5 poin oleh xguru 2023-02-02 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Saat situs web pertama Amazon dibuka pada masa awal 1994-95, mereka memutuskan untuk langsung memakai ISBN 10 digit untuk pengindeksan
  • Namun kemudian diketahui bahwa ISBN sangat banyak disalahgunakan di Amerika Serikat
    • Bowker, agensi resminya, mengenakan biaya besar untuk ISBN, dan perusahaan kecil kadang menggunakannya kembali
  • Karena itu, kode verifikasi checksum ISBN dihapus, tetapi nilai kunci 10 karakter tetap dipertahankan
    • Kode itu juga harus diberikan ke barang non-buku yang tidak memiliki ISBN, dan membeli ISBN dari Bowker juga terasa memberatkan
  • Maka diputuskan untuk membuat ASIN dengan perubahan kode seminimal mungkin
    • Untuk buku, cukup gunakan ISBN
    • Untuk selain itu, sempat diusulkan nomor seri 10 karakter berbasis BASE62 (26 huruf besar-kecil dan angka),
    • tetapi karena dikhawatirkan huruf besar dan kecil akan menimbulkan kebingungan, akhirnya dipilih BASE36 (huruf dan angka)
    • Karena ada orang-orang yang menginginkan ASIN khusus, semua yang diawali A diberikan kepada mereka, dan penomoran dimulai dari B000000000 (untuk Bezos?!)
  • Nama resminya adalah ASIN: Amazon Standard Identification/Item Number
    • Tetapi juga disebut sebagai "It’s A SIN that we even have to do this"
  • Jika mencari ASIN di halaman Amazon, untuk buku itu adalah ISBN 13 digit yang dihapus awalan 978-nya
  • Selain itu, kebanyakan dimulai dengan B0
  • Jika dihitung dari sini,
    • ASIN yang dibuat sekitar 1997-8 menunjukkan bahwa hingga 2016, Amazon telah membuat dan menggunakan 100 miliar ASIN
    • Dan antara 2016 hingga saat ini (2021), mereka membuat lebih dari 6 kali lipat jumlah itu
    • Total ASIN yang bisa dimulai dengan B adalah 101,559,956,668,416 (101 triliun 559 miliar)

1 komentar

 
xguru 2023-02-02

ISBN diperkenalkan pada tahun 1970, dan sebelum 2007 hanya diberikan dalam 10 digit.
Setelah itu, ISBN mulai diberikan dalam 13 digit agar sesuai dengan European Article Number (EAN). (ISBN-13)