6 poin oleh princox 2026-03-15 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Pengusaha teknologi Sydney, Paul Conyngham, memanfaatkan ChatGPT untuk mengeksplorasi ide terapi dan menganalisis data genetik setelah anjing peliharaannya, Rosie, didiagnosis menderita mast cell tumor ganas pada 2024. Bekerja sama dengan tim peneliti UNSW, ia membandingkan mutasi sel normal dan sel kanker melalui DNA sequencing, lalu mengidentifikasi target terapi dengan algoritma machine learning sebelum merancang vaksin mRNA yang dipersonalisasi.

Setelah suntikan pertama pada Desember tahun lalu, tumor yang awalnya sebesar bola tenis menyusut sekitar 50%, dan Associate Professor of Computational Biology di UNSW, Martin Smith, mempertanyakan, “Mengapa ini belum pernah dicoba pada pasien manusia?” Direktur UNSW RNA Institute, Pall Thordarson, mengatakan ini adalah vaksin kanker personal pertama yang diterapkan pada anjing.

Ini adalah contoh menarik tentang bagaimana seorang citizen scientist memanfaatkan alat AI untuk berkolaborasi dengan lembaga riset profesional dan menghasilkan capaian medis yang nyata, sekaligus menunjukkan potensi terapi kanker personal serta masa depan riset medis berbasis AI.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.