- Orang sering mengatakan kualitas lebih penting daripada kuantitas, tetapi aku tidak berpikir demikian.
- Menurutku, sulit meningkatkan kualitas jika kuantitas belum terpenuhi lebih dulu.
- Aku percaya pada kekuatan pengulangan, dan menurutku pengulangan yang konsisten akan menghasilkan hasil yang baik dalam jangka panjang.
- Setelah menetapkan target mencapai 100 ribu subscriber kanal YouTube pada 2020, selama 1 tahun 5 bulan aku terus mengunggah sekitar 200 video, dan akhirnya mencapai 100 ribu subscriber.
- Jika ingin menjadi penulis yang lebih baik atau membuat video yang luar biasa, cobalah menerapkan "100 hal kecil yang dikerjakan apa adanya". Misalnya, tetapkan target seperti "menulis 100 artikel" atau "membuat 100 proyek", lalu kerjakan satu per satu agar bisa terus berkembang.
- Dengan cara ini, saat ini blogku dikunjungi sekitar 8 ribu orang per bulan, YouTube mendapat sekitar 38 ribu tayangan per bulan, dan proyek-proyekku menghasilkan rata-rata pendapatan 3.000~4.000 dolar per bulan.
- Yang penting bukan sekadar memenuhi angka 100, melainkan berfokus pada berkembang sedikit demi sedikit selama proses menjalaninya.
5 komentar
“Satu orang bisa mengalahkan seratus”, kalau orang lain bisa melakukannya sekali jalan, saya akan melakukannya seratus atau seribu kali pun sampai berhasil.
Peribahasa empat huruf ini jadi teringat.
"Saya rasa sulit meningkatkan kualitas jika kuantitasnya belum terpenuhi terlebih dahulu."
Negara kita tumbuh dengan mendorong kuantitas yang kurang lewat harga, lalu berdasarkan itu meningkatkan kualitas, tetapi di bidang-bidang baru tampaknya sulit mendorong kuantitas lewat harga.
Sepertinya penerapannya akan berbeda tergantung genrenya.
Apakah channel YouTube-nya sudah tidak ada?
------->
Maaf. Halaman ini tidak tersedia.
Coba cari dengan kata kunci lain.
Sepertinya alamat channelnya sudah diubah, tetapi postingan blognya belum diperbarui.
https://www.youtube.com/florinpop