18 poin oleh chris 2022-04-28 | 3 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Shape Up adalah proses pengembangan produk yang pertama kali dirancang oleh tim Basecamp, pembuat perangkat lunak manajemen proyek dan email HEY.

Tim Relate, startup pembuat SaaS CRM penjualan, menggunakan proses Shape Up ini dengan sedikit modifikasi, dan seperti yang dijelaskan dalam artikel, ada berbagai karakteristik unik. Di antaranya termasuk fitur-fitur berikut:

  1. Tidak menulis spesifikasi produk. Sebagai gantinya, mereka menyampaikan bentuk dan rupa yang abstrak pada tingkat yang sesuai (=shape). Mereka juga (hampir) tidak membuat high-fidelity wireframe atau prototype. Setelah siklus dimulai, engineer langsung menulis kode berdasarkan shape yang dibuat melalui Shaping, lalu product lead mengelola keseluruhan siklus sambil merespons isu yang muncul.

  2. Memiliki siklus total 4 minggu, terdiri dari 3 minggu periode pengembangan dan 1 minggu periode cooldown. Selama cooldown, mereka melalui proses meningkatkan kualitas hasil yang dibuat selama 3 minggu tersebut, termasuk QA.

  3. Mengembangkan lebih sedikit atau dengan cara berbeda. Membuat lebih banyak bukan selalu hal yang baik. Mereka fokus pada penyelesaian masalah pelanggan dan memikirkan bagaimana cara menyelesaikannya dengan metode yang paling sederhana.

3 komentar

 
nicewook 2022-04-28

Simpel. Saya suka kata kunci itu.

 
kbumsik 2022-04-28

Startup kami juga menggunakan Shape Up, tetapi ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  1. Jangan memasukkan terlalu banyak shape dalam satu siklus. Kalau terlalu ambisius, akhirnya satu developer ditugaskan untuk tiap fitur, dan karena ini adalah cara pengembangan yang mengutamakan otonomi, bisa-bisa orang tersebut malah harus menangani sendiri semuanya, mulai dari shaping (perencanaan) sampai pengembangan.
  2. Pengambil keputusan tidak boleh ikut campur di tengah building cycle. Karena pendekatan ini mengutamakan otonomi, kalau atasan ikut campur di tengah jalan, siklus itu pada dasarnya sudah gagal. Diskusi yang benar-benar memadai dengan pengambil keputusan harus dilakukan pada periode betting saat menentukan Shape yang akan dikembangkan.

Perusahaan kami sempat melalui trial and error sebelum metode pengembangan Shape Up benar-benar mapan, tetapi kalau poin-poin penting ini tidak dijaga dengan baik, satu siklus bisa hangus sepenuhnya, jadi metode pengembangan ini memang perlu dipelajari dengan cukup mendalam.