- Pada 2025, passkey masih menyisakan masalah pengalaman pengguna dan ketergantungan pada vendor, meski terus dibahas dari sisi keamanan dan kemudahan
- FIDO Credential Exchange yang baru diperkenalkan memang memungkinkan perpindahan antar penyedia, tetapi masalah friksi lintas platform dan fragmentasi masih tetap ada
- Risiko tidak bisa dibackup dan terkunci oleh pengelola platform seperti Apple, Google, Microsoft masih berlanjut, dan desain UI yang membatasi pilihan pengguna juga dikritik
- Konsep passkey yang sulit dipahami serta komunikasi layanan yang menimbulkan salah paham menurunkan kepercayaan pengguna umum
- Untuk melindungi akun penting, penggunaan Credential Manager yang bisa dikendalikan sendiri dan hardware key seperti Yubikey menjadi penting
Ringkasan TL;DR
- Passkey masih memiliki kekurangan, dan pengguna perlu memahaminya lalu memakainya sesuai kebutuhan masing-masing
- Hanya mengandalkan Credential Manager dari penyedia platform (Apple, Google, Microsoft) membawa risiko tidak bisa dibackup dan akun terkunci
- Disarankan memakai Credential Manager yang bisa dibackup seperti Bitwarden, Vaultwarden
- Perlu sinkronisasi berkala ke Credential Manager eksternal melalui FIDO Credential Exchange
- Untuk akun penting seperti email, gunakan Yubikey sebagai penyimpanan passkey, dan pertahankan kata sandi kuat + TOTP sebagai sarana pendukung
- Jika akses ke Credential Manager hilang, jalur pemulihan harus diperiksa sebelumnya
Perubahan dalam 1 tahun terakhir
- Perubahan utama adalah adopsi spesifikasi FIDO Credential Exchange
- Ini memungkinkan pemindahan kredensial antar penyedia passkey
- Namun, friksi antar platform dan keterputusan ekosistem masih tetap ada
- Passkey di perangkat yang berbeda bisa menjadi terfragmentasi, dan pengguna mungkin tidak menyadarinya
- Passkey di perangkat Apple tidak bisa disinkronkan ke perangkat non-Apple, sementara Google dan Microsoft memungkinkan sebagian kasus
- Pengguna Apple bisa merasakan ketergantungan yang lebih kuat
Konsep passkey yang sulit dipahami
- Kata sandi mudah dipahami secara intuitif sebagai “sesuatu yang saya tahu”, dan SMS 2FA sebagai “sesuatu yang bisa saya terima”
- Sebaliknya, passkey adalah faktor autentikasi yang tidak terlihat, yang tidak bisa diperiksa atau dicetak langsung oleh pengguna
- Ada proses kepercayaan terhadap Credential Manager, tetapi passkey cenderung melewati tahap membangun kepercayaan itu
- Bahkan pakar keamanan pun bisa bingung soal cara kerja passkey, menunjukkan tingginya hambatan pemahaman
Masalah ‘thought leadership’ dan edukasi pengguna
- Sebagian tokoh industri berpendapat bahwa “belajar mengelola kata sandi adalah kegagalan industri”,
tetapi kenyataannya passkey juga tetap menuntut pemahaman tentang Credential Manager
- Pengguna yang lebih memilih kata sandi dan TOTP belum tentu karena arogan, melainkan bisa karena masalah kegunaan
- Keyakinan bahwa passkey bisa berjalan tanpa edukasi pengguna adalah pandangan yang jauh dari realitas
- Jika setelah benar-benar memahami passkey seseorang tetap memilih cara lain, maka passkey telah gagal bagi pengguna tersebut
Ketergantungan pada vendor yang masih ada
- Meski FIDO Credential Exchange sudah ada, friksi dalam penggunaan nyata dan desain UI yang menggiring pilihan tetap meningkatkan biaya berpindah
- Modal pembuatan passkey di Apple pada dasarnya mengarahkan pengguna ke Apple Keychain,
sementara opsi lain seperti security key atau Android disembunyikan di ‘Other Options’
- Pilihan pengguna tidak diingat, dan setiap kali kembali ke nilai bawaan
- Google Chrome juga punya struktur serupa dan mengarahkan pengguna untuk tetap berada di ekosistem platform
- Ini bukan sekadar soal lokasi penyimpanan, melainkan berujung pada ketergantungan di seluruh pengalaman pengguna
Kehilangan data di cloud keychain
- Kasus passkey hilang dari Apple Keychain, atau tidak bisa dibuat maupun digunakan di perangkat Android, masih terus terjadi
- Dalam beberapa kasus, bahkan reset perangkat tidak bisa memulihkan, sehingga akses ke akun pengguna benar-benar terblokir
- Masalah seperti ini menyebabkan turunnya kepercayaan terhadap passkey
Akun terkunci oleh vendor
- Dalam kasus akun Apple terkunci, semua passkey ikut hilang dan tidak bisa dipulihkan
- Kasus serupa juga ada di Google dan Microsoft
- Satu tindakan pada satu akun saja bisa menimbulkan risiko hancurnya semua kredensial
Komunikasi layanan autentikasi yang memicu salah paham
- Beberapa layanan menjelaskan seolah-olah “passkey mengirim data wajah atau sidik jari”
- Padahal, data biometrik sebenarnya tidak keluar dari perangkat,
tetapi pengguna umum bisa salah paham menjadi ‘wajah/sidik jari dikirim lewat internet’
- Penjelasan seperti ini memicu ketidakpercayaan dan penolakan terhadap passkey
- UI dari penyedia platform juga gagal menghilangkan salah paham tersebut
Layanan autentikasi yang membatasi pilihan pengguna
- Beberapa situs web masih hanya mengizinkan satu passkey, atau
memaksa passkey yang terikat pada platform saja melalui opsi authenticatorAttachment
- Ini memblokir penggunaan security key atau Credential Manager non-platform
- Beberapa situs bahkan mencoba mendaftarkan passkey secara otomatis saat login tanpa persetujuan sebelumnya, menunjukkan praktik yang tidak etis
Kesimpulan dan rekomendasi
- Sebagian besar masalah berasal dari struktur pengelolaan passkey yang berpusat pada penyedia platform
- Pengguna perlu memakai Credential Manager yang bisa mereka kendalikan sendiri untuk
mengurangi risiko akun terkunci dan kehilangan data, serta melakukan backup rutin
- Yubikey (firmware 5.7 atau lebih baru) dapat menyimpan hingga 150 passkey
- Untuk sebagian akun, ini bisa menggantikan software Credential Manager
- Karena akun email adalah inti dari jalur pemulihan,
perlu memakai hardware key + kata sandi kuat + TOTP secara bersamaan dan menjaga backup offline
- Platform seperti Apple dan Google perlu mengingat pilihan pengguna dan
menyajikan pilihan security key maupun penyedia lain secara setara di UI
- Pengembang perlu menghindari pemfilteran awal di WebAuthn API,
dan baru melakukan pendaftaran passkey setelah memberi tahu pengguna dengan jelas
- Prinsip utamanya adalah memastikan kendali pengguna dan persetujuan (consent)
Belum ada komentar.