2 poin oleh GN⁺ 2023-08-10 | 3 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Media berita teknologi CNET, menurut memo internal, sedang menghapus ribuan artikel lama untuk meningkatkan peringkat Google Search.
  • Proses ini dikenal sebagai perapian konten, dan bertujuan memberi sinyal kepada Google bahwa konten CNET mutakhir, relevan, dan layak mendapat peringkat pencarian yang lebih tinggi.
  • Keputusan untuk menghapus konten didasarkan pada berbagai metrik seperti page view, profil backlink, dan waktu sejak pembaruan terakhir.
  • Artikel yang menjadi target penghapusan akan diarsipkan menggunakan Wayback Machine milik Internet Archive, dan penulis akan diberi tahu setidaknya 10 hari sebelumnya.
  • Perusahaan induk CNET, Red Ventures, menjalankan strategi SEO yang ketat di beberapa media, termasuk The Points Guy, Healthline, dan Bankrate.
  • Awal tahun ini, muncul laporan bahwa CNET menggunakan alat kecerdasan buatan untuk menghasilkan artikel, yang merupakan bagian dari strategi SEO berbasis AI yang lebih luas.
  • Setelah ditemukan kesalahan pada artikel yang dihasilkan AI, Red Ventures menghentikan konten tersebut untuk sementara dan merevisi kebijakan AI-nya. Karyawan CNET membentuk serikat pekerja pada bulan Mei, dengan alasan perlunya kendali yang lebih besar atas penggunaan alat AI generatif dan cara monetisasi situs.
  • Meskipun pedoman Google tidak merekomendasikan perapian konten, Red Ventures berencana melanjutkan praktik ini secara rutin, setidaknya sekali setahun.
  • Perusahaan itu percaya strategi ini akan meningkatkan peringkat SEO dan mendorong keterlibatan pengguna yang lebih bermakna.

3 komentar

 
nicewook 2023-08-11

Sedih dan menakutkan bahwa catatan sejarah dihapus.

 
GN⁺ 2023-08-10
Opini Hacker News
  • Artikel tentang keputusan CNET menghapus artikel lama untuk meningkatkan peringkat pencarian Google
  • Beberapa komentator mengkritik algoritme pencarian Google dan berpendapat bahwa hal ini mendorong situs web menghapus konten lama agar tetap relevan
  • Ada usulan bahwa strategi ini bisa menjadi cara untuk mengalihkan 'link juice' dari halaman lama yang memiliki banyak tautan ke halaman baru
  • Di antara para komentator, muncul kemarahan dan kekecewaan terhadap penghapusan konten secara sengaja demi tujuan SEO, bahkan sampai ada yang menyebut Google sebagai 'penyakit' internet
  • Sebagian mempertanyakan efektivitas strategi ini, dengan alasan Google mungkin menganggap situs yang punya sejarah panjang dan banyak tautan masuk sebagai lebih berwibawa
  • Ada saran untuk mendaur ulang artikel lama ke sub-merek seperti 'CNET Archive' alih-alih menghapusnya
  • Seorang komentator menunjukkan bahwa beberapa sumber berita mengubah tanggal publikasi agar terlihat lebih baru di feed berita
  • Dampaknya terhadap kualitas gambar web di Google juga dibahas, dengan seorang komentator mengklaim bahwa penekanan Google pada kecepatan muat halaman menyebabkan penurunan kualitas gambar
  • Diskusi ditutup dengan komentar tentang pentingnya pelestarian konten web, termasuk seorang pengguna yang menyebut pekerjaannya di archive.org yang berdedikasi pada pengarsipan konten internet
 
lsi3131 2024-05-10

Kita memang tidak bisa selamanya tersimpan dalam ingatan