-
Pencabutan darurat militer oleh presiden Korea Selatan
- Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer pada Selasa larut malam, tetapi pada Rabu pagi mencabutnya setelah menyerah pada tekanan politik.
- Darurat militer dicabut setelah Majelis Nasional melakukan pemungutan suara untuk menolak pemerintahan militer, dan polisi serta tentara mundur dari sekitar gedung parlemen.
- Darurat militer berlangsung sekitar 6 jam, dan ini merupakan kejadian pertama sejak dekade 1980-an.
-
Latar belakang politik
- Presiden Yoon menuduh pihak oposisi menguasai Majelis Nasional dan bersekongkol dengan Korea Utara.
- Ketua Majelis Nasional Woo Won-shik menyatakan akan membatalkan darurat militer dan menjaga demokrasi.
- Setelah pengumuman darurat militer, tentara dikerahkan di sekitar Majelis Nasional, dan para demonstran berkumpul menuntut pemakzulan presiden.
-
Reaksi internasional dan perkembangan tambahan
- Gedung Putih AS menyatakan keprihatinan serius atas peristiwa di Seoul.
- Militer Korea Selatan meminta para dokter mengakhiri aksi mogok dan kembali bekerja.
- Presiden Yoon mengklaim darurat militer dimaksudkan untuk melindungi negara dan menjaga tatanan konstitusional.
-
Konsekuensi politik dan prospek
- Presiden Yoon menghadapi kemungkinan pemakzulan, yang sebenarnya sudah ada bahkan sebelum pengumuman darurat militer.
- Para ahli menilai pengumuman darurat militer oleh Presiden Yoon sebagai kemunduran bagi demokrasi.
- Korea Selatan memiliki sejarah pluralisme politik dan terbiasa dengan demonstrasi besar serta pemakzulan yang cepat.
1 komentar
Komentar Hacker News
Majelis Nasional Korea Selatan meloloskan resolusi yang menuntut Presiden Yoon Suk Yeol mencabut deklarasi darurat militer
Menurut Pasal 77 Konstitusi Korea Selatan, presiden dapat mendeklarasikan darurat militer saat perang atau keadaan darurat nasional serupa
Ada komentar yang bertanya apakah deklarasi darurat militer ini merupakan masalah besar seperti deklarasi darurat militer di Barat, atau mirip seperti government shutdown di Amerika Serikat
Ada pendapat bahwa deklarasi darurat militer oleh presiden adalah tindakan ilegal yang melanggar konstitusi dan hukum, dan pada dasarnya merupakan kudeta
Beberapa bulan lalu, wakil menteri luar negeri AS menyebut Presiden Yoon layak menerima Nobel Perdamaian, tetapi ada komentar yang bertanya-tanya apa sikap Departemen Luar Negeri AS saat ini
Ada pendapat bahwa kebebasan sedang menurun di seluruh dunia