3 poin oleh xguru 2023-11-12 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Perangkat berbentuk pin yang ditempel di dada (34.2g, 44x47mm)
  • Menggunakan Laser Ink Display yang memproyeksikan ke tangan, sehingga telapak tangan menjadi tampilan menu, dan interaksi dilakukan dengan memiringkan serta memutar tangan. Pilih dengan menyentuhkan ibu jari dan telunjuk
    • Resolusi 720p. Pada jarak 30cm, ukuran layar sekitar 7 x 9.6cm
  • Sentuh dan tahan untuk mengajukan pertanyaan dengan suara dan menerima jawaban
  • Tekan dengan dua jari untuk menjalankan penerjemah suara
  • Mendukung gestur seperti touch, tap, dan swipe. Double tap untuk menangkap momen saat ini

Spesifikasi perangkat

  • Octa-core Qualcomm Snapdragon 2.1Ghz, 4GB RAM, 32GB eMMC
  • 3 pilihan warna: Eclipse(hitam), Equinox(putih+hitam), Lunar(putih)
  • Latch, Batter Booster, Clip
  • Kamera Ultra Wide 13MP, 4208x3120px. FOV 120°, aperture f/2.4
  • AI Mic, Personic Speaker
  • Sensor cahaya, sensor gerak(akselerometer + giroskop), sensor lokasi(magnetometer + GPS), sensor kedalaman 3D (kamera indirect Time of Flight)
  • Seluler: dual antenna MIMO, LTE, eSIM
  • WiFi 5 (802.11ac) 2.4Ghz + 5Ghz
  • Bluetooth 5.1. SBC/AAC/LDAC,aptX
  • GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou, Wifi Positioning System, Assisted GPS
  • Jaringan: Humane Wireless Service yang disediakan oleh T-Mobile

2 komentar

 
bbulbum 2023-11-13

Saya kurang yakin seberapa besar manfaat perangkat yang hanya bisa digunakan pada sudut dan gerakan tertentu..
Apalagi kalau dipasang di pakaian seperti pin, rasanya juga tidak akan terpasang dengan kokoh..

 
xguru 2023-11-12

Di GN+ juga sempat ada artikel tentang ai pin, tapi karena saya kurang bisa merangkumnya dengan baik, saya membuat ringkasan manual.
Menurut saya, opini di HN juga cukup layak dilihat jadi saya terjemahkan.

Saya ragu orang-orang benar-benar akan menerimanya jika perangkatnya bukan sesuatu yang berukuran besar seperti ponsel sehingga bisa langsung terlihat bahwa seseorang sedang menggunakannya.
Kalau perangkat berbentuk kacamata atau pin seperti ini memiliki kamera, sepertinya penggunaan nyatanya akan cukup terbatas.

Opini Hacker News
  • Thread terkait yang sedang berjalan:
    • Kampanye AI Pin Humane dimulai untuk menggantikan ponsel - November 2023 (130 komentar)
  • Antusiasme terhadap percobaan baru:
    • Meskipun belum jelas akan berhasil atau tidak, ada masalah privasi, keterbatasan daya tahan baterai, dan biayanya bisa memberatkan banyak orang, upaya serta desain untuk cara interaksi baru ini tetap mengesankan.
  • Kesalahan AI:
    • Dalam demo, AI terlihat memberikan informasi yang salah tentang gerhana matahari, menekankan pentingnya memeriksa akurasi AI dalam demo teknologi.
  • Sulitnya percakapan dengan komputer di ruang publik:
    • Orang-orang enggan berbicara dengan komputer di tempat umum, dan meskipun teknologi seperti Alexa dipakai sampai batas tertentu di rumah, penggunaannya menurun karena keterbatasan antarmuka suara.
  • Perbandingan fungsionalitas:
    • Secara fungsional produk ini kalah dibanding Apple Watch, dan promosinya di peragaan busana mengingatkan pada kegagalan Google Glass.
  • Masalah persepsi sosial terhadap antarmuka suara:
    • Ada kekhawatiran soal persepsi negatif saat memakai antarmuka suara di tempat umum serta kebutuhan untuk melindungi privasi.
  • Pandangan skeptis terhadap teknologi display:
    • Ada sikap skeptis terhadap teknologi laser ink display dan dipertanyakan seberapa berguna teknologi itu dalam lingkungan penggunaan nyata.
  • Pertanyaan tentang tujuan produk dan daya saingnya:
    • Muncul pertanyaan tentang masalah apa yang sebenarnya ingin diselesaikan produk ini, bagaimana ia bisa dengan mudah tergantikan oleh pesaing seperti Apple, serta apakah antarmuka suara dan penghilangan layar memang diperlukan.
  • Pentingnya verifikasi informasi:
    • Ada kritik terhadap konten video yang tidak memeriksa akurasi informasi yang disampaikan, dengan contoh informasi keliru tentang lokasi pengamatan gerhana yang sebenarnya.
  • Perbedaan film dan kenyataan:
    • Ada kritik terhadap gagasan bahwa teknologi yang ditampilkan di film harus diwujudkan di dunia nyata, dengan penekanan bahwa teknologi seperti itu bisa memengaruhi interaksi dengan orang lain dalam kehidupan nyata.