1 poin oleh GN⁺ 2024-05-20 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Masalah pada program Artemis

Penyebutan Apollo

  • 51 tahun lalu, Apollo 17 diluncurkan dari Cape Canaveral dengan membawa tiga astronaut dan sebuah kendaraan penjelajah bulan.
  • Dua dari tiga astronaut tersebut mendarat di permukaan bulan, mengumpulkan batuan, dan mengemudikan kendaraan penjelajah bulan.
  • Setelah itu, mereka bergabung kembali dengan rekan mereka yang berada di orbit bulan lalu kembali ke Bumi.

Roket

  • Inti program Artemis adalah roket oranye besar bernama 'Space Launch System (SLS)'.
  • SLS memiliki roket tahap pertama yang kuat, tetapi roket tahap keduanya sangat lemah.
  • SLS lebih kuat daripada Saturn V, tetapi kemampuan angkutnya hingga ke bulan jauh lebih rendah.

Kapsul

  • Kapsul Orion adalah reinterpretasi modern dari kapsul Apollo.
  • Orion memiliki ukuran yang lebih besar dan komputer modern, tetapi tidak memiliki daya dorong yang cukup untuk mencapai orbit bulan.
  • Bobot Orion hampir dua kali lipat bobot kapsul Apollo.

Orbit

  • Program Artemis menggunakan 'Near-Rectilinear Halo Orbit (NRHO)'.
  • NRHO membutuhkan energi lebih sedikit dibanding orbit bulan biasa, tetapi tidak cocok untuk pendaratan di bulan.
  • NRHO menyebabkan waktu tunggu yang lama dan risiko yang tinggi saat pendaratan di bulan.

Gateway

  • Gateway adalah stasiun luar angkasa modular kecil yang berada di NRHO.
  • Gateway merupakan aktivitas inti program Artemis, yang mengamankan stabilitas politik melalui kerja sama dengan mitra internasional.
  • Namun, Gateway menambahkan kompleksitas dan biaya yang tidak perlu untuk pendaratan di bulan.

Pendarat

  • Pendarat adalah bagian paling ambisius secara teknis dalam program Artemis.
  • SpaceX dan Blue Origin menangani desain pendarat.
  • Pendarat milik SpaceX berbasis Starship dan memiliki struktur yang sangat besar serta kompleks.

Pengisian bahan bakar

  • Untuk membawa pendarat mencapai NRHO, pengisian bahan bakar di orbit rendah diperlukan.
  • Pengisian bahan bakar ini belum pernah dicoba, dan ada banyak tantangan teknis.
  • SpaceX merencanakan banyak peluncuran untuk pengisian bahan bakar.

Kesimpulan

  • Program Artemis sedang membuat taruhan besar pada tantangan teknis.
  • Jika berhasil, SLS dan Orion bisa menjadi tidak lagi diperlukan.
  • Namun, rencana saat ini mengandung banyak kompleksitas dan risiko.

Opini GN⁺

  • Tantangan teknis: Program Artemis mencakup banyak tantangan teknis, sehingga jika berhasil dapat membawa kemajuan besar bagi eksplorasi ruang angkasa.
  • Masalah biaya: Biaya tinggi SLS dan Orion dapat menimbulkan masalah besar bagi keberlanjutan program.
  • Stabilitas politik: Gateway tampak sebagai upaya untuk mengamankan stabilitas politik melalui kerja sama internasional.
  • Faktor risiko: NRHO dan desain pendarat yang kompleks dapat menimbulkan risiko tinggi.
  • Teknologi alternatif: Teknologi alternatif seperti Starship milik SpaceX bisa jadi lebih efisien.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-05-20
Opini Hacker News

Ringkasan kumpulan komentar Hacker News

  • Ceramah Destin

    • Destin membawakan ceramah menarik tentang masalah-masalah ini di "Smarter Every Day".
    • Tautan ceramah
  • Analogi strategi NASA

    • Ada pendapat bahwa analogi strategi NASA dengan anuitas dan lotre tidak tepat.
    • Tidak seperti anuitas, Gateway dan pendaratan di Bulan tidak menunjukkan kemajuan yang nyata.
    • Analogi yang lebih baik adalah menghabiskan uang untuk lotre lalu membakar sisanya.
  • Kebutuhan program Artemis

    • Program Artemis ditetapkan ketika perusahaan antariksa swasta masih baru.
    • SpaceX sedang mengembangkan Starship dengan pendanaan NASA, dan misi bisa dijalankan bahkan tanpa Artemis.
    • Akibatnya, Artemis berpotensi menjadi tidak bermakna.
  • Dua alasan eksplorasi Bulan

    • Pertama, untuk membangun pangkalan yang lebih permanen.
    • Kedua, untuk mengirim orang kulit berwarna pertama dan perempuan pertama ke Bulan.
    • Keputusan para perancang SLS untuk menggunakan kembali perangkat keras Shuttle sudah direncanakan sejak awal.
  • Pertanyaan tentang tanggal publikasi

    • Judulnya tertulis 1 Januari 2023, tetapi URL mengarah ke Mei 2024.
    • Kalimat pertama menyebut Apollo 17 pada Desember 1972, sehingga tampaknya ditulis pada awal 2023.
    • Tautan catatan kaki mengarah ke tanggal setelah itu.
  • Analogi yang hidup

    • Analogi yang menggambarkan kesulitan seperti "menuangkan air ke wajan panas sambil jatuh dari tebing" terasa mengesankan.
  • Aspek ekonomi Artemis

    • Ada pendapat bahwa Artemis mungkin tidak efisien, tetapi tetap akan menghasilkan uang bagi banyak orang.
  • Perspektif militer

    • Mengutip pepatah militer, "terbanglah dengan apa yang ada saat ini".
  • Biaya eksplorasi Bulan China

    • Ada rasa penasaran tentang berapa biaya yang dikeluarkan China untuk mengirim manusia ke Bulan.
  • Visi NASA

    • Kutipan "telah menemukan cara memanfaatkan sumber energi baru yang futuristis (ego para miliarder luar angkasa) dengan biaya tetap" dianggap menarik.