Tren Teknologi Konsumen 2021 [slide 203 halaman]
(heartcore.com)Laporan dari Heartcore Capital, VC teknologi konsumen asal Eropa
-
Retail : pertumbuhan D2C/Shopify, kembalinya home shopping (host belanja menjadi influencer), livestreaming
-
Food : bahan makanan akhirnya online, unbundling alih-alih one-stop shop, model dark-store akan menang di kota, jaringan restoran mulai meluncurkan merek delivery mereka sendiri
-
Finance : Crowd, SPAC, NeoBanks, semua perusahaan bisa menjadi perusahaan fintech
-
Insurance : mendesain ulang asuransi dari dasar, Monoliners vs Bundlers, Embedded Insurance
-
Travel : perjalanan outdoor & adventure, spesialisasi Airbnb
-
Housing : WFH, Digital Nomads
-
Mobility : E-Bikes, EV, kendaraan otonom penuh masih jauh
-
Media : pertumbuhan pesat TikTok, media sosial lama sedang cepat meniru pesaing, kebangkitan vertical social network
-
Gaming : pertumbuhan game mobile terus berlanjut, konsumen ikut membuat game bersama (Roblox), komunikasi dalam game menjadi makin penting
-
Health : konsumen makin menerima telemedicine, telemedicine berevolusi menjadi omnichannel, kebangkitan platform layanan berbasis membership, wearable terintegrasi dengan produk/layanan yang sudah ada
-
Education : masih banyak yang perlu didigitalisasi, tumbuh pesat karena pandemi, universitas yang ada harus berubah menyesuaikan ini. "After school there is more school"
-
Crypto : mata uang kripto dapat mendefinisikan ulang semua kategori konsumen, DeFi, NFT
1 komentar
Dark store: pusat logistik berbentuk toko raksasa yang tidak menerima pelanggan umum, dan hanya dikunjungi kurir pengiriman online
Di Korea, ini merujuk pada layanan seperti B Mart milik Baemin.