- Richard Stallman menunjukkan bahwa ChatGPT adalah sistem yang tidak memiliki kecerdasan, dan hanya menggabungkan kata-kata tanpa memahami maknanya
- Karena sistem ini menghasilkan keluaran tanpa memedulikan apakah itu benar atau tidak, ia menyebutnya sebagai “bullshit generator”
- Ia memperingatkan bahwa kesalahpahaman publik yang menganggap sistem generatif ini memiliki kecerdasan melahirkan kepercayaan yang keliru
- ChatGPT adalah perangkat lunak tertutup yang tidak memungkinkan pengguna mendapatkan berkas eksekusi atau kode sumber, dan hanya bisa diakses melalui server
- Cara kerja yang menjalankan komputasi di server milik pihak lain harus ditolak karena merusak kebebasan komputasi pengguna
Sifat noncerdas ChatGPT
- Stallman mendefinisikan ‘kecerdasan (intelligence)’ sebagai kemampuan untuk memahami atau mengetahui
- ChatGPT tidak mengetahui makna dari keluaran yang dihasilkannya, bahkan tidak menyadari bahwa kata-kata memiliki makna
- Karena itu, ChatGPT dipandang sebagai sistem penggabungan bahasa semata, bukan kecerdasan
Karakter sebagai “bullshit generator”
- Ia menyebut ChatGPT sebagai “bullshit generator”, yang berarti sistem yang menghasilkan hasil tanpa memedulikan apakah itu benar atau tidak
- Ia juga menyebut bahwa sistem generatif lain memiliki masalah yang sama
Kepercayaan publik yang keliru
- Banyak orang keliru mengira bahwa sistem seperti ini memiliki kecerdasan, sehingga menaruh kepercayaan yang salah
- Stallman mendorong penyebaran kesadaran bahwa sistem semacam ini tidak boleh dipercaya
Masalah sebagai perangkat lunak tertutup
- ChatGPT adalah perangkat lunak tertutup yang tidak diungkapkan dan tidak bisa disalin atau dijalankan oleh pengguna
- Bahkan berkas eksekusinya pun tidak disediakan, dan hanya bisa digunakan melalui server OpenAI
- Struktur seperti ini membuat pengguna bergantung pada server dan tidak memungkinkan penggunaan secara mandiri
Perusakan kebebasan komputasi
- Stallman menegaskan bahwa menjalankan komputasi sendiri di server milik orang lain berarti menghancurkan kebebasan komputasi
- Ia mengutip dokumen filsafat GNU sambil mengajukan pertanyaan mendasar: “siapa yang sebenarnya dilayani oleh server itu”
Sumber: Richard Stallman, “Reasons not to use ChatGPT”, stallman.org, 2024
Hak cipta: Teks ini boleh disalin dan didistribusikan dengan syarat yang sama sesuai pemberitahuan pada naskah asli
Belum ada komentar.