20 poin oleh ashbyash 2025-06-18 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Mengapa keputusan yang tampak irasional sebenarnya sepenuhnya rasional


1. Apa itu Selectorate Theory (teori kelompok pemilih)?

  • Teori yang diajukan oleh ilmuwan politik Bruce Bueno de Mesquita sebagai kerangka untuk menjelaskan mengapa penguasa terkadang membuat keputusan yang dari luar terlihat tidak rasional.
  • Diperkenalkan secara populer dalam 『The Dictator’s Handbook』.
  • Inti utama:
    • Pemimpin (politikus, CEO, pendiri, dan lain-lain) memprioritaskan kepentingan ‘kelompok inti (Winning Coalition, Essentials)’ demi mempertahankan kekuasaannya.
    • Kelompok inti ini dipilih dari kelompok yang lebih besar (Selectorate, Influentials).
    • Ukuran kelompok inti dan rasio terhadap keseluruhan kelompok pemilih (W/S) menentukan arah pengambilan keputusan.

2. Pola perilaku pemimpin berdasarkan rasio W/S

  • W (kelompok inti): orang-orang yang mutlak diperlukan pemimpin untuk mempertahankan kekuasaan.
  • S (kelompok pemilih): kelompok yang lebih luas yang dapat memilih pemimpin atau memengaruhi keberlangsungan kekuasaannya.
  • Saat rasio W/S rendah (kelompok inti sedikit):
    • Karena cukup mengamankan loyalitas segelintir orang, pemimpin akan memusatkan pemberian keuntungan pribadi kepada mereka (imbalan khusus, hak istimewa, uang, dan sebagainya).
    • Dibanding kepentingan publik, strategi ‘mengurus kubu sendiri’ menjadi lebih rasional.
  • Saat rasio W/S tinggi (kelompok inti banyak):
    • Karena dukungan banyak orang dibutuhkan, lebih menguntungkan menyediakan barang publik yang memberi manfaat bagi semua (hasil, kesejahteraan, sistem, dan sebagainya).
    • Keputusan yang mengutamakan ‘kepentingan publik’ menjadi lebih sering.

3. Contoh penerapan nyata

3-1. Politik di perusahaan besar/organisasi
  • Ketika CEO hanya mencerminkan pendapat segelintir eksekutif atau departemen tertentu, dari luar hal itu tampak tidak rasional, tetapi secara struktur kekuasaan internal justru rasional.
  • Sebab, menjaga kepentingan ‘kelompok inti’ di dalam organisasi lebih efektif untuk mempertahankan kepemimpinannya sendiri.
3-2. Enterprise sales (penjualan ke perusahaan)
  • Pengambil keputusan pembelian yang sebenarnya tidak memprioritaskan ‘optimalisasi seluruh organisasi’, melainkan posisi dan kepentingannya sendiri (atasan, rekan kerja, evaluasi, dan sebagainya).
  • Produk/layanan yang lebih menguntungkan secara politik internal sering kali yang dipilih.
3-3. VC/industri investasi
  • GP (pengelola dana) memprioritaskan tuntutan dan tingkat kepuasan LP inti (investor besar).
  • Strategi pengelolaan dana maupun metrik juga dirancang mengikuti ‘kelompok inti’.
3-4. Startup/tahap pertumbuhan organisasi
  • Pada tahap awal, kepentingan sejumlah kecil anggota kunci seperti co-founder dan lead engineer menjadi prioritas utama.
  • Seiring organisasi membesar, kelompok inti bertambah dan pengambilan keputusan bergeser ke arah barang publik (kesejahteraan, kebijakan, transparansi, dan sebagainya).

4. Mengapa keputusan yang tampak tidak rasional sebenarnya rasional?

  • Dari luar, orang mungkin berpikir, ‘Kenapa membuat keputusan aneh seperti itu?’
    Namun dari sudut pandang pemimpin, menjaga basis kekuasaannya (kelompok inti) adalah prioritas utama.
  • Dengan memahami teori ini,
    • politik internal organisasi,
    • serta keputusan di penjualan/investasi
      yang tampak ‘irasional’ bisa dipahami alasan strukturalnya.

5. Insight dan poin pemanfaatan

  • Saat membuat ‘peta pemangku kepentingan’ dalam organisasi/politik/bisnis, menerapkan Selectorate Theory dapat membantu memahami alur dan motivasi pengambilan keputusan yang sebenarnya dengan lebih jelas.
  • Dalam situasi ketika ‘politik internal’ penting,
    • perlu disadari bahwa kepentingan ‘kelompok inti’ bisa didahulukan daripada kepentingan publik.
  • Rasio W/S berubah seiring tahap pertumbuhan organisasi, dan karena itu cara pengambilan keputusan pun ikut berubah.

6. Referensi

  • 『The Dictator’s Handbook』
  • CGP Grey – The Rules for Rulers
  • Serial Netflix ‘How to Become a Tyrant’

Poin ringkasan

  • Selectorate Theory menjelaskan alasan struktural di balik keputusan ‘irasional’ dalam organisasi/politik/bisnis
  • Perilaku pemimpin ditentukan oleh kepentingan ‘kelompok inti’
  • Dapat diterapkan pada berbagai contoh nyata (perusahaan besar, startup, VC, dan lain-lain)
  • Berguna untuk memahami hakikat pengambilan keputusan dalam organisasi

2 komentar

 
reagea0 2025-06-20

Meskipun mungkin rasional dari sudut pandang individu, ini juga menjelaskan mengapa perusahaan besar memilih jalur teknologi yang akhirnya gagal.

 
ashbyash 2025-06-20

Itu juga bisa dilihat dari sudut pandang seperti itu.