- Sedang mencari kombinasi SBC+HDD baru untuk menggantikan 'router' lama yang telah di-flash dengan OpenWRT
- Perangkat baru harus mempertahankan layanan yang ada (Samba, git, rsyncd, repo dnf) sambil bekerja lebih cepat
- Menemukan board AML-S805X-AC dari Libre Computer, dengan spesifikasi utama sebagai berikut:
- Port LAN (100 Mb)
- 2 USB-A (2.0)
- ARM Cortex-A53 4-core
- RAM 1 GB
- Boot via USB
- Mendukung Debian terbaru
- Mudah dibeli
Komponen yang dibutuhkan dan biaya
- SBC: 20€
- Enklosur HDD: 12€
- Catu daya 3A: 5€
- Kabel micro USB: 3€
- 4 baut, 12 mur: 0€
- Dongle TTL to USB: 3€ (opsional)
- Total biaya: 43€
Instalasi dan pengaturan awal
- Hubungkan dongle TTL-to-USB ke GPIO board lalu jalankan perintah
sudo screen /dev/ttyUSB0 115200
- Salin Debian-12 ke flash drive dengan
dd, lalu boot
- Image OS resmi berbasis Debian dan mencakup partisi EFI serta layout MBR
- Saat boot pertama, partisi akan diubah ukurannya secara otomatis
Masalah dan cara mengatasinya
- Setelah menghubungkan enklosur HDD, muncul error
uas_eh_abort_handler
- Menggunakan chipset JMicron JMS578 SATA 6Gb/s
- Menonaktifkan UAS dengan menambahkan
usb-storage.quirks=152d:0578:u ke kernel command line
- Hasil uji performa: 23.95 MB/s (partisi ext4)
Kesimpulan
- Konfigurasi ini tidak direkomendasikan
- Memilih SBC untuk mengurangi konsumsi daya, tetapi mungkin lebih baik mengambil jalur micro-ITX yang umum
Pendapat GN⁺
- Artikel ini membahas pendekatan eksperimental untuk konfigurasi NAS murah
- Board dari Libre Computer memang murah, tetapi memiliki keterbatasan dari sisi performa dan stabilitas
- Produk lain yang menawarkan fungsi serupa antara lain SBC yang lebih dikenal luas seperti Raspberry Pi
- Saat mengadopsi teknologi baru atau open source, perlu mempertimbangkan performa, stabilitas, dukungan komunitas, dan sebagainya
- Artikel ini bisa berguna bagi orang yang tertarik pada konfigurasi NAS murah, tetapi untuk penggunaan praktis diperlukan alternatif yang lebih baik
Belum ada komentar.