2 poin oleh GN⁺ 2025-02-28 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Teknologi AI sedang mengguncang berbagai industri, terutama dengan munculnya ribuan startup AI yang bersaing dengan perusahaan-perusahaan mapan
  • AI bukan sekadar alat otomatisasi, melainkan teknologi komputasi serbaguna yang menggantikan sekaligus melengkapi tenaga kerja, serta mendorong inovasi di seluruh industri
  • Perusahaan mapan (incumbent) berusaha mempertahankan pasar yang ada, sementara startup AI bergerak sebagai "AI Horde" yang berubah cepat sambil mencari peluang

"Apakah AI akan menghancurkan Hollywood?" — benarkah? Mungkinkah?

  • Di media sosial, klaim bahwa "AI akan menghancurkan Hollywood" sering muncul, karena model pembuat video AI, sintesis suara, dan teknologi musik AI terus berkembang
  • Saat ini teknologi video AI memang belum sempurna, tetapi laju perkembangannya sangat cepat
  • Perbedaan sudut pandang antara Hollywood dan startup AI
    • Perusahaan mapan (incumbent): prioritas utamanya adalah mempertahankan pasar yang ada, dan mereka lebih fokus melindungi model bisnis saat ini daripada mengadopsi teknologi baru
    • Startup AI: bereksperimen dengan cepat, menyerang pasar yang lemah, dan akan beralih arah (pivot) bila diperlukan

# Opsi strategi utama bagi startup video AI

1. Apakah akan bekerja sama dengan industri hiburan yang ada?

  • Pendekatan bekerja sama dengan ekosistem yang ada
    • Membuat konten film/TV berbasis AI lalu menjualnya ke studio yang sudah ada (contoh: "AI Pixar")
    • Mengakuisisi studio film/TV yang ada lalu mengintegrasikan teknologi AI
    • Menjual alat produksi berbasis AI ke rumah produksi yang sudah ada
  • Kesulitan dalam bekerja sama dengan industri lama
    • Hollywood memiliki banyak pemangku kepentingan yang sangat menolak AI (misalnya kreator, serikat pekerja)
    • Studio lama kemungkinan enggan mengadopsi teknologi AI, dan mungkin juga tidak mau membeli konten produksi AI
    • Pengambil keputusan utama di Hollywood (Netflix, Amazon, dan lain-lain) bisa jadi relatif lebih fleksibel
  • Pandangan optimistis
    • Dari sudut pandang bisnis, AI adalah alat yang dapat menurunkan biaya produksi dan memperluas kreativitas
    • Rumah produksi kecil yang ramah AI bisa lebih dulu sukses, lalu memengaruhi pasar yang lebih luas setelahnya

2. Apakah akan menargetkan ekosistem media sosial?

  • Kreator konten berbasis AI
    • Tipe kreator baru yang menghasilkan konten dalam jumlah besar dengan AI (contoh: YouTuber berbasis AI)
  • Pengembangan alat untuk kreator media sosial
    • Alat penyuntingan video berbasis AI, alat pembuatan konten otomatis, dan sebagainya
    • Persaingan sangat ketat, tetapi bisa menargetkan pasar yang sangat besar

3. Apakah akan membuat platform baru yang independen?

  • Membangun aplikasi atau platform baru dengan memanfaatkan AI (contoh: TikTok berbasis AI, ReelShort berbasis AI)
  • Mengembangkan format media baru dengan memanfaatkan teknologi AI (contoh: konten interaktif, game AI)
  • Menciptakan pengalaman konsumsi baru yang berbeda dari cara produksi film/TV tradisional

# Model kolaborasi antara AI dan Hollywood

1. Model "AI Pixar"

  • Mendirikan perusahaan produksi konten film/TV yang memanfaatkan teknologi AI
  • Bekerja sama dengan studio yang ada (Sony, Paramount, dan lain-lain) untuk membuat film AI lalu menjualnya
  • Tantangan: sejak awal harus menghasilkan konten berkualitas setara layar lebar, yang secara teknis sulit

2. Studio berbasis AI/didorong teknologi

  • Mengakuisisi rumah produksi film yang ada lalu menerapkan teknologi AI
  • Menggunakan AI untuk menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi produksi
  • Upaya serupa juga sedang berlangsung di berbagai bidang seperti hukum, dukungan pelanggan, akuntansi, dan lain-lain

3. Menjual alat produksi AI

  • Mengembangkan alat AI untuk digunakan dalam proses produksi film (contoh: AI dubbing, pencarian video, penyuntingan)
  • Tantangan: Hollywood lambat dalam mengadopsi teknologi TI, dan kemungkinan memiliki resistensi besar terhadap AI

# Media digital native berbasis AI

  • Jika tidak bekerja sama dengan Hollywood, startup AI dapat menargetkan pasar media sosial dan konten digital native

1. Model "AI Cocomelon"

  • Membangun jaringan konten YouTube yang diproduksi oleh AI
  • Dapat langsung disajikan kepada konsumen tanpa perlu persetujuan perusahaan media yang ada
  • Tantangan: karena model pendapatannya berbasis iklan, dibutuhkan produksi konten dalam skala besar

2. Pengembangan alat untuk kreator media sosial

  • Menyediakan alat pembuatan video, penyuntingan, dan penerjemahan dengan memanfaatkan AI
  • Bisa membentuk pasar yang sangat besar dengan menargetkan miliaran kreator

3. Pengembangan platform baru berbasis AI

  • Platform bergaya TikTok yang videonya dibuat otomatis oleh AI
  • Konten interaktif berbasis AI (misalnya gabungan game dan film)
  • Tantangan: peluang sukses aplikasi baru rendah, dan biaya pemasaran/distribusi tinggi

# Strategi sukses startup AI

  • Gerombolan AI dapat tumbuh dengan menyerang pasar lama secara langsung, atau dengan mendukung perusahaan yang sudah ada
  • Seiring kemajuan teknologi AI, hubungan antara industri lama dan startup AI akan menjadi semakin kompleks
  • Strategi suksesnya adalah fleksibilitas (flexibility): alih-alih terpaku pada model tertentu, mereka harus cepat berubah sambil melihat respons pasar

# Dampak AI tidak hanya pada Hollywood

  • Pembahasan ini tidak terbatas hanya pada Hollywood. AI akan memicu inovasi dengan pola serupa di berbagai industri
    • Apakah akan bekerja sama dengan pasar lama, atau menciptakan pasar baru?
    • Apakah akan menjual alat, atau memproduksi konten sendiri secara langsung?
    • Apakah akan mengakuisisi perusahaan lama lalu menerapkan AI, atau membangun perusahaan baru?
  • Pertanyaan-pertanyaan ini relevan di berbagai industri seperti hukum, pemasaran, akuntansi, layanan pelanggan, dan lain-lain

Kesimpulan: Apakah AI akan "menghancurkan" Hollywood?

  • AI kemungkinan besar tidak akan menghancurkan Hollywood, melainkan berkembang sambil melebur dengan sistem yang ada
  • Cara konsumsi konten baru berbasis AI akan bersaing dengan pasar film/TV yang ada, tetapi Hollywood juga akan mulai mengadopsi AI secara aktif
  • Seperti Netflix dan YouTube bisa hidup berdampingan, konten AI dan film/TV tradisional juga bisa hidup berdampingan

Gerombolan AI bukan hanya mengubah film/TV, tetapi juga sedang membentuk ulang berbagai industri seperti hiburan, media sosial, dan game.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.