Sebagai karyawan, Anda adalah barang habis pakai
- Gelombang PHK baru-baru ini di industri teknologi menunjukkan bahwa di mata para eksekutif, karyawan adalah barang habis pakai
- PHK bisa terjadi bahkan ketika ekspektasi investor terlampaui
- Jika perusahaan sedang mengalami kesulitan finansial, PHK sampai batas tertentu bisa dipahami, tetapi perusahaan yang menghasilkan keuntungan pun tetap melakukan PHK
- Banyak perusahaan tetap menghasilkan keuntungan, sementara para eksekutif terus menerima uang dalam jumlah sangat besar
- Selain PHK, gaji karyawan bisa dibekukan meski pendapatan perusahaan meningkat
- Microsoft membekukan gaji meskipun merupakan perusahaan bernilai 2,5 triliun dolar
- Tidak penting seberapa besar nilai yang Anda berikan, seberapa besar dampak yang Anda hasilkan, atau sudah berapa lama Anda bekerja. Anda tetap barang habis pakai
- Artikel ini menunjukkan pola pikir yang dimiliki sebagian eksekutif yang sangat kaya terhadap karyawan biasa
Kesimpulan
- Tidak masalah jika Anda menyukai pekerjaan dan perusahaan Anda. Hanya saja, Anda harus memahami bahwa sebagai karyawan, Anda adalah barang habis pakai
Bacaan tambahan
- Berikut adalah artikel-artikel yang memiliki sentimen serupa atau sangat relevan. Sangat disarankan untuk membacanya
- Maybe you should store passwords in plaintext
- Our Company Is Doing So Well That You’re All Fired
- What Companies Still Get Wrong About Layoffs
- I Accidentally Saved Half A Million Dollars
Ringkasan GN⁺
- Artikel ini menyoroti realitas bahwa karyawan dipandang sebagai barang habis pakai di mata eksekutif, melalui gelombang PHK terbaru di industri teknologi
- Bahkan perusahaan yang menghasilkan keuntungan tetap melakukan PHK, sementara para eksekutif terus memperoleh uang dalam jumlah besar
- Ini memberi karyawan wawasan penting tentang bagaimana para eksekutif memandang mereka
- Artikel lain dengan tema serupa antara lain "Our Company Is Doing So Well That You’re All Fired"
1 komentar
Opini Hacker News
Tidak tepat membicarakan loyalitas kepada perusahaan. Perusahaan bukan keluarga, dan hubungan hanya bertahan selama ada manfaat timbal balik
Anda harus bekerja untuk diri sendiri. Perusahaan dapat memecat kapan saja jika itu menguntungkan mereka
Di awal karier, saya melakukan yang terbaik untuk tetap bertahan di perusahaan, tetapi setelah pengalaman negatif saya menyadari beberapa hal
Serikat pekerja itu perlu. Ini dapat membuat struktur kekuasaan yang menguntungkan pemberi kerja menjadi agak lebih setara
Pemberi kerja juga bisa diganti. Sistem ini membutuhkan lebih banyak loyalitas dari kedua belah pihak
Panduan untuk berdebat dengan pimpinan tentang penyesuaian gaji akibat inflasi
Jika Anda percaya perusahaan menempatkan kepentingan Anda sebagai prioritas utama, suatu hari Anda akan kecewa
Saya tidak paham bekerja di perusahaan besar. Jika jumlah karyawan terlalu banyak, perusahaan bukan lagi kumpulan orang
Pemberi kerja juga bisa diganti. Butuh waktu bagi kedua belah pihak untuk memahami makna ini