35 poin oleh xguru 2021-06-14 | 3 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Filosofi yang baik untuk menjalani kehidupan kerja adalah "Always be quitting"

  • Bukan berarti Anda harus terus berpikir untuk resign, melainkan bertindak dengan cara yang membuat Anda bisa pergi kapan saja

→ Ini akan menjadikan Anda insinyur yang lebih baik dan membuka peluang untuk berkembang

→ Mirip dengan "membuat diri Anda bisa digantikan" dan "mengotomatiskan pekerjaan Anda di tempat kerja"

  • Intinya adalah membuat diri Anda "tidak menjadi sosok yang wajib ada": NOT being indispensable

→ Jika Anda menjadi sosok yang tak tergantikan, Anda akan terjebak di pekerjaan tertentu dan kehilangan kesempatan cuti maupun bertumbuh

→ Jika pekerjaan itu nantinya tidak lagi dibutuhkan, posisi Anda pun ikut tidak dibutuhkan

  • Ironisnya, menjadi sosok yang disposable justru membebaskan Anda

→ Akan lebih mudah untuk berkembang ke peran yang lebih tinggi, dan lebih mudah pula berpindah proyek yang sedang Anda kerjakan

  • Cara-cara konkretnya
  1. Dokumentasikan pengetahuan Anda.

→ Saat seseorang bertanya kepada Anda, itu menandakan ada celah dalam dokumentasi yang Anda buat.

→ Tulis jawabannya di mana saja—dokumen, bug, komentar kode—agar penerus Anda tidak perlu bergantung pada Anda.

  1. Dokumentasikan rencana jangka panjang.

→ Buat agar orang bisa melihat rencana ini dan memahami apa yang akan terjadi pada proyek ke depan, meski Anda tidak menjelaskannya secara real-time.

→ Susun rencana sejak beberapa bulan sebelumnya, agar rekan kerja tidak kebingungan sejak hari pertama meski Anda pergi.

  1. Dokumentasikan rapat.

→ Dokumentasikan semua rapat yang Anda hadiri dan bagikan di dalam tim; tulis siapa yang hadir, apa yang dibahas, dan bagaimana keputusan diambil.

→ Rujuk notulen rapat ini dari dokumen desain. Penerus Anda akan membutuhkannya untuk catch up.

  1. Undang orang lain ke rapat.

→ Jika itu bukan rapat 1:1 dan Anda satu-satunya orang dari tim yang ikut rapat, undang orang lain juga.

→ Sudut pandang lain memang berguna, tetapi yang lebih penting adalah menghindari diri Anda menjadi satu-satunya contact point.

  1. Latih orang-orang di sekitar Anda.

→ Tujuannya adalah agar mereka bisa mandiri. (Ini biasanya yang dimaksud sebagai level senior dalam engineering ladder pada umumnya)

→ Bantu mereka memahami rencana dan teknik yang ada, serta mampu memanfaatkan dokumentasi

  1. Cari dan latih penerus Anda.

→ Jika Anda ingin mengubah peran (Role) Anda, Anda harus bisa digantikan. Temukan orang yang bisa menggantikan Anda dan bimbing mereka secara aktif dan berkelanjutan.

  1. Berikan otoritas (Power) kepada orang lain.

→ Percayalah bahwa mereka akan melakukan hal yang benar.

→ Jika Anda berada di posisi kepemimpinan, jangan biasakan orang lain harus meminta izin kepada Anda.

→ Biarkan mereka memilih sendiri, dan arahkan agar mereka membuat pilihan berdasarkan data yang tepat.

  1. Jangan jadikan diri Anda PoC(Point of Contact).

→ Buat mailing list atau saluran komunikasi lain yang bisa melibatkan orang lain, lalu perluas penggunaannya.

  1. Delegasikan (Delegate)

→ Jika Anda sudah memberi orang lain wewenang, melibatkan mereka dalam grup dan rapat, serta mendokumentasikan pengetahuan, berarti mereka siap menjalankan pekerjaan Anda.

→ Delegasikan pekerjaan yang bisa membuat mereka berkembang, dan fokuslah pada hal-hal yang hanya bisa Anda lakukan.

  1. Teruslah belajar.

→ Kembangkan pengetahuan di bidang yang Anda minati, dan pertahankan agar tetap menyenangkan.

→ Jika bidang itu selaras dengan masa depan yang Anda tuju, itu nilai tambah!

  • Semua ini bukan berarti melepas tanggung jawab.

→ Anda tetap harus bertanggung jawab atas proyek dan tim Anda, dan terus menjalankan peran Anda selama masih memegangnya.

→ Ini penting karena tanggung jawab tersebut akan membuka pintu baru bagi Anda.

  • Jika Anda melakukan semua hal di atas, Anda akan membuat bukan hanya diri Anda sendiri, tetapi juga seluruh tim menjadi lebih baik.

→ Ini juga bisa dilakukan saat Anda masih menjadi IC(Individual Contributor, non-manajerial), dan pada praktiknya berarti Anda sedang melatih sebagian keterampilan Staff/Principal+ engineer.

3 komentar

 
bichi 2022-07-15

Setidaknya, saya pikir isi di sini harus diterapkan 100% tanpa pengecualian agar sebuah perusahaan dapat berfungsi secara normal.

 
dua804 2021-06-14

Saya juga menetapkan standar saya sendiri dalam pekerjaan, yaitu “pekerjaan harus tetap berjalan meski tanpa saya. Jika saya ada, pekerjaan itu harus menjadi lebih baik,” dan saya berusaha untuk menjaganya.

 
xguru 2021-06-14

Sebagiannya memang nasihat yang terasa agak “hah?”. Cocok untuk organisasi besar, tetapi bisa juga kurang pas untuk organisasi startup.

Namun, saya rasa mendokumentasikan pengetahuan dan rapat, melatih orang, memberi wewenang, mendelegasikan, dan selalu bersikap mau belajar itu adalah hal yang baik.

Di HN juga ada banyak pendapat pro dan kontra soal tulisan ini https://news.ycombinator.com/item?id=27456222