2 poin oleh GN⁺ 2023-08-07 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, memblokir tautan berita di Kanada akibat mulai diberlakukannya Bill C-18 yang dikenal sebagai undang-undang berita online.
  • RUU ini menuntut adanya pembayaran untuk tautan; Meta dan Google memperingatkan bahwa hal itu tidak dapat dijalankan, dan mengancam akan menghapus tautan berita dari platform mereka jika RUU tersebut disahkan.
  • Meski para pendukung RUU yakin Meta dan Google hanya menggertak, Meta kini mulai memblokir dan menghentikan pembagian tautan berita. Diperkirakan perlu beberapa minggu hingga pemblokiran ini sepenuhnya berlaku bagi semua pengguna.
  • Hingga akhir bulan ini, platform Meta diperkirakan akan menjadi "gurun berita" di Kanada, dengan semua tautan berita dari Kanada maupun luar negeri diblokir.
  • Pemblokiran tautan berita diperkirakan akan menimbulkan kerugian besar bagi sektor media Kanada, dengan nilai kerugian yang bisa mencapai jutaan dolar. Ini mencakup pembatalan kesepakatan yang sudah ada, hilangnya tautan yang menyumbang hingga 30% lalu lintas rujukan, serta hilangnya pendapatan baru dari Bill C-18.
  • Langkah ini juga menandai kemunduran bagi sektor tersebut, sekaligus menjadi kisah peringatan bagi pemerintah yang mengabaikan tanda bahaya dan tidak memiliki rencana cadangan. Jika Google ikut mengambil langkah serupa, situasinya bisa memburuk.
  • Media Kanada kini mempromosikan akses langsung ke konten melalui web, email, atau platform non-media sosial lainnya. Namun, mengingat Partai Liberal memulai iklan baru di Facebook minggu ini, boikot iklan Meta oleh pemerintah akan sulit dijual.
  • Situasi ini tampak seperti skenario kalah-kalah-kalah-kalah, di mana media Kanada, platform internet, warga Kanada yang menggunakan platform untuk mencari tautan berita, dan pemerintah semuanya dirugikan.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-08-07
Opini Hacker News
  • Meta, yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook, memblokir tautan berita di Kanada sebagai respons terhadap undang-undang baru.
  • Undang-undang ini dipandang oleh pemerintah sebagai cara untuk memberikan dukungan finansial kepada perusahaan telekomunikasi besar seperti Bell, Rogers, Shaw, dan CBC.
  • Sebagian warga Kanada mendukung tindakan Meta ini karena melihatnya sebagai perlawanan terhadap korupsi politik dan undang-undang yang cacat.
  • Undang-undang ini dimaksudkan untuk melindungi media Kanada dengan mengambil pembayaran dalam porsi yang adil dari perusahaan teknologi besar, tetapi justru menimbulkan efek sebaliknya dengan mengurangi trafik ke situs media dan memengaruhi pendapatan iklan.
  • Penurunan pendapatan iklan dapat memicu lebih banyak talangan bagi media, yang bisa membuat perusahaan media semakin bergantung pada subsidi pemerintah.
  • Undang-undang ini berpotensi merugikan media independen dan bisa menyisakan hanya lembaga yang pro-kemapanan.
  • Sebagian orang percaya undang-undang ini tidak memiliki integritas dan gagal menangani akar masalah penurunan pendapatan iklan media berita.
  • Undang-undang ini memiliki celah yang memungkinkan pengecualian bagi platform digital tertentu secara sewenang-wenang, sehingga menimbulkan kekhawatiran soal keberpihakan.
  • Sebagian orang berpendapat bahwa jika para jurnalis bekerja secara efektif, intervensi atau subsidi federal tidak akan diperlukan.
  • Pemblokiran tautan berita juga terjadi di tempat lain yang menerapkan rencana serupa, seperti Spanyol dan Australia.
  • Sebagian warga Kanada berharap Google juga tidak mematuhi undang-undang ini.
  • Yang lain percaya langkah seperti ini bisa bermanfaat bagi kesehatan mental dan produktivitas warga Kanada dengan mengurangi banjir media.
  • Sebagian warga Kanada mendukung posisi pemerintah dan percaya bahwa model bisnis media tidak seharusnya bergantung pada mesin pencari dan platform media sosial yang monopolistik.