10 poin oleh xguru 2020-10-09 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Situs web visualisasi interaktif yang menggunakan WebGL

  • Menampilkan 119.617 bintang di sekitar tata surya kita

  • Bisa digerakkan/diperbesar/diperkecil dengan mouse dan nama bintang dapat diklik (87 bintang yang telah dikenal)

  • Mode Tour memberikan penjelasan sambil bergerak makin jauh ke luar mulai dari Matahari (lokasi Voyager 1, skala tahun cahaya, Alpha Centauri, dll.)

  • Mode Galaxy View adalah ilustrasi buatan seniman berdasarkan galaksi spiral NGC 1232 yang mirip dengan Bima Sakti

  • Akurasi ilmiahnya tidak dijamin, sehingga tidak cocok untuk keperluan navigasi antarbintang

2 komentar

 
ffdd270 2020-10-09

https://www.youtube.com/channel/UC3nx4IfI18CjTl20b4QfnIA ( Carl Sagan, Pale Blue Dot )

Saat di-zoom in, Matahari terlihat sangat besar. Tetapi ketika di-zoom out sampai mentok, melihat Tata Surya kita yang hanya menempati kira-kira satu dari sekian banyak piksel membuat saya teringat tulisan berjudul Pale Blue Dot. Anda bisa menonton video di atas, atau membaca tulisan di bawah ini.

"Dilihat dari jarak sejauh ini, Bumi tidak tampak istimewa. Tetapi bagi umat manusia, itu berbeda. Pikirkan kembali titik itu. Titik itu adalah tempat kita berada. Di sanalah rumah kita, dan diri kita sendiri. Semua orang yang Anda cintai, yang Anda kenal, yang pernah Anda dengar, dan semua manusia yang pernah ada, menjalani hidup mereka di atas titik kecil itu. Semua kegembiraan dan penderitaan kita ada di atas titik itu; ribuan agama, ideologi, dan sistem ekonomi yang begitu percaya diri dalam sejarah umat manusia; semua pemburu dan peramu; semua pahlawan dan pengecut; mereka yang membangun peradaban dan mereka yang menghancurkannya; raja-raja dan petani jelata; para pemuda dan pemudi yang jatuh cinta; ibu dan ayah; serta anak-anak yang penuh mimpi; para penemu dan penjelajah; guru yang mengajarkan etika dan moral serta politikus yang korup; mereka yang disebut "superstar" atau "pemimpin agung"; para santo maupun pendosa, semuanya hidup di titik kecil seperti debu itu yang tergantung dalam seberkas cahaya Matahari.

Di stadion semesta yang begitu luas, Bumi hanyalah panggung yang sangat kecil. Pikirkan sungai darah yang ditumpahkan oleh mereka yang dibunuh oleh tak terhitung jumlah jenderal dan kaisar dalam sejarah manusia demi menikmati kemuliaan dan kemenangan, meski hanya sebentar, atas sebagian amat kecil dari titik itu. Pikirkan tak terhitung banyaknya kekejaman yang dilakukan oleh orang-orang dari satu sudut kecil piksel itu terhadap orang-orang di sisi lain dari piksel yang sama, yang penampilannya pun nyaris tak bisa dibedakan. Pikirkan betapa sering kesalahpahaman terjadi, betapa sering mereka berusaha saling membunuh, dan betapa kuat kebencian mereka. Gaya kita yang berpura-pura agung, keyakinan kita bahwa diri kita penting, dan delusi bahwa kita menempati posisi istimewa di alam semesta kehilangan dasarnya hanya dengan melihat cahaya biru pucat itu. Bumi tempat kita hidup adalah satu titik yang kesepian di dalam kegelapan semesta yang sangat besar di sekeliling kita. Jika kita memahami betapa kecil dan tak berharganya kita di dalam semesta yang luas itu, kita akan menyadari bahwa sekalipun kita menghancurkan diri sendiri, tidak akan ada bantuan dari luar yang datang menyelamatkan kita.

Sejauh yang diketahui saat ini, Bumi adalah satu-satunya tempat yang dapat menopang kehidupan. Setidaknya dalam waktu dekat tidak ada planet yang bisa dihuni manusia dengan berpindah ke sana. Mungkin ada planet yang bisa dikunjungi sebentar, tetapi belum ada tempat untuk menetap. Suka atau tidak, umat manusia harus bertahan di Bumi untuk sementara waktu. Katanya, mempelajari astronomi membuat kita rendah hati dan membentuk karakter. Foto yang menunjukkan dunia tempat kita hidup dari kejauhan ini barangkali adalah bukti terbaik betapa bodohnya kesombongan yang dirasakan manusia. Bagi saya, foto ini menegaskan tanggung jawab kita untuk lebih saling peduli, serta menjaga dan melestarikan titik biru pucat itu, satu-satunya tempat hidup yang kita kenal." , Pale Blue Dot. Carl Sagan ( sumber: https://ko.wikipedia.org/wiki/… )

Semoga semuanya menikmati Hari Hangeul dengan tenang.

 
ffdd270 2020-10-09

https://www.youtube.com/watch?v=x-KnsdKWNpQ

Tautan di atas sepertinya ke channel. Yang ini videonya. OTL