3 poin oleh GN⁺ 2023-10-30 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel ini berargumen bahwa peran manajer produk di perusahaan perangkat lunak sering kali merupakan sebuah kekeliruan.
  • Artikel ini menyiratkan bahwa perusahaan sering didirikan oleh orang-orang dengan pengetahuan industri yang kuat dan kemampuan menghimpun pendanaan, tetapi tidak selalu memiliki keahlian untuk membangun produk perangkat lunak.
  • Para pendiri kemudian mempekerjakan manajer produk untuk mengambil keputusan, dengan keyakinan bahwa perusahaan yang berpusat pada produk harus dikelola oleh manajer produk.
  • Artikel ini mengkritik gagasan menyerahkan kendali perusahaan kepada satu orang, terutama jika orang tersebut bukan individu 'luar biasa' yang memiliki visi, karisma, dan keterampilan teknis.
  • Penulis menunjukkan bahwa banyak tokoh besar dalam sejarah seperti Jeff Bezos, Steve Jobs, dan Elon Musk bukanlah manajer produk, melainkan digerakkan oleh visi dan kemampuan teknis mereka.
  • Artikel ini memperingatkan bahaya merekrut manajer produk biasa yang memprioritaskan keamanan serta berfokus pada politik, keputusan berbasis data, dan framework, yang dapat menyebabkan penurunan kinerja perusahaan dan moral tim.
  • Penulis mengusulkan model alternatif, yaitu merekrut 'orang-orang hebat sehari-hari' yang antusias bekerja dalam tim tanpa tanggung jawab pribadi.
  • Artikel ini menyimpulkan bahwa sebagian manajer produk mungkin bisa menjadi 'luar biasa', tetapi mereka adalah minoritas dan kebanyakan tidak memiliki kemampuan untuk membawa perusahaan menuju kehebatan.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-10-30
Pendapat Hacker News
  • Artikel yang berpendapat bahwa peran product manager (PM) tidak diperlukan dan seharusnya dihapus
  • Beberapa komentator membantah dengan mengatakan bahwa PM menjalankan tugas-tugas penting yang sering kali tidak ingin dikerjakan engineer, seperti menjaga hubungan dengan pelanggan dan menjalankan peran politis untuk alokasi sumber daya
  • Pendapat lain menyatakan bahwa masalahnya bukan pada perannya sendiri, melainkan pada kualitas orang yang menjalankan peran tersebut
  • Ada yang berargumen bahwa jumlah PM yang benar-benar cukup kompeten masih kurang
  • Beberapa komentator menyarankan bahwa penulis melakukan generalisasi berdasarkan pengalaman buruknya dengan PM
  • Sejumlah kecil komentator setuju bahwa peran PM sering kali menimbulkan birokrasi dan inefisiensi
  • Beberapa komentator berpendapat bahwa tanggung jawab PM bisa didistribusikan ke seluruh tim, dan ada bantahan bahwa hal ini sering menyebabkan tidak adanya kepemilikan dan rasa tanggung jawab
  • Beberapa komentator menanggapi dengan skeptis usulan untuk merekrut "orang-orang hebat setiap hari" dan membiarkan mereka bekerja tanpa tanggung jawab individual