4 poin oleh jhlee0409 2025-12-09 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Halo. Baru-baru ini saya pergi liburan ke luar negeri bersama teman-teman dan kebetulan menjadi bendahara. Setelah perjalanan selesai, proses memasukkan setumpuk struk satu per satu, merapikannya, lalu membagikannya terasa sangat merepotkan, jadi saya membuat dan ingin membagikan layanan web Donjwo ini.

Saya menyelesaikannya hanya dalam satu hari dengan memanfaatkan alat coding AI secara aktif (Vibe Coding).

1. Latar belakang pembuatannya

  • Saat bepergian ke luar negeri, struk dan tagihan kartu tercampur sehingga sulit dirapikan.
  • Mata uang lokal dan won Korea tercampur sehingga perhitungan kurs menjadi rumit.
  • Merekap siapa yang membayar item tertentu (dibagi rata, atau hanya orang tertentu) cukup merepotkan.

2. Fitur utama

  • Pengenalan struk dengan AI: Jika Anda mengunggah foto struk atau slip pembayaran kartu, model Google Gemini 2.5 Flash-Lite akan otomatis mem-parsing nama toko, tanggal, item, dan nominal. Bahkan struk yang rumit pun bisa dibaca dengan cukup akurat.
  • Perhitungan kurs otomatis: Riwayat pembayaran dalam mata uang asing seperti dolar ($) dikenali lalu otomatis dikonversi ke won Korea (₩) dan dijumlahkan.
  • Pembagian biaya yang praktis: Untuk setiap item yang dikenali, Anda bisa mengetuk orang yang akan ikut dihitung sehingga pembagian menjadi mudah.
  • Dukungan PWA: Tanpa perlu memasang aplikasi terpisah, layanan ini bisa ditambahkan ke layar utama dari web seluler dan digunakan seperti aplikasi.
  • Berbagi rekening: Rincian perhitungan akhir dan informasi rekening penerima transfer dapat disalin sebagai teks yang rapi untuk dibagikan.

Karena ini masih versi awal, masih banyak kekurangannya. Jika Anda membutuhkan pembagian biaya untuk perjalanan atau acara kumpul akhir tahun, silakan coba secara ringan dan saya akan sangat berterima kasih jika Anda memberikan masukan.

2 komentar

 
huiya 2025-12-15

Jika nilai tukar saat perjalanan sebenarnya berbeda dengan nilai tukar pada saat penyelesaian, saat mengajukan permintaan penyelesaian tampaknya ada kemungkinan seseorang bisa dirugikan. Bagaimana Anda menyelesaikan masalah seperti ini?
Selain itu, biaya penukaran mata uang berbeda-beda tergantung layanan yang digunakan masing-masing orang, dan jumlah akhirnya juga bisa berbeda. Saya penasaran pertimbangan apa yang ada terkait bagian ini.

 
jhlee0409 2025-12-15

Halo, terima kasih atas komentarnya. Saya akan langsung menjawab.

  1. Saat pertama kali mengembangkan, kami memikirkannya berdasarkan jumlah KRW yang benar-benar terpotong.
  2. Kami belum sempat mempertimbangkan biaya per kartu atau per layanan; sama seperti poin 1, kami mendasarkannya pada jumlah KRW yang benar-benar terpotong. Kami menggunakan penarikan dalam KRW sebagai acuan, dan karena kami berpikir nilai tukar/biaya perlu ditinjau bersama sebelumnya, kami tidak mempertimbangkannya secara terpisah.

Kesimpulannya, kami melanjutkan dengan asumsi bahwa selalu ada jumlah dalam KRW yang tercatat oleh perusahaan kartu maupun layanan.
Terima kasih.