Didiagnosis menderita tukak saat berusia 10 tahun dan menderita selama 11 tahun. Pada usia 21 tahun, dokter menyebut penelitian Robin Warren dan menyarankan untuk mencoba pengobatan itu, lalu sembuh total 8 minggu kemudian. Robin Warren sangat memengaruhi hidupnya
Saat didiagnosis tukak 10 tahun lalu, dokter mengatakan penyebabnya adalah stres. Ia bertanya apakah tidak ada penelitian peraih Nobel tentang hal ini, tetapi dokter itu tidak tahu, dan malah menyuruhnya lebih banyak istirahat serta tidak terlalu memikirkan pekerjaan. Ia lalu mencari dokter lain, yang sangat menghormati Robin Warren. Ia paham bahwa stres bisa memperburuk tukak, tetapi saat itu ia nyaris tidak stres
Berkat Robin Warren, ada pengalaman tukak bisa disembuhkan dengan obat hanya dalam beberapa minggu. Dibanding nasihat "tenangkan diri", pengobatan dengan obat jauh lebih membantu
Hampir tidak ada hukuman untuk pendapat yang salah, tetapi hukuman untuk pendapat yang benar sangat besar. Banyak ilmuwan mengabaikan penelitian Robin Warren. Pendapat orang-orang yang selalu berkata "tidak" tidak ada nilainya
Pada masa SMA di tahun 70-an, pernah mengalami tukak berdarah dan mengira penyebabnya adalah stres. Ternyata Tetracycline yang diresepkan dokter kulit keluarga untuk mengobati jerawat bisa jadi penyebabnya. Setelah berhenti minum obat itu, gejalanya hilang
Saat berusia 20 tahun, dokter mengatakan masalahnya ditemukan melalui endoskopi. Berkat sistem layanan kesehatan Kanada, ia mengetahui penelitian Robin Warren, dan sembuh total dalam 2 minggu dengan antibiotik. Mengejutkan bahwa banyak dokter tidak mengetahui fakta ini
Orang-orang percaya X, tetapi beberapa pembaru membuktikan bahwa Y yang benar. Kenyataannya lebih rumit, dan stres memang bisa memperburuk tukak. Saat menyampaikan informasi baru kepada dokter, sebaiknya lakukan dengan cara yang tidak terkesan menantang
Sedang menunggu penemuan serupa untuk pengobatan GERD. Ada beragam pendapat dalam literatur GERD
Kebanyakan orang masih mengaitkan nyeri lambung dengan stres. Banyak dokter juga menanyakan soal stres. Stres memperburuk gejala tukak dan meningkatkan produksi asam lambung. Secara pribadi, topik stres terasa menarik
1 komentar
Komentar Hacker News
Didiagnosis menderita tukak saat berusia 10 tahun dan menderita selama 11 tahun. Pada usia 21 tahun, dokter menyebut penelitian Robin Warren dan menyarankan untuk mencoba pengobatan itu, lalu sembuh total 8 minggu kemudian. Robin Warren sangat memengaruhi hidupnya
Saat didiagnosis tukak 10 tahun lalu, dokter mengatakan penyebabnya adalah stres. Ia bertanya apakah tidak ada penelitian peraih Nobel tentang hal ini, tetapi dokter itu tidak tahu, dan malah menyuruhnya lebih banyak istirahat serta tidak terlalu memikirkan pekerjaan. Ia lalu mencari dokter lain, yang sangat menghormati Robin Warren. Ia paham bahwa stres bisa memperburuk tukak, tetapi saat itu ia nyaris tidak stres
Berkat Robin Warren, ada pengalaman tukak bisa disembuhkan dengan obat hanya dalam beberapa minggu. Dibanding nasihat "tenangkan diri", pengobatan dengan obat jauh lebih membantu
Hampir tidak ada hukuman untuk pendapat yang salah, tetapi hukuman untuk pendapat yang benar sangat besar. Banyak ilmuwan mengabaikan penelitian Robin Warren. Pendapat orang-orang yang selalu berkata "tidak" tidak ada nilainya
Pada masa SMA di tahun 70-an, pernah mengalami tukak berdarah dan mengira penyebabnya adalah stres. Ternyata Tetracycline yang diresepkan dokter kulit keluarga untuk mengobati jerawat bisa jadi penyebabnya. Setelah berhenti minum obat itu, gejalanya hilang
Saat berusia 20 tahun, dokter mengatakan masalahnya ditemukan melalui endoskopi. Berkat sistem layanan kesehatan Kanada, ia mengetahui penelitian Robin Warren, dan sembuh total dalam 2 minggu dengan antibiotik. Mengejutkan bahwa banyak dokter tidak mengetahui fakta ini
Orang-orang percaya X, tetapi beberapa pembaru membuktikan bahwa Y yang benar. Kenyataannya lebih rumit, dan stres memang bisa memperburuk tukak. Saat menyampaikan informasi baru kepada dokter, sebaiknya lakukan dengan cara yang tidak terkesan menantang
Sedang menunggu penemuan serupa untuk pengobatan GERD. Ada beragam pendapat dalam literatur GERD
Kebanyakan orang masih mengaitkan nyeri lambung dengan stres. Banyak dokter juga menanyakan soal stres. Stres memperburuk gejala tukak dan meningkatkan produksi asam lambung. Secara pribadi, topik stres terasa menarik