1 poin oleh GN⁺ 2023-09-22 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Raksasa animasi Studio Ghibli akan menjadi anak perusahaan Nippon Television Holdings pada Oktober 2023
  • Berdasarkan keputusan dewan direksi Nippon TV, Studio Ghibli menyetujui transaksi tersebut pada hari yang sama
  • Nippon TV akan memiliki 42,3% saham Studio Ghibli
  • Pemimpin baru Studio Ghibli akan dijabat oleh Hiroyuki Fukuda, direktur sekaligus chief operating officer Nippon TV
  • Perwakilan Studio Ghibli saat ini, Toshio Suzuki, akan menjadi chairman, dan salah satu pendiri studio, Hayao Miyazaki, akan menjadi honorary chairman
  • Di tengah spekulasi yang terus berlanjut tentang kepemimpinan masa depan Studio Ghibli, mengingat Miyazaki berusia 82 tahun dan Suzuki 75 tahun, kesepakatan ini pun tercapai
  • Studio sebelumnya mempertimbangkan putra sulung Hayao Miyazaki, Goro Miyazaki, sebagai penerus, tetapi memutuskan bahwa akan lebih baik mempercayakan masa depan perusahaan kepada orang lain
  • Nippon TV akan menangani operasi manajemen sehingga Studio Ghibli dapat lebih fokus pada sisi kreatif
  • Nippon TV dan Studio Ghibli telah mempertahankan hubungan dekat sejak 1985, dan jaringan tersebut kerap menayangkan film-film Ghibli
  • Didirikan pada 1985, Studio Ghibli dikenal lewat film-film hit seperti "Spirited Away", "The Tale of the Princess Kaguya", "My Neighbor Totoro", dan "Princess Mononoke"
  • Ghibli Park yang disutradarai oleh Goro Miyazaki dibuka di Prefektur Aichi pada November lalu

1 komentar

 
GN⁺ 2023-09-22
Opini Hacker News
  • Studio Ghibli akan menjadi anak perusahaan Nippon TV, mitra lamanya
  • Salah satu pendiri Studio Ghibli, Hayao Miyazaki, pernah memperkirakan masa depan studio akan "runtuh", tetapi hal itu bisa berubah dengan akuisisi oleh Nippon TV
  • Sejumlah penggemar menyatakan kekhawatiran tentang perubahan pada karya asli studio, mengutip pengalaman masa lalu ketika desain suara diubah dalam dubbing bahasa Inggris
  • Pengaruh Hayao Miyazaki terhadap Studio Ghibli dianggap penting sebagai sumber seni, ide, kualitas, dan daya dorong studio
  • Hubungan antara manajer Nippon, Okuda, dan Miyazaki ditekankan sebagai faktor kunci dalam akuisisi, dengan kedua keluarga memiliki hubungan pribadi yang dekat
  • Sebagian penggemar menyatakan optimisme terhadap akuisisi dengan membandingkannya dengan kasus Steve Jobs menjual Pixar ke Disney, sambil menekankan pentingnya kepercayaan dan manajemen
  • Yang lain meragukan apakah Nippon Television dapat mengelola studio dengan baik, dan berharap Miyazaki tetap mempertahankan kendali kreatif
  • Muncul spekulasi tentang siapa yang di masa depan mungkin bisa menyutradarai film sekelas Ghibli, dengan nama sutradara Yasuhiro Yoshiura dan Mamoru Hosoda diajukan, meski konsistensi mereka dipertanyakan
  • Ada kekhawatiran tentang tingginya biaya animasi 2D, persoalan perpajakan, dan risiko membuat film yang gagal
  • Berita terkait akuisisi dapat dilihat lebih rinci dalam versi bahasa Inggris dari Nikkei dan Kyodo News