1 poin oleh GN⁺ 2023-07-10 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Komedian dan penulis Sarah Silverman, Christopher Golden, dan Richard Kadrey menggugat OpenAI dan Meta atas pelanggaran hak cipta.
  • Gugatan ini menuduh bahwa ChatGPT milik OpenAI dan LLaMA milik Meta dilatih menggunakan dataset yang diperoleh secara ilegal, termasuk karya-karya mereka.
  • Para penulis mengklaim bahwa buku-buku mereka dapat diakses dalam dataset yang digunakan Meta untuk melatih model LLaMA.
  • Gugatan ini mencakup enam tuntutan terkait berbagai jenis pelanggaran hak cipta, kelalaian, keuntungan yang tidak adil, dan persaingan tidak sehat.
  • Para penulis menuntut ganti rugi menurut ketentuan hukum, pengembalian keuntungan, dan lainnya.
  • Pengacara yang mewakili para penulis mengatakan mereka telah dihubungi oleh penulis dan penerbit lain yang khawatir tentang kemampuan ChatGPT menghasilkan teks yang mirip dengan materi berhak cipta.
  • Sebelumnya juga pernah diajukan gugatan serupa terhadap perusahaan AI yang menantang batas-batas hak cipta.
  • Hasil gugatan ini dapat berdampak besar pada industri AI dan hukum hak cipta.
  • Meta, OpenAI, dan Joseph Saveri Law Firm tidak menanggapi permintaan komentar.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-07-10
Pendapat Hacker News
  • Gugatan telah diajukan dengan tuduhan bahwa OpenAI dan Meta menggunakan materi berhak cipta dari situs bajakan buku dalam dataset pelatihan mereka.
  • Fakta bahwa model AI dapat merangkum buku dengan menggunakan materi berhak cipta tanpa mengakses buku tersebut secara langsung menimbulkan pertanyaan.
  • Dibuat pembedaan antara materi pelatihan yang dapat diakses secara bebas dan materi yang diperoleh secara ilegal melalui torrent.
  • Legalitas penggunaan torrent bajakan untuk melatih model AI sedang diperdebatkan.
  • Dibahas masalah bahwa buku Sarah Silverman termasuk dalam data pelatihan, dan sebagian pihak berpendapat bahwa ini bisa menjadi kasus pelanggaran yang jelas.
  • Penggunaan transformatif dipertimbangkan sebagai kemungkinan pembelaan karena model AI merangkum buku dengan cara mereduksinya menjadi fakta.
  • Muncul pertanyaan terkait model AI yang membagikan informasi yang dipelajari tanpa izin.
  • Dipertimbangkan kemungkinan bahwa model AI dapat menyintesis ringkasannya sendiri dari ulasan buku dan ringkasan yang ada di data pelatihan.
  • Standar ganda antara individu yang menghadapi masalah hukum karena menggunakan torrent dan model AI yang memakai materi bajakan mendapat kritik.
  • Kemampuan model AI untuk memberikan kutipan yang akurat dari buku berhak cipta menimbulkan pertanyaan.
  • Kemungkinan gugatan class action terhadap OpenAI dan Meta sedang dibahas, tetapi kelayakan dan profitabilitas gugatan semacam itu masih belum pasti.