Dampak Waktu Layar Berlebihan pada Otak Orang Dewasa
(longevity.stanford.edu)Dampak waktu layar berlebihan pada orang dewasa
-
Dampak negatif dari waktu layar berlebihan
- Menonton TV secara maraton, menonton YouTube, dan menggulir smartphone dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
- Otak orang dewasa juga terdampak negatif oleh waktu layar yang berlebihan.
- Dapat menyebabkan mata lelah, nyeri leher, isolasi sosial, dan masalah kesehatan mental.
- Penggunaan smartphone secara kebiasaan dapat berdampak buruk pada otak.
-
Hubungan antara kesehatan mata dan kesehatan otak
- Mata terhubung langsung dengan otak, sehingga kesehatan mata penting bagi kesehatan otak.
- Pada pagi hari, lebih baik melihat ke kejauhan daripada ke smartphone.
- Saat bekerja di depan komputer, aturan 20-20-20 direkomendasikan (setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik).
Apa yang terjadi di otak selama waktu layar
-
Perubahan pada otak
- Penggunaan layar yang berlebihan dapat berdampak buruk pada pembelajaran, memori, dan kesehatan mental.
- Dapat menyebabkan penipisan korteks serebral pada orang dewasa usia 18-25 tahun.
- Menonton TV lebih dari 5 jam per hari meningkatkan risiko demensia, stroke, dan penyakit Parkinson.
-
Gangguan tidur
- Melihat layar hingga larut malam dapat mengganggu tidur.
- Cahaya dari layar menunda pelepasan melatonin sehingga memengaruhi ritme tidur.
-
Penurunan materi abu-abu
- Penggunaan layar berlebihan berkaitan dengan penurunan materi abu-abu.
- Materi abu-abu sangat penting untuk fungsi sehari-hari seperti gerakan, memori, dan emosi.
- Penting untuk menjaga materi abu-abu melalui olahraga, tidur yang cukup, interaksi sosial, dan pengelolaan stres.
-
Masalah waktu layar pasif
- Penggunaan layar secara pasif tidak memberi nutrisi bagi otak.
- Kesehatan otak dapat ditingkatkan melalui olahraga, tidur yang baik, hubungan sosial, dan pengelolaan stres.
-
Masalah penggunaan smartphone di pagi hari
- Melihat smartphone di pagi hari dapat merangsang sistem saraf dan memicu kecemasan.
- Kebiasaan melihat smartphone di pagi hari dapat membuat otak menjadi terlalu sensitif.
Praktik bulan ini: jangan gunakan layar selama satu jam pertama setiap hari
- Rekomendasi rutinitas pagi yang sehat
- Hindari penggunaan layar selama satu jam pertama hari itu dan lakukan aktivitas yang sehat.
- Misalnya berolahraga, menelepon teman atau keluarga, menyiapkan sarapan sehat, bermeditasi, mendengarkan musik, menulis daftar rasa syukur, membaca buku, dan mendapatkan sinar matahari pagi.
Ringkasan GN⁺
- Membahas dampak negatif penggunaan layar berlebihan terhadap kesehatan otak orang dewasa.
- Menjelaskan bahwa hal ini dapat memicu perubahan struktural pada otak dan masalah kesehatan mental.
- Menekankan bahwa rutinitas pagi yang sehat dapat mengurangi penggunaan layar dan meningkatkan kesehatan otak.
- Produk atau proyek dengan fungsi serupa yang direkomendasikan adalah program digital detox.
1 komentar
Opini Hacker News
Ada pendapat bahwa langsung melihat ponsel di pagi hari terasa seperti ancaman karena ada objek dekat wajah. Ini masuk akal secara evolusioner, tetapi semoga melihat wajah pacar setiap pagi tidak memicu respons yang sama.
Sumber penelitiannya terasa lemah. Ada contoh yang digunakan untuk mendukung dampak negatif.
Keyakinan terhadap kualitas penelitiannya masih kurang. Ada bukti bahwa waktu layar yang berlebihan dapat berdampak negatif pada perkembangan otak.
Terasa bahwa tidak melihat layar pada malam hari lebih membantu daripada tidak melihat layar di pagi hari. Ini membantu tidur yang lebih baik.
Artikel dan penelitian tersebut tidak berhasil menetapkan hubungan sebab akibat. Ini bisa diringkas sebagai, "orang yang memiliki masalah cenderung punya kebiasaan seperti ini."
Ada keraguan terhadap definisi waktu layar berlebihan sebagai lebih dari 2 jam per hari. Ada pertanyaan tentang apa yang dihitung sebagai jam kerja, dan mengapa pemberi kerja berhak mendapat prioritas atas sumber daya ini.
Ada kebiasaan mengatur otomatisasi pada iPhone keluarga setiap malam pukul 9 untuk mematikan data, Bluetooth, dan WiFi serta menurunkan kecerahan layar. Keesokan paginya pada pukul 6, semuanya dikembalikan ke keadaan semula.
Ingin tahu apakah ada penelitian tentang orang yang menggunakan waktu layar secara produktif. Misalnya aktivitas seperti memakai Duolingo di pagi hari atau mencatat latihan olahraga.
Konsep waktu layar terasa aneh. Membaca berita, menulis kode, dan menonton film terasa berbeda sebagai aktivitas. Ukuran layar dan lingkungan juga memengaruhi pengalaman.
Terasa sulit menarik kesimpulan dari penelitian-penelitian ini. Penelitian tersebut hanya titik awal, dan masih perlu lebih banyak penelitian. Dampaknya bisa berbeda tergantung jenis aktivitasnya.