1 poin oleh GN⁺ 2023-10-02 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Penemuan arkeologis baru di Göbeklitepe dan Karahantepe, termasuk patung manusia yang realistis
  • Göbekli Tepe yang berusia sekitar 12.000 tahun, fasilitas batu besar tertua di dunia, memiliki "situs saudara" bernama Karahantepe.
  • Patung babi hutan bergambar yang ditemukan di Göbeklitepe, patung bergambar pertama dari periode tersebut
  • Patung babi hutan ditemukan di atas alas yang dihiasi berbagai ornamen seperti simbol berbentuk H, bulan sabit, dua ular, dan tiga wajah atau topeng manusia
  • Patung manusia yang ditemukan di Karahantepe adalah salah satu patung paling realistis dari zamannya, tingginya mencapai 2,3 meter dan menampilkan ekspresi wajah yang hidup
  • Patung itu menggambarkan sosok yang memegang alat kelaminnya dengan kedua tangan, menunjukkan perbedaan yang jelas dari relief serupa yang ditemukan pada penggalian Sayburç tahun 2021
  • Patung itu ditemukan di ceruk yang dipasang tetap ke tanah, sangat mengingatkan pada citra manusia meninggal dengan tulang rusuk, tulang belakang, dan tulang belikat yang ditonjolkan
  • Di area yang sama juga ditemukan patung burung nasar yang ditempatkan di dinding dan lempeng batu yang ditinggalkan di tanah
  • Penelitian terbaru di provinsi Şanlıurfa, Turki, telah mengidentifikasi permukiman yang menunjukkan tahap-tahap berbeda dalam periode Neolitik Pra-Tembikar
  • Wilayah permukiman ini dinamai "Taş Tepeler", yang merujuk pada kawasan Anatolia dan Mesopotamia Hulu dengan permukiman tertua

1 komentar

 
GN⁺ 2023-10-02
Opini Hacker News
  • Penemuan patung manusia realistis yang dibuat 12.000 tahun lalu menantang teori yang ada tentang awal peradaban manusia, karena ciptaan kompleks seperti patung sebelumnya dianggap tidak mungkin dibuat hingga sekitar 6.000 tahun lalu.
  • Patung ini dan monumen batu besar lain yang ditemukan di lokasi yang sama menunjukkan bahwa alat, teknik pelatihan, dan struktur sosial yang diperlukan untuk karya seni semacam ini sudah ada jauh lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya.
  • Ekspresi wajah patung yang hidup disorot sebagai 'keuniversalan manusia', yaitu ciri yang konsisten di berbagai budaya dan zaman manusia, yang menunjukkan kemanusiaan kita yang sama.
  • Penemuan patung ini juga membangkitkan minat dan apresiasi terhadap seni serta budaya kuno, dan beberapa pengguna merekomendasikan sumber belajar tambahan seperti Miniminuteman, kanal YouTube yang menyediakan informasi tentang situs arkeologi di Turki.
  • Penemuan ini juga memicu diskusi tentang kemungkinan adanya situs arkeologi terkubur lainnya, termasuk kemungkinan menggunakan satelit pencitraan atau radar penembus tanah untuk menemukannya.
  • Sebagian pengguna mempertanyakan tingkat realisme patung tersebut, dengan menunjukkan bahwa wajahnya hilang dalam foto dan meragukan penekanan pada ekspresi wajah yang 'hidup'.
  • Penemuan ini juga memicu perdebatan tentang 'kemajuan' dan kecanggihan seni, dengan sebagian berpendapat bahwa manusia prasejarah mungkin adalah pemahat batu yang sangat terampil yang memilih untuk tidak meniru realitas.