1 poin oleh GN⁺ 2024-07-13 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Sebagai karyawan, Anda adalah barang habis pakai

  • Gelombang PHK baru-baru ini di industri teknologi menunjukkan bahwa di mata para eksekutif, karyawan adalah barang habis pakai
  • PHK bisa terjadi bahkan ketika ekspektasi investor terlampaui
  • Jika perusahaan sedang mengalami kesulitan finansial, PHK sampai batas tertentu bisa dipahami, tetapi perusahaan yang menghasilkan keuntungan pun tetap melakukan PHK
  • Banyak perusahaan tetap menghasilkan keuntungan, sementara para eksekutif terus menerima uang dalam jumlah sangat besar
  • Selain PHK, gaji karyawan bisa dibekukan meski pendapatan perusahaan meningkat
  • Microsoft membekukan gaji meskipun merupakan perusahaan bernilai 2,5 triliun dolar
  • Tidak penting seberapa besar nilai yang Anda berikan, seberapa besar dampak yang Anda hasilkan, atau sudah berapa lama Anda bekerja. Anda tetap barang habis pakai
  • Artikel ini menunjukkan pola pikir yang dimiliki sebagian eksekutif yang sangat kaya terhadap karyawan biasa

Kesimpulan

  • Tidak masalah jika Anda menyukai pekerjaan dan perusahaan Anda. Hanya saja, Anda harus memahami bahwa sebagai karyawan, Anda adalah barang habis pakai

Bacaan tambahan

  • Berikut adalah artikel-artikel yang memiliki sentimen serupa atau sangat relevan. Sangat disarankan untuk membacanya
    • Maybe you should store passwords in plaintext
    • Our Company Is Doing So Well That You’re All Fired
    • What Companies Still Get Wrong About Layoffs
    • I Accidentally Saved Half A Million Dollars

Ringkasan GN⁺

  • Artikel ini menyoroti realitas bahwa karyawan dipandang sebagai barang habis pakai di mata eksekutif, melalui gelombang PHK terbaru di industri teknologi
  • Bahkan perusahaan yang menghasilkan keuntungan tetap melakukan PHK, sementara para eksekutif terus memperoleh uang dalam jumlah besar
  • Ini memberi karyawan wawasan penting tentang bagaimana para eksekutif memandang mereka
  • Artikel lain dengan tema serupa antara lain "Our Company Is Doing So Well That You’re All Fired"

1 komentar

 
GN⁺ 2024-07-13
Opini Hacker News
  • Tidak tepat membicarakan loyalitas kepada perusahaan. Perusahaan bukan keluarga, dan hubungan hanya bertahan selama ada manfaat timbal balik

    • Alih-alih loyal kepada perusahaan, perlu memeriksa apakah itu menguntungkan diri sendiri
    • Kebanyakan perusahaan tidak loyal kepada karyawan
    • PHK sering kali berasal dari perekrutan berlebihan
  • Anda harus bekerja untuk diri sendiri. Perusahaan dapat memecat kapan saja jika itu menguntungkan mereka

    • Anda tidak harus membenci pekerjaan, tetapi perlu secara berkala memeriksa apakah kompensasinya layak
    • Developer sebaiknya mendorong open source sebisa mungkin. Ini bermanfaat secara pribadi
  • Di awal karier, saya melakukan yang terbaik untuk tetap bertahan di perusahaan, tetapi setelah pengalaman negatif saya menyadari beberapa hal

    • Jangan terlalu terikat pada kode
    • Loyalitas harus bersifat timbal balik
  • Serikat pekerja itu perlu. Ini dapat membuat struktur kekuasaan yang menguntungkan pemberi kerja menjadi agak lebih setara

  • Pemberi kerja juga bisa diganti. Sistem ini membutuhkan lebih banyak loyalitas dari kedua belah pihak

    • Jika kedua pihak memiliki lebih banyak loyalitas, mereka dapat membuat rencana yang lebih menguntungkan dalam jangka panjang
  • Panduan untuk berdebat dengan pimpinan tentang penyesuaian gaji akibat inflasi

    • Tidak efisien menghabiskan uang untuk melatih karyawan baru alih-alih menjaga karyawan tetap puas
  • Jika Anda percaya perusahaan menempatkan kepentingan Anda sebagai prioritas utama, suatu hari Anda akan kecewa

    • Beberapa VP sering membuat rencana tanpa konteks
  • Saya tidak paham bekerja di perusahaan besar. Jika jumlah karyawan terlalu banyak, perusahaan bukan lagi kumpulan orang

    • Saya memilih bekerja di perusahaan kecil. Work-life balance-nya baik, dan semua orang cukup peduli pada perusahaan
  • Pemberi kerja juga bisa diganti. Butuh waktu bagi kedua belah pihak untuk memahami makna ini