1 poin oleh GN⁺ 2024-06-22 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Mengenang Allan McDonald: penolakan persetujuan peluncuran Challenger dan pengungkapan penutupan fakta

Keputusan Allan McDonald

  • Pada 27 Januari 1986, Allan McDonald harus memutuskan apakah peluncuran Challenger akan disetujui.
  • McDonald memimpin proyek roket pendorong di Morton Thiokol, kontraktor NASA.
  • Sehari sebelum peluncuran, McDonald menolak memberikan persetujuan. Alasannya adalah kekhawatiran bahwa suhu beku dapat merusak sambungan roket pendorong.

Permintaan penundaan peluncuran Challenger

  • McDonald berargumen agar peluncuran ditunda karena tiga alasan:
    • Suhu beku semalaman berpotensi merusak sambungan roket pendorong.
    • Es yang terbentuk pada landasan peluncuran dan wahana antariksa berpotensi merusak ubin termal orbiter.
    • Prakiraan kondisi laut yang ganas di titik pemulihan roket pendorong.

Pengungkapan setelah ledakan Challenger

  • Dua belas hari setelah ledakan Challenger, McDonald mengungkap penutupan fakta oleh NASA dalam sidang tertutup komisi penyelidikan presiden.
  • Ia menyatakan bahwa pejabat NASA mengabaikan kekhawatiran Thiokol dan menyetujui peluncuran.
  • McDonald menekankan bahwa Thiokol telah merekomendasikan agar peluncuran tidak dilakukan pada suhu di bawah 53 derajat.

Aktivitas McDonald setelahnya

  • Setelah ledakan Challenger, McDonald dipromosikan menjadi wakil presiden di Thiokol dan memimpin pekerjaan desain ulang sambungan roket pendorong.
  • Pada 1988, sambungan yang didesain ulang berfungsi dengan sukses.
  • Setelah pensiun, McDonald berkeliling memberikan ceramah sambil menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang etis.

Warisan McDonald

  • McDonald menekankan prinsip, "lakukan hal yang benar untuk alasan yang benar, pada waktu yang tepat, bersama orang-orang yang tepat."
  • Ia mengakhiri hidupnya dengan tenang tanpa penyesalan, bahkan setelah ledakan Challenger.

Opini GN⁺

  • Pentingnya pengambilan keputusan etis: Kasus McDonald menunjukkan betapa pentingnya para insinyur membuat keputusan yang etis.
  • Tekanan dalam organisasi: Konflik antara NASA dan Thiokol menunjukkan bagaimana tekanan dalam organisasi dapat memicu keputusan yang salah.
  • Pentingnya data teknis: Data yang diajukan McDonald dan timnya menekankan betapa pentingnya dasar teknis dalam pengambilan keputusan.
  • Kepemimpinan dan keberanian: Tindakan McDonald menjadi teladan kepemimpinan dan keberanian, serta dapat memberi inspirasi besar bagi para insinyur.
  • Pendidikan dan ceramah: Aktivitas ceramahnya setelah itu sangat berkontribusi dalam mendidik generasi insinyur berikutnya tentang pentingnya pengambilan keputusan etis.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-06-22
Opini Hacker News
  • Opini pertama: Dalam proyek yang kompleks dan berisiko, selalu ada insinyur yang tidak puas. Pada akhirnya, ketika keputusan harus diambil, penolakan seseorang kadang harus diabaikan.
  • Opini kedua: Saya bersyukur bisa mengetahui kisah para insinyur seperti Allan McDonald. Bob Ebeling dan Roger Boisjoly juga merupakan kasus serupa.
  • Opini ketiga: McDonald berpegang pada kebenaran yang berdasarkan fakta tanpa terikat pada atasan maupun ekspektasi sosial. Ini adalah sikap yang terasa menyegarkan di masyarakat modern.
  • Opini keempat: Ceramah berjudul "The Normalization of Deviance" menjelaskan topik ini dengan baik.
  • Opini kelima: Al McDonald selalu menekankan "aturan 7R", yaitu bahwa kita harus selalu melakukan hal yang benar dengan alasan yang benar.
  • Opini keenam: Buku "Truth, Lies, and O-Rings" layak direkomendasikan bagi orang-orang yang tertarik pada kecelakaan Challenger. Pengujian horizontal pada booster menghambat identifikasi kelemahan desain aslinya.
  • Opini ketujuh: Cara kisah O-ring ini terungkap juga patut diperhatikan. Sally Ride mendorong agar informasi tersebut disampaikan kepada Richard Feynman.
  • Opini kedelapan: Saat ini banyak penemuan teknologi digunakan untuk merusak bumi karena konsumerisme. Saya berharap lebih banyak programmer menolak mengerjakan AI.
  • Opini kesembilan: Saya penasaran apakah McDonald menjadi pahlawan hanya karena kebetulan. Ada pertanyaan tentang mengapa NASA percaya peluang keberhasilannya cukup tinggi dan apa peran probabilitas di dalamnya.
  • Opini kesepuluh: Situasi ketika manajemen Thiokol mengabaikan penolakan para insinyur dan memberikan persetujuan karena tekanan dari NASA terdengar sangat familiar.