Hasil penelitian: dua malam tidur yang terganggu berturut-turut dapat membuat orang merasa beberapa tahun lebih tua
- Hasil penelitian psikolog di Swedia menunjukkan bahwa jika tidur dibatasi menjadi 4 jam selama dua malam berturut-turut, orang merasa rata-rata lebih dari 4 tahun lebih tua.
- Sebaliknya, jika tidur cukup selama 9 jam, para peserta merasa rata-rata 3 bulan lebih muda.
- Tidur memiliki pengaruh besar, baik dalam jangka pendek maupun panjang, terhadap usia yang dirasakan seseorang.
Dampak kurang tidur terhadap kesehatan
- Kurang tidur dapat berdampak negatif pada kesehatan. Hal ini dapat mendorong pola makan yang tidak sehat, mengurangi olahraga, serta menurunkan keinginan untuk beraktivitas sosial dan mencoba pengalaman baru.
- Dalam studi pertama, 429 peserta mengisi survei tentang jumlah malam dalam sebulan terakhir ketika mereka tidur buruk dan usia yang mereka rasakan.
- Dalam studi kedua, usia yang dirasakan oleh 186 peserta diteliti setelah tidur cukup dan setelah tidur yang dibatasi.
Tidur dan pola hidup individu
- Ada perbedaan respons terhadap kehilangan tidur antara orang yang bertipe pagi dan orang yang bertipe malam.
- Orang bertipe malam merasa lebih tua daripada usia sebenarnya bahkan setelah tidur yang cukup.
- Orang bertipe pagi lebih terdampak pada usia yang mereka rasakan ketika tidur mereka terganggu.
Pentingnya tidur
- Tidur adalah faktor penting agar orang merasa lebih muda.
- Jika orang merasa lebih muda, mereka bisa lebih terbuka terhadap pengalaman baru, lebih aktif secara sosial, dan lebih aktif secara fisik.
Tidur dan kesehatan jangka panjang
- Tidur yang kurang atau berkualitas rendah penting dalam kaitannya dengan kebiasaan hidup yang memengaruhi kesehatan jangka panjang.
- Tidur menunjukkan efek kesehatan yang langsung dan memengaruhi kebiasaan hidup lain dalam siklus 24 jam.
Hubungan antara olahraga dan tidur
- Studi selama 10 tahun menemukan bahwa orang yang rutin berolahraga 2~3 kali seminggu memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami insomnia dan lebih mungkin mendapatkan tidur yang direkomendasikan selama 6~9 jam.
- Penelitian tersebut menganalisis survei tentang kebiasaan olahraga, kualitas tidur, dan rasa kantuk di siang hari.
Opini GN⁺
- Studi ini menunjukkan bahwa kualitas tidur dapat memengaruhi bukan hanya rasa lelah, tetapi juga cara orang memandang dirinya sendiri dan kebiasaan hidup sehat mereka.
- Mengingat dampak kurang tidur terhadap kemampuan kognitif, suasana hati, dan kesehatan fisik, studi ini menegaskan pentingnya tidur dan mengingatkan kita akan pentingnya mendapatkan tidur yang cukup.
- Agar hasil penelitian ini benar-benar dapat diterapkan, diperlukan penelitian lanjutan pada lebih banyak kelompok usia dan orang dengan latar belakang yang beragam.
- Diperlukan penelitian mengenai dampak jangka panjang kurang tidur terhadap kesehatan. Ini dapat membantu pengembangan strategi untuk pengelolaan dan perbaikan tidur.
- Berbagai teknologi dan produk untuk meningkatkan kualitas tidur sudah ada di pasar. Misalnya, smart mattress, pelacak tidur, dan aplikasi bantuan tidur, dan alat-alat ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas tidur.
1 komentar
Komentar Hacker News