Bukankah itu berarti Anda tidak menyukai inovasi semacam itu? Rasanya seperti disebarkan hampir setingkat siaran pers; sepertinya ada kepentingan tertentu yang terlibat.

 

Setiap kali melihat pembahasan tentang protokol terbuka seperti ini, saya jadi merasa email benar-benar merupakan sistem yang luar biasa.
Sekarang hal itu terasa terlalu biasa sampai kita nyaris tidak menyadarinya, tetapi fakta bahwa kita bisa mengirim email kepada siapa pun hanya dengan mengetahui alamatnya, tanpa peduli mereka pengguna layanan yang mana, adalah sesuatu yang sangat keren.

Mungkin kalau email baru muncul pertama kali di zaman sekarang, bisa jadi email hanya bisa dikirim dan diterima lewat aplikasi milik perusahaan tertentu, atau akan jauh lebih sulit bagi layanan email baru untuk muncul.

Kemarin saya melihat tulisan yang berbunyi, "Seorang lansia berusia 80-an mengatakan pemberitahuan rumah sakit tidak lagi datang lewat SMS, melainkan lewat KakaoTalk, jadi bahkan setelah memasang aplikasinya pun ia tidak bisa menggunakannya," dan saya cukup terkejut karena di kolom komentar banyak reaksi yang menyalahkannya dengan mengatakan bahwa ia "sudah tua dan tidak lagi mau belajar."

Menurut saya, persoalannya lebih dekat pada mengapa orang dibuat bergantung pada layanan tertentu, padahal sudah ada sarana standar yang digunakan luas seperti SMS, ketimbang pada seberapa besar kemauan tiap individu untuk belajar.

Mungkin ini terdengar seperti angan-angan, tetapi saya berharap akan ada lebih banyak protokol terbuka seperti ATProto atau email, yang memungkinkan siapa pun terhubung dengan bebas.

 

Akan bagus kalau /btw bisa dipetakan ke keyboard sehingga kita bisa mengirim kueri.

 

Sepertinya lebih tepat ditulis sebagai kronologi kebocoran, bukan jalur kebocoran... tapi saya tidak bisa mengedit tulisannya.

 

Konsep P95 ini sangat bagus, jadi saya mulai mencari tahu siapa paus P95 dalam produk kami!!

 

Pada dasarnya saya cuma jadi wajah publik saja, dan yang benar-benar memimpin repo lalu membongkar serta memperbaikinya itu dua maintainer OMC/OMO.

 
kunggom 23 hari lalu | induk | di: Plugin Codex OpenAI untuk Claude Code (github.com/openai)

Bahkan saat memakai Claude Opus, cukup sering ada hal yang terlewat dalam review internalnya tetapi berhasil ditangkap oleh GPT, jadi saya memakai Claude Code dan Codex secara bergantian; ternyata sekarang bahkan ada yang seperti ini.
Untuk saat ini token di sisi Codex sudah habis, jadi agak sulit untuk langsung mencobanya, tetapi sebentar lagi saya harus mencobanya sekali.

 

Jelas ini orang yang namanya dan afiliasinya sempat dipublikasikan dalam artikel berita akhir tahun lalu sebagai "heavy user global nomor 1", lho.

[Liputan] "Pengguna Claude nomor 1 lahir di Korea"… melihat langsung acara meetup Anthropic
https://n.news.naver.com/article/092/0002402940

 
leia0207 23 hari lalu | induk | di: Jangan Serahkan Penulisan kepada AI (alexhwoods.com)

Setidaknya kerangka tulisannya harus disusun sendiri, ya.

 

Mereka malah membuka pasar jual kembali tersendiri.. https://handles.x.com/

 

Benar, sepertinya terlihat lebih parah karena mereka berasal dari grup yang sama.

 

Sepertinya Claude juga sangat membantu untuk analisis Claude Code, haha.

 

Saya tidak menyangka email yang dibuat waktu SD akan dipakai seumur hidup...

 

Ini juga ide yang sempat saya pikirkan, dan Anda mengimplementasikannya dengan sangat keren! Selamat juga atas hasil yang bagus.

 

Terima kasih. Berkat ini, saya berhasil menghemat cukup banyak waktu analisis!

 

Saya juga bilang itu sangat mz kalau melihat hal-hal aneh, bukannya semua orang begitu?

 

OpenCode sudah cukup bagus, jadi saya agak bertanya-tanya memang masih perlu apa lagi hehe

 

Naver juga punya fitur semacam ID login.

 

Tulisan yang sangat bagus, saya jadi memahami konsep ontologi dengan jelas.