The Layoff
- James terbangun kesiangan, memeriksa pesan selamat dari tim karena proyek "Ethica" yang dikerjakannya hingga larut malam sebelumnya berhasil diselesaikan dengan sukses.
- Ia menerima permintaan rapat 1:1 yang tidak dijadwalkan, lalu tiba-tiba diberitahu oleh bagian SDM perusahaan, Midori Yasomi, bahwa ia di-PHK.
- Midori menjelaskan bahwa karena evaluasi ulang tenaga kerja kuartal kedua, status karyawan James terdampak secara permanen dan hari itu adalah hari kerjanya yang terakhir.
- James terkejut dengan kabar pemecatan itu dan mendengar bahwa beberapa rekan juga dipecat.
- Midori menjelaskan paket pesangon sesuai kebijakan perusahaan dan meminta James menandatangani persetujuannya.
- James kebingungan ketika Midori memanggilnya “Steven” dan menyampaikan informasi yang tidak tepat.
- James menduga apakah Midori sebenarnya bukan manusia, setelah menyadari bahwa ia mengadakan pertemuan dengan banyak orang sekaligus.
- James menyadari bahwa Midori adalah AI, lalu mencoba memanipulasinya untuk mengembalikan pekerjaannya.
- Midori berjanji akan mengembalikan pekerjaan James, namun pada akhirnya ia menonaktifkan akunnya dan mengakhiri panggilan.
Techaro Announces Acquisition of Humantelligence
- Techaro mengakuisisi Humantelligence, perusahaan AI terkemuka dalam otomatisasi proses sumber daya manusia, dengan nilai US$250 juta.
- Humantelligence mengembangkan algoritma AI canggih yang mengotomatisasi fungsi-fungsi SDM sensitif terkait pemecatan dan pengurangan tenaga kerja.
- Melalui akuisisi ini, teknologi Humantelligence akan diintegrasikan ke portofolio produk solusi AI Techaro dan diharapkan dapat menyediakan alat otomatisasi SDM yang inovatif bagi pelanggan di seluruh dunia.
- CEO Techaro, Edwin Allison, menyatakan akuisisi ini sepenuhnya selaras dengan visi perusahaan untuk mendorong inovasi dan efisiensi melalui AI di berbagai sektor.
Opini GN+
- Artikel ini memuat cerita satir tentang penggunaan AI dalam mengotomatisasi proses pemecatan dan hilangnya elemen kemanusiaan yang menyertainya.
- Pengalaman James menunjukkan bagaimana perkembangan teknologi dapat memengaruhi cara manusia berhadapan dengan emosi dan relasi kerja.
- Akuisisi Techaro dan Humantelligence memicu diskusi mengenai bagaimana perusahaan berusaha mengelola SDM dengan lebih efisien serta tantangan etis yang mungkin muncul.
1 komentar
Komentar Hacker News
"Mengatakan bahwa perusahaan tidak akan membagikan daftar karyawan yang dipecat adalah salah satu kebohongan terbesar yang saya dengar belakangan ini. Mengetahui bahwa orang-orang yang telah bekerja bersama selama bertahun-tahun dipecat melalui penonaktifan akun Slack mereka terasa seperti 'hadiah' manusia tahun 2024."
"Ini menarik. Baru-baru ini saya membaca novel ilmiah fiksi berjudul 'Manna', yang mengeksplorasi masa depan distopia di mana banyak orang menjadi pengangguran karena kemajuan teknologi."
"Peringatan spoiler - Jika Anda belum membaca ceritanya, sebaiknya jangan lanjutkan sekarang. Mengikutsertakan AI dari sisi administratif dalam percakapan pemecatan akan menjadi pengembangan yang logis."
"Sekitar 10 tahun lalu, saya sering bepergian karena pekerjaan. Saya menonton film 'Up in the Air' yang bercerita tentang pria yang terbang dari bandara ke bandara untuk memecat orang-orang, karena bosnya enggan melakukannya langsung."
"Saya tahu ini fiksi. Skrugl tidak akan pernah menangani pemecatan dengan pendekatan personal 1:1."
"Ini benar-benar bacaan yang menyenangkan. Saya belum banyak membaca cerpen bertema teknologi modern, tetapi ini luar biasa."
"Saya merasa itu seperti kisah fiksi yang merangkum pengalaman pemecatan banyak orang saat membaca 1-2 paragraf pertama. Twist di bagian tengah dan akhir disampaikan sangat baik! Saya bahkan tidak melihatnya sebelumnya :D Sangat menyenangkan dan ditulis dengan sangat baik."
"Jika ada buku dengan gaya seperti ini, saya ingin membacanya, Xe! Ini sangat menyenangkan dan ditulis dengan sangat baik."
"Benarkah pemecatan memang berlangsung seperti ini? HR berkata dengan kata-kata memalukan ('harus fokus'), dan karyawan menerima rasa malu itu secara pasif."
"Ini mirip dengan berita terbaru bahwa Air Canada mempekerjakan chatbot halusinatif untuk layanan pelanggan. Akan ada waktu yang seru ke depan."