan yang dimenangkan perusahaan”, dengan konsumen dan produsen secara umum menanggung beban biaya

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.