1 poin oleh GN⁺ 2024-04-20 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Maaf, saya tidak dapat menemukan isi artikel terkait dari tautan yang Anda berikan. Tautannya mungkin salah atau halaman tersebut tampaknya mengalami masalah teknis. Jika Anda menyalin langsung isi artikelnya dan memasukkannya kembali, saya akan merangkumnya untuk Anda.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-04-20
Opini Hacker News

Ringkasan:

  • Esai Daniel Dennett menginspirasi seorang remaja pada awal 90-an untuk menekuni teknologi. Bersama Hofstader, ide-idenya menjadi fondasi budaya hacker.
  • Kemunculan LLM belakangan ini membuat filsafat pikiran kembali menjadi perhatian publik. Pemikiran Dennett membentuk alat yang akan digunakan untuk menalar etika yang terkait dengan "pikiran" ini.
  • Banyak orang yang sangat cerdas sangat tidak sependapat dengannya, tetapi perdebatan itu membentuk wujud pengaruhnya yang besar dan kuat. Pemopuleran istilah "deepity" menunjukkan ciri khas idenya.
  • Bukunya Breaking the Spell: Religion as a Natural Phenomenon menarik karena sebelumnya belum pernah terpikir untuk memandang agama sebagai karakteristik adaptasi evolusioner (atau "pembajakan"). Beberapa karya filsafat terbaik adalah ide-ide bernas yang, setelah dipikirkan, terasa sepenuhnya masuk akal.
  • Setiap bab Consciousness Explained sangat memikat - blindsight, p-zombie, Libet, Cartesian theater, dan lain-lain. Ide sederhana namun sulit dipahami yang ingin ia tunjukkan adalah bahwa kesadaran mungkin bukan seperti yang kita kira.
  • Ia adalah filsuf besar, pemikir berpengaruh, dan pribadi yang menarik. Ada thread Reddit yang menarik tentang penolakan para filsuf terhadap dirinya.
  • Ia tetap berpegang pada bidang keahlian akademisnya dan berhati-hati dengan semestinya ketika melangkah ke luar bidang itu. Ia tidak bergantung pada kelihaian retorika, tidak membuat lawan debat menjadi argumen orang-orangan sawah, dan tidak melebih-lebihkan klaim.
  • Darwin's Dangerous Idea adalah salah satu dari sedikit buku yang setelah selesai dibaca sampai akhir membuat orang ingin langsung membacanya lagi dari awal.
  • Esai yang mengeksplorasi ide Bicameral Mind dari Jaynes serta kuliahnya tentang ontologi dan filsafat sains menunjukkan kemampuannya menghubungkan berbagai disiplin dan melihat ide dari sudut yang agak tidak ortodoks.
  • Diskusinya dengan Sapolsky tentang kehendak bebas yang kompatibel dengan determinisme sangat mengesankan.