2 poin oleh GN⁺ 2025-11-02 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Menurut dokumen internal Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), pengguna aplikasi pengenal wajah ‘Mobile Fortify’ milik Immigration and Customs Enforcement (ICE) tidak dapat menolak pemindaian wajah
  • Aplikasi ini digunakan untuk verifikasi identitas dan status imigrasi seseorang, dan foto wajah yang diambil akan disimpan selama 15 tahun untuk semua orang, termasuk warga negara AS
  • Dokumen tersebut menjelaskan secara rinci arsitektur teknis, pemrosesan data, dan metode penyimpanan Mobile Fortify, serta dasar yang digunakan DHS untuk memakainya
  • 404 Media sebelumnya melaporkan bahwa ICE dan Customs and Border Protection (CBP) memindai wajah orang di jalan untuk memeriksa kewarganegaraan
  • Meluasnya penggunaan teknologi pengenal wajah oleh lembaga pemerintah dan kebijakan penyimpanan data jangka panjang muncul sebagai isu penting dari sisi privasi

Isi dokumen internal DHS terkait aplikasi pengenal wajah ICE ‘Mobile Fortify’

  • ICE menetapkan bahwa pengguna tidak dapat menolak pemindaian wajah
    • Aplikasi ini dirancang untuk verifikasi identitas dan status imigrasi seseorang
    • Menurut dokumen internal DHS, pemindaian melalui aplikasi ini bukan pilihan opsional
  • Foto wajah yang diambil disimpan selama 15 tahun
    • Penyimpanan ini juga mencakup warga negara AS
    • Dokumen itu menyatakan bahwa periode penyimpanan yang sama berlaku terlepas dari status imigrasi maupun kewarganegaraan

Detail teknis Mobile Fortify

  • Dokumen tersebut menjelaskan struktur teknis aplikasi dan prosedur pemrosesan data
    • Termasuk rincian tentang bagaimana data yang dikumpulkan disimpan dan diproses
    • Alasan dan dasar pembenaran DHS dalam menggunakan teknologi ini juga disajikan
  • Aplikasi ini adalah sistem verifikasi identitas berbasis pengenalan wajah, yang digunakan dalam operasi lapangan ICE

Liputan terkait dan konteks

  • 404 Media sebelumnya melaporkan bahwa agen ICE dan CBP memindai wajah orang di jalan untuk memeriksa kewarganegaraan
    • Laporan tersebut didasarkan pada materi yang diperoleh melalui permintaan catatan publik (FOIA)
  • Dokumen kali ini memberikan informasi tambahan tentang cara kerja Mobile Fortify dan kebijakan penyimpanan datanya

Penyimpanan data dan isu privasi

  • Penyimpanan data wajah selama 15 tahun berpotensi memicu kontroversi dari sisi privasi
    • Dokumen tersebut tidak menyebutkan secara spesifik penghapusan data atau pembatasan akses
  • DHS memang menyajikan dasar penggunaan teknologi pengenal wajah, tetapi tidak adanya prosedur persetujuan individu ditunjuk sebagai masalah

Tujuan publikasi oleh 404 Media

  • Liputan ini disusun berdasarkan dokumen yang diperoleh melalui permintaan catatan publik
    • 404 Media menyediakannya sebagai artikel gratis demi hak publik untuk tahu
    • Sambil menyinggung beban biaya peliputan FOIA, mereka meminta dukungan dan langganan dari pembaca

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.