1 poin oleh GN⁺ 2023-10-09 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel ini menggunakan konsep honne (niat sebenarnya) dan tatemae (permukaan publik) dari Jepang untuk membahas ketidaksesuaian antara apa yang dikatakan organisasi dan apa yang benar-benar mereka lakukan.
  • Penulis berpendapat bahwa banyak manajer mengaku menginginkan pengambilan keputusan berbasis data, tetapi gagal membuat kemajuan menuju tujuan tersebut.
  • Penggunaan alat visualisasi data Power BI dijadikan contoh dari ketidaksesuaian ini. Penulis menunjukkan bahwa meskipun gaji pengembang Power BI tinggi, sebagian besar dashboard tidak digunakan.
  • Penulis menyarankan bahwa manajemen sering menggunakan kata-kata populer seperti "transformasi digital" untuk membenarkan upaya yang tidak menghasilkan pendapatan dan memicu ketidakpuasan karyawan.
  • Artikel ini membahas hukum Sturgeon, yaitu klaim bahwa 90% dari segala sesuatu adalah sampah, dan menyarankan bahwa sebagian besar manajer dan programmer kekurangan pemikiran orisinal atau pemahaman atas peran mereka sendiri.
  • Penulis berpendapat bahwa banyak lingkungan profesional menderita akibat ketidakmampuan, dan waktu sering dihabiskan untuk memperbaiki masalah yang ditimbulkan oleh rekan kerja yang kurang kompeten.
  • Penulis menyarankan bahwa kejujuran tentang ketidakmampuan tim mencapai tujuan dapat berujung pada kehilangan pekerjaan, sehingga dapat tercipta budaya penyangkalan atau ketidaktahuan.
  • Artikel ini menyarankan pembaca untuk mengabaikan manajemen dan hanya memperhatikan mereka ketika mereka menunjukkan kecerdasan, kejujuran, dan pemahaman tentang disfungsi organisasi.
  • Penulis membagikan kisah pribadi tentang seorang teman yang ditolak kenaikan gaji karena keterbatasan anggaran, sementara penulis sendiri ditawari gaji yang lebih tinggi untuk peran yang sama.
  • Penulis menyarankan agar mengabaikan janji-janji tentang perbaikan di masa depan dan berfokus pada tindakan nyata pemecahan masalah yang telah diambil organisasi.
  • Penulis menyarankan bahwa pengalaman kerja yang lebih damai dapat diperoleh dengan mengabaikan klaim manajemen tentang budaya kerja dan berfokus pada pekerjaan pribadi.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-10-09
Pendapat Hacker News
  • Artikel tersebut menyatakan bahwa sebagian programmer meluapkan ketidakpuasan terhadap perusahaan besar, dengan alasan bahwa mereka sering terjebak dalam peran yang tidak memuaskan.
  • Sebagian penulis komentar setuju dengan pandangan artikel itu dan mengutip pengalaman mereka sendiri tentang inefisiensi perusahaan serta pekerjaan yang terasa tidak bermakna.
  • Yang lain mengkritik nada artikel tersebut dan menyarankan bahwa orang-orang yang tidak bahagia seharusnya mencari perubahan alih-alih mengeluh.
  • Sebagian penulis komentar berpendapat bahwa artikel itu terlalu menyederhanakan persoalan rumit seperti keseimbangan antara kinerja individu dan kinerja tim.
  • Ada penolakan terhadap klaim artikel bahwa perusahaan besar dipenuhi oleh "orang bodoh", dan sebagian penulis komentar menyarankan bahwa orang-orang hanya bertindak demi kepentingan mereka sendiri.
  • Sejumlah penulis komentar membagikan pengalaman mereka tentang budaya perusahaan, dengan menyoroti masalah seperti kurangnya umpan balik, usulan karyawan yang diabaikan, dan fokus pada masukan dari luar ketimbang dari dalam.
  • Sebagian penulis komentar menyarankan bahwa kurangnya semangat atau kebanggaan terhadap pekerjaan sendiri adalah masalah penting di dunia korporat, dan hal ini dapat berkontribusi pada ketidakpuasan karyawan.
  • Diskusi tersebut juga menyinggung topik ageism, dengan sebagian orang menyarankan bahwa karyawan yang lebih muda sering kali lebih terlibat dan lebih bersemangat terhadap pekerjaannya.
  • Fokus artikel pada inefisiensi perusahaan besar terlihat terlalu negatif bagi sebagian orang, dan mereka berpendapat bahwa bahkan perbaikan kecil pun dapat memberikan dampak besar.
  • Secara keseluruhan, diskusi ini menyoroti beragam sudut pandang tentang budaya perusahaan; banyak orang sepakat bahwa ada masalah penting, tetapi pandangan mereka berbeda mengenai penyebab dan kemungkinan solusinya.