1 poin oleh GN⁺ 2023-10-07 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • HP menghadapi gugatan class action atas tuduhan sengaja menonaktifkan fungsi pemindaian dan faks pada printer multifungsi saat tinta habis.
  • Gugatan tersebut menuduh HP tidak mengungkapkan fakta ini kepada konsumen, dan menyebutnya sebagai strategi untuk meningkatkan keuntungan melalui penjualan kartrid tinta yang mahal.
  • Para penggugat berargumen bahwa secara teknis memungkinkan untuk membuat printer yang tetap bisa memindai atau mengirim faks meski tinta habis.
  • Gugatan ini awalnya ditolak karena alasan hukum, tetapi hakim mengizinkan para penggugat merevisi klaim mereka dan mengajukannya kembali. Pada 10 Agustus, hakim sebagian besar menolak permintaan HP untuk membatalkan gugatan yang telah direvisi.
  • Biaya tinta printer merupakan isu penting bagi konsumen; menurut Consumer Reports, biaya tinta dapat dengan mudah melebihi $70 per tahun.
  • Sejumlah besar tinta tidak digunakan untuk mencetak dokumen, melainkan habis dalam siklus pemeliharaan printer. Beberapa model menyalurkan kurang dari setengah tintanya ke dokumen cetak.
  • HP bukan satu-satunya perusahaan yang menghadapi keluhan hukum semacam ini. Canon Inc. juga digugat pada 2021 atas tuduhan serupa karena diam-diam menonaktifkan printer multifungsinya. Kasus itu diselesaikan melalui perdamaian pada akhir 2022, tetapi syarat penyelesaiannya tidak diungkapkan.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-10-07
Komentar Hacker News
  • Artikel tentang masalah printer HP yang kehilangan fungsi saat tinta hampir habis
  • Beberapa pengguna menyarankan bahwa printer laser lebih sedikit membuang waktu, uang, dan sumber daya dibandingkan printer inkjet
  • Ada usulan bahwa menggunakan printer bisnis kelas menengah lebih ekonomis dalam jangka panjang daripada printer laser untuk pemula
  • Beberapa pengguna berhenti mengganti printer karena masalah seperti ini, dan mencari alternatif seperti mencetak label pengiriman, perpustakaan, atau perusahaan yang mencetak dan mengirim lewat pos
  • Ketersediaan pemindai mandiri di pasar semakin berkurang, dan banyak produk sudah usang serta minim dukungan
  • Para pengguna mengungkapkan kekecewaan atas penurunan kualitas produk HP yang dulu sangat dihargai
  • Beberapa pengguna berpendapat bahwa masalah seperti ini umum terjadi pada elektronik konsumen yang beralih ke digital, dan produknya sering kali dirancang dengan buruk serta rumit
  • Ada laporan bahwa printer HP kehilangan fungsi setelah pembaruan otomatis, terutama saat menggunakan tinta non-HP
  • Beberapa pengguna menyarankan agar printer HP baru didaur ulang sebagai suku cadang daripada diandalkan sebagai perangkat input atau output
  • Para pengguna mengungkapkan kekecewaan dan ketidakpuasan terhadap perusahaan yang bertindak seperti ini
  • Beberapa pengguna tidak beralih ke printer laser karena tidak adanya printer laser warna all-in-one yang ringkas
  • Ada pembahasan tentang tingginya biaya kartrid tinta dan perlunya printer versi tangki
  • Beberapa pengguna menemukan bahwa printer laser lebih hemat biaya untuk pekerjaan cetak dalam jumlah besar
  • Ada pembahasan tentang pergeseran dari barang konsumsi dan layanan ke model langganan