Ringkasan aturan
- Seorang pengguna yang melamar peran software di FedEx menerima tes kepribadian yang aneh.
- Tes tersebut meminta peserta memilih apakah karakter yang muncul pada gambar adalah "saya" atau "bukan saya".
- Hasilnya memberikan skor untuk lima sifat kepribadian utama.
- Pengguna itu merasa hasilnya sama sekali tidak merepresentasikan dirinya dan kemudian menarik lamarannya.
Reaksi terhadap tes
- Banyak pengguna membahas betapa aneh dan tidak adilnya tes tersebut.
- Sebagian menyoroti bahwa pendekatan FedEx tidak efisien untuk menyaring karyawan.
- Pengguna lain mengkritik bahwa tes seperti ini bukan untuk menemukan kandidat yang tepat, melainkan sekadar mengurangi jumlah pelamar.
Diskusi lain
- Perusahaan lain, termasuk Olive Garden, juga menggunakan tes kepribadian serupa.
- Sebagian pengguna mempertanyakan apakah tes seperti ini sebenarnya hanya menguji kesabaran pelamar.
- Pengguna lain mengungkapkan keluhan tentang kerepotan yang tidak perlu yang dialami pelamar dalam proses rekrutmen.
Opini GN⁺
- Artikel ini memunculkan diskusi penting tentang validitas dan keadilan tes kepribadian dalam proses rekrutmen.
- Keanehan tes dan ketidakakuratan hasilnya menegaskan perlunya perbaikan dalam proses perekrutan.
- Diskusi semacam ini dapat menjadi momentum untuk menyadari pentingnya transparansi dalam praktik perekrutan dan penghormatan terhadap kandidat.
1 komentar
Opini Hacker News